Headlines News :
Home » » Linggih, Pahlawan Energi dari Pedalaman Mamasa

Linggih, Pahlawan Energi dari Pedalaman Mamasa

Written By Stepanus W B on Selasa, 11 Mei 2010 | 20.26



MO -- Meski negeri kita dilanda musim byar pett akibat krisis energi selama beberapa tahun ini, Linggih, warga Desa Batang Uru Kecamatan Samarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, tidak pernah mau mengutuk gelap. Ia lebih memilih merakit mesin turbin teknologi micro-hydro untuk menerangi desanya yang sangat terpencil dari jangkauan sambungan listrik PLN.

Berkat kegigihannya menyulap aliran sungai Batang Uru menjadi listrik, sejak tahun 1992 Desa
Batang Uru, yang jaraknya sekitar 400 km dari Makassar ini, surplus energi listrik hingga melebihi 50 ribu watt dari lima mesin pembangkit micro-hydro hasil kreasi warga Desa Batang Uru sendiri.

Linggih yang ditemui detikcom dalam acara nonton bareng film dokumenter "Cahaya Air Batang Uru" karya Arfan Sabran, di kantor Bakti, Jalan Dr Sutomo, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (10/5/2010), mengakui selain dibutuhkan masyarakat Desa Batang Uru, produksi listriknya dari turbin rakitannya juga diminati oleh pihak PLN di Kabupaten Mamasa.

"Pihak PLN menginginkan adanya interkoneksi listrik hingga 50 ribu watt dengan pelanggan-pelanggannya yang ada di Kabupaten Mamasa," ungkap Linggih.

Kepedulian Linggih pada desanya, ia buktikan sejak tamat sebagai insinyur pertanian dari Universitas Hasanuddin pada tahun 1992. Meski Linggih bukan sarjana teknik mesin, di tahun itu ia mulai mencoba merakit mesin turbin dengan pengetahuan seadanya yang ia dapatkan di bangku kuliah dulu.

Ia menganggap setelah menjadi sarjana mekanika pertanian, memang sudah seharusnya ia kembali ke desanya untuk membangun masyarakat sehingga bangkit dari ketertinggalan.

Listrik hasil produksi Linggih ini bisa digunakan sepuasnya oleh warga dari 200-an rumah di Desa Batang Uru. Bahkan, lanjut Linggih, selama sebulan pemilik rumah hanya dibebankan iuran listrik paling tinggi sebesar Rp 30 ribu.

Kebiasaan warga dari etnis Mamasa-Toraja ini menggunakan kayu sebagai bahan bakar rumah tangga pun mulai terkurangi dengan hadirnya listrik di rumah-rumah warga Desa Batang Uru.

"Warga jadi semakin sadar lingkungan, mereka tahu listrik ini dihasilkan oleh air dan air ada kalau hutan dilestarikan," tutur Linggih.

Kelebihan listrik di Desa Batang Uru yang ketinggiannya mencapai 900 mdpl membuat masyarakatnya semakin kreatif. Listrik tidak hanya digunakan sebagai sumber penerang di rumah-rumah warga Batang Uru saja, tapi juga digunakan untuk industri mebel rumahan dan industri perakitan mesin turbin hasil inovasi Linggih.

"Saya bikin mesin turbin ini untuk menciptakan mesin-mesin turbin lainnya, yang dapat digunakan oleh orang-orang di daerah lain, seperti di daerah tetangga: Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara," pungkas Linggih.

Memang, mesin turbin hasil kreasi Linggih sangat murah dibanding mesin turbin yang dijual di toko-toko mesin. Mesin turbin Linggih dengan kapasitas produksi listrik 15 ribu watt hanya dihargai sekitar Rp 15 juta.

Harga ini sepersepuluh dari harga mesin turbin rakitan dari Bandung atau daerah-daerah lain di Jawa. Bahkan kualitas mesin turbin Linggih sudah teruji digunakan sampai 16 tahun lamanya. Berkat ketekunan Linggih, desanya diganjar penghargaan peringkat pertama Desa Mandiri Energi oleh Kementerian Kesejahteraan Rakyat RI.

Dari industri turbin rakitannya, Linggih bisa mempekerjakan lebih dari 20 tenaga kerja dengan upah setiap tenaga kerjanya yang hanya lulusan SD, Rp 1,5 juta per bulan.

"Kami memang hanya membuka lowongan pekerjaan ini bagi warga Desa Batang Uru yang lulus SD saja. Sebab, kalau lulusan SMA lebih berpotensi kalau jadi pegawai negeri," ujar Linggih yang juga anggota DPRD Mamasa ini.

(mna/nwk)
Muhammad Nur Abdurrahman
Sumber: http://www.detiknews.com
Bagikan :

1 komentar :

  1. PLN memang parah...diganti aja namanya Perusahaan Lilin Negara...kalo sering mati yang mesti lebih sering pake lilin...pemadaman bukan hanya hitungan jam tapi hitungan hari..

    BalasHapus



PASANG BANNER INI PADA BLOG ANDA

Copy Kode HTML di Bawah Ini

<a href="http://www.mamasaonline.com"><img border="0" src="http://pijarpustakamedia.com/mamasaonline480x320.gif" width="480" hight="320"/></a>

SAMBUTAN BUPATI MAMASA

Selamat dan sukses atas diluncurkannya portal berita www.mamasaonline.com semoga bisa menjadi media pemersatu dan sumber informasi serta media kontrol yang berimbang,obyektif serta inspiratif dalam rangka turut serta berperan aktif dalam upaya pembangunan Mamasa kedepan. Salam dari kami berdua, Ramlan Badawi dan Victor Paotonan (Bupati & Wakil Bupati Mamasa).

VIDEO

TWITTER

FB FANS PAGE

 
Support : Mamasa Online | Johny Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. mamasa online - All Rights Reserved
Template by Mamasa Online Published by Mamasa Online