Headlines News :
Home » » Jalur Mamasa-Tabang Terputus, Warga Terancam Kelaparan

Jalur Mamasa-Tabang Terputus, Warga Terancam Kelaparan

Written By Stepanus W B on Jumat, 21 Mei 2010 | 02.17

MO - Ruas jalan yang menghubungkan kota Mamasa dengan Kecamatan Tabang, Kabupaten Mamasa terkena longsor sejak pekan lalu. Hal ini, membuat jalur tersebut terputus sehingga sekitar 7.223 warga di daerah tersebut terancam kelaparan karena tidak adanya suplai bahan makanan.Demikian diberitakan TribunTimur.com hari ini, Jumat(21/5)

Ada 35 titik longsor di sepanjang jalan dari Mamasa ke Tabang tersebut. Akibat longsor, sebagian badan jalan hilang dan juga landasan sebuah jembatan hampir lepas. Satu titik rata panjang longsor berkisar 25 hingga 35 meter.
Sekretaris Komisi III DPRD Sulbar, Naharuddin, yang mendapat laporan dari warga sekitar, Kamis (20/5), mengatakan jika tidak ada kendaraan yang bisa melintas di jalur tersebut baik roda dua maupun roda empat.

"Suplai bahan makanan pokok lumpuh total. Ada 17 rumah penduduk yang hilang. Dengan kejadian ini, kami meminta agar pemerintah daerah harus melakukan tindakan cepat untuk mengatasi hal ini," kata Naharuddin.
Politisi Partai Barnas ini menambahkan, Pemprov Sulbar dan Pemkab Mamasa harus bekerja sama untuk menyelesaikan hal ini, khususnya untuk menyuplai bantuan makanan dan alat berat untuk membuka kembali isolasi masyarakat Tabang dan Mamasa.
Bupati Mamasa Obed Nego Depparinding yang dikonfirmasi melalui ponsel, Kamis (20/5), mengatakan jika membutuhkan waktu sekitar dua minggu agar jalanan tersebut bisa tembus.
"Kondisi jalan betul-betul parah. Alat berat dari Pemkab Mamasa dibantu alat berat dari Pemprov Sulbar sudah kami terjunkan ke lokasi. Butuh waktu dua minggu agar jalanan itu bisa tembus. Agar warga di sana tidak kelaparan, maka kami sudah kirimkan bahan makanan dan palaian," jelasnya.
Tabang merupakan daerah terluar di Kabupaten Mamasa yang berbatasan dengan wilayah Tana Toraja (Sulsel). Selama ini, jalanan di area ini memang rusak tapi masih bisa dilalui oleh kendaraan.
Tapi, sejak terjadinya longsor, maka kendaraan roda dua pun tak bisa melintas di jalur ini. Makanya, daerah ini menjadi terisolir.
Tapi, menurut Obed, meski sulit tembus, pihaknya mengupayakan berbagai cara agar bisa menyuplai logistik ke warga di daerah ini agar tidak kelaparan.(rus)
Sumber:http://www.tribun-timur.com
Bagikan :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !



PASANG BANNER INI PADA BLOG ANDA

Copy Kode HTML di Bawah Ini

<a href="http://www.mamasaonline.com"><img border="0" src="http://pijarpustakamedia.com/mamasaonline480x320.gif" width="480" hight="320"/></a>

SAMBUTAN BUPATI MAMASA

Selamat dan sukses atas diluncurkannya portal berita www.mamasaonline.com semoga bisa menjadi media pemersatu dan sumber informasi serta media kontrol yang berimbang,obyektif serta inspiratif dalam rangka turut serta berperan aktif dalam upaya pembangunan Mamasa kedepan. Salam dari kami berdua, Ramlan Badawi dan Victor Paotonan (Bupati & Wakil Bupati Mamasa).

VIDEO

TWITTER

FB FANS PAGE

 
Support : Mamasa Online | Johny Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. mamasa online - All Rights Reserved
Template by Mamasa Online Published by Mamasa Online