Headlines News :
Home » » Tari Perang Mamasa Diperkenalkan di China

Tari Perang Mamasa Diperkenalkan di China

Written By Stepanus W B on Kamis, 05 November 2009 | 08.52

MO -- Tari "Manganda" atau tarian yang mengekspresikan rasa sukur setelah melakukan perang di Kabupaten Mamasa telah diperkenalkan di China pada festival budaya di Negeri Ginseng itu.

"Tari manganda sudah diperkenalkan di China pada saat festival kebudayaan yang diikuti ratusan negara di negara itu, "kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mamasa Harnal Ediso Tanga di Mamuju, Selasa.

Ia mengatakan, tarian Manganda yang merupakan warisan budaya dan tradisi raja-raja dahulu di Mamasa, telah  diperkenalkan sebagai sebuah kekayaan budaya yang dimiliki Indonesia.

Menurut dia, Tari Manganda yang sering dibawakan dengan pakaian perang kerajaan Mamasa, dan dilakukan belasan orang sebagai penari tersebut, diakui memiliki nilai seni dan artistik serta  kebudayaan yang sangat tinggi diantara negara-negara lain di dunia.
"Tari Manganda kini, merupakan tari yang sering ditampilkan pada acara penyambutan tamu penting yang berkunjung di Kabupaten Mamasa, untuk menunjukkan bahwa Mamasa merupakan daerah yang kaya akan aset wisata sekaligus menjadi ikon wisata Sulbar,"ujarnya.

Tanga mengatakan, selain tari Manganda, Mamasa juga memiliki kekayaan tarian perang lainnya yang memiliki tari artistik yakni Tari Bulo londong, tari ini juga mengekspresikan kemenangan prajurit dalam pertempuran.
"Tarian ini juga  untuk menyambut tamu penting yang datang ke Mamasa,"Kata Tanga.

Ia mengatakan selain tari perang, Mamasa juga memiliki kekayaan tarian lainnya, diantaranya tari Burake yang menunjukkan cerita leluhur warga Mamasa dari kampung Pa'na Kabupaten Polman menuju Sumarorong di Kabupaten Mamasa.

Kemudian kata dia, Malluya yang merupakan tarian sebagai bentuk kesyukuran pada sebuah acara tertinggi seperti pernikahan para bangsawan.

Menurut dia, tari-tarian itu merupakan aset wisata yang bisa diperkenalkan dan akan menarik wisatawan yang ingin melihat keanekaragaman kebudayaan daerah itu
Oleh karena itu, ia meminta agar pemerintah provinsi Sulbar mencanangkan program untuk melestarikan kebudayaan tarian itu agar mampu menjadi kebudayaan bagi Mamasa sebagai wilayah yang menjadi ikon kebudayaan dan pariwisata Provinsi Sulbar. (www.antara-sulawesiselatan.com)
Bagikan :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !



PASANG BANNER INI PADA BLOG ANDA

Copy Kode HTML di Bawah Ini

<a href="http://www.mamasaonline.com"><img border="0" src="http://pijarpustakamedia.com/mamasaonline480x320.gif" width="480" hight="320"/></a>

SAMBUTAN BUPATI MAMASA

Selamat dan sukses atas diluncurkannya portal berita www.mamasaonline.com semoga bisa menjadi media pemersatu dan sumber informasi serta media kontrol yang berimbang,obyektif serta inspiratif dalam rangka turut serta berperan aktif dalam upaya pembangunan Mamasa kedepan. Salam dari kami berdua, Ramlan Badawi dan Victor Paotonan (Bupati & Wakil Bupati Mamasa).

VIDEO

TWITTER

FB FANS PAGE

 
Support : Mamasa Online | Johny Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. mamasa online - All Rights Reserved
Template by Mamasa Online Published by Mamasa Online