Headlines News :
Home » » Debit Air Bakaru Turun, PLN Buat Hujan Buatan di Mamasa

Debit Air Bakaru Turun, PLN Buat Hujan Buatan di Mamasa

Written By Stepanus W B on Kamis, 05 November 2009 | 08.29

MO -- Distribusi air yang menuju ke turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Bakaru, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan (Sulsel), mengalami penurunan drastis, Sabtu (17/10). Debit air turun sebesar sembilan meter kubik.

Untuk meningkatkan debit air, rencananya PT PLN Wilayah Sultanbatara akan melakukan hujan buatan di daerah aliran sungai (DAS) Mamasa, Sulawesi Barat. Pelaksanaan hujan buatan akan dilaksanakan 20 Oktober ini dikerjasamakan dengan Badan Penerapan Pengkajian Teknologi (BPPT).

Manager Unit PLTA Bakaru Bambang Dwi Purnomo Putro dalam keterangan persnya kepada wartawan yang berkunjung ke PLTA Bakaru, di Pinrang, mengatakan, penurunan debit air sebesar sembilan meter kubik, terendah sepanjang tahun 2009.

Pasalnya, hari sebelumnya suplai air masih berada di ukuran dua digit atau belasan meter kubik. "Jika kondisi ini dipaksakan maka akan berdampak buruk terhadap kondisi turbin pembangkit. Karena sedimen pasir akan masuk ke mesin. Dengan kondisi inflow terendah, terpaksa harus menghentikan produksi," katanya.
   
Dari hasil pantauan Tribun di PLTA Bakaru, kondisi waduk tersebut mengalami pendangkalan. Sejumlah ekskavator pun diturunkan ke waduk untuk melakukan pengerukan sedimentasi yang kian bertambah akibat terbawa arus dari DAS Mamasa. Karena dangkal, beberapa warga memanfaatkan untuk memancing di tengah waduk.
   
 Menurut Bambang, dengan kondisi inflow yang tidak memungkinkan ini, PLTA Bakaru melakukan penampungan air hingga mencapai inflow ideal sekitar 45 meter kubik dengan hasil produksi 100 MW atau masih defisit 30 MW dari kapasitas pembangkit.
   
"Pengoperasian mesin turbin baru dilakukan pada saat beban puncak mulai pukul 17.00 wita dengan pengoperasian dua mesin. Itupun rata-rata lama mesin beroperasi hanya sekitar empat jam per hari dan tidak maksimal. Sementara pagi hingga siang, pengoperasian mesin hanya satu unit dengan kapasitas daya 27 MW. Terkadang harus dihentikan jika suplai air menurun," ucap dia.

Di tempat  terpisah, pihak PT Energi Sengkang juga belum bisa memastikan krisis listrik ini mampu teratasi dalam waktu dekat. Bahkan akibat kian meluasnya kerusakan di mesin PLTG GT21 sebanyak 60 MW, pihak PT Energi Sengkang hanya bisa memastikan mesin GT21 baru bisa dioperasikan normal kembali pada 31 Desember mendatang. (www.tribun-timur.com)
Bagikan :

1 komentar :

  1. Perhatian dinas terkait(kehutanan) sangat diharapkan menangani hutan terutama hutan lindung yang berada di Lombonan dan sekitarnya agar das mamasa tetap mampu membangkitkan pembangkit PLTA di Bakaru

    BalasHapus



PASANG BANNER INI PADA BLOG ANDA

Copy Kode HTML di Bawah Ini

<a href="http://www.mamasaonline.com"><img border="0" src="http://pijarpustakamedia.com/mamasaonline480x320.gif" width="480" hight="320"/></a>

SAMBUTAN BUPATI MAMASA

Selamat dan sukses atas diluncurkannya portal berita www.mamasaonline.com semoga bisa menjadi media pemersatu dan sumber informasi serta media kontrol yang berimbang,obyektif serta inspiratif dalam rangka turut serta berperan aktif dalam upaya pembangunan Mamasa kedepan. Salam dari kami berdua, Ramlan Badawi dan Victor Paotonan (Bupati & Wakil Bupati Mamasa).

VIDEO

TWITTER

FB FANS PAGE

 
Support : Mamasa Online | Johny Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. mamasa online - All Rights Reserved
Template by Mamasa Online Published by Mamasa Online