Headlines News :
Home » , » Objek Wisata Mamasa Terbengkalai, Pemkab Mamasa Alasan tak Punya Dana

Objek Wisata Mamasa Terbengkalai, Pemkab Mamasa Alasan tak Punya Dana

Written By Stepanus W B on Senin, 11 November 2013 | 01.13

MAMASA – Sejumlah obyek wisata di Kabupaten Mamasa kurang digarap serius, bahkan terkesan terbengkalai. Akibatnya, obyek wisata di daerah wisata andalan Sulawesi Barat itu, kurang diminati wisatawan.

“Pemkab harusnya memberikan perhatian serius terhadap potensi wisata di daerah ini, sehingga, bisa bermanfaat untuk kemajuan daerah,” kata Ketua Ikatan Pelajar Mahasiswa Pitu Ulunna Salu (Ipmapus) Sulbar M Hidayat AR Tumpang, kemarin.

Potensi obyek wisata Kabupaten Mamasa tak kalah dengan Bali yang bisa menarik wisatawan dari dalam dan luar negeri untuk datang.

Di Sulawesi Selatan, Kabupaten Tana Toraja (Tator) dan Toraja Utara sebagai kabupaten andalan di sektor pariwisata. “Nah, Sulbar punya Kabupaten Mamasa yang memiliki potensi untuk bisa dikembangkan sektor pariwisatanya. Di Mamasa sangat banyak objek wisata yang sangat indah,” kata Hidayat, seperti dilansir Koran Sindo.

Dia menuturkan, obyek wisata itu tersebar di beberapa kecamatan, yakni, Kecamatan Mamasa, Sespa, Nosu, Mambi, Sumarorong, Messawa, Bambang, Tabulahan, dan Balla. “Kesembilan kecamatan itu, semua memiliki obyek wisata yang berciri khas masingmasing. Seperti permandian air panas Mamasa, air terjun Liawan Sumarorong, dan Bukit Pena Balla,” kata Hidayat.

Karena itu, jika potensi wisata tersebut tak diperhatikan, akan sangat sia-sia. Selainitu, Mamasa juga tak akan bisa berkembang dan maju. Sektor jasa pariwisata bisa dikelola untuk memacu pendapatan daerah. Keindahan alam Mamasa sa-ngat indah dan bisa menarik wisatawan untuk datang berkunjung.

Saat ini, banyak wisatawan dari luar negeri yang datang, tapi sayang, mereka tidak bisa menikmati dengan puas obyek wisata yang dikunjungi karena fasilitas di lokasi wisata tak memadai. Seperti lampu dan penginapan. Selain itu, salah satu hal lain adalah persoalan infrastruktur jalan sangat parah karena untuk bisa sampai dari Kota Polewali membutuhkan waktu 4-7 jam.

“Ini tentu menjadi tanggung jawab Pemkab Mamasa dan Pemprov Sulbar untuk segera memberikan perhatian. Mulai dari infrastruktur jalan, listrik, dan transportasi menuju obyek wisata potensial,” ujar Hidayat.

Pemkab Tidak Punya Dana

Dinas Pariwisata Mamasa beralasan Pemkab Mamasa tak memiliki dana untuk untuk mengembangkan potensi obyek wisata di daerah ini. Alasan tersebut diutarakan sejumlah pengurus Ipmapus seusai beraudiensi dengan Kepala Dinas Pariwisata Mamasa Arwan Pasau kemarin.

Sebelumnya, Bupati Mamasa Ramlan Badawi mengungkapkan, Pemkab Mamasa akan serius mengembangkan potensi wisata. “Obyek wisata di Mamasa sangat banyak, tapi harus dilakukan pembenahan sarana dan infrastruktur pendukung,” ungkap Ramlan.(andi indra)

Sumber:Koran Sindo
Bagikan :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !



PASANG BANNER INI PADA BLOG ANDA

Copy Kode HTML di Bawah Ini

<a href="http://www.mamasaonline.com"><img border="0" src="http://pijarpustakamedia.com/mamasaonline480x320.gif" width="480" hight="320"/></a>

SAMBUTAN BUPATI MAMASA

Selamat dan sukses atas diluncurkannya portal berita www.mamasaonline.com semoga bisa menjadi media pemersatu dan sumber informasi serta media kontrol yang berimbang,obyektif serta inspiratif dalam rangka turut serta berperan aktif dalam upaya pembangunan Mamasa kedepan. Salam dari kami berdua, Ramlan Badawi dan Victor Paotonan (Bupati & Wakil Bupati Mamasa).

VIDEO

TWITTER

FB FANS PAGE

 
Support : Mamasa Online | Johny Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. mamasa online - All Rights Reserved
Template by Mamasa Online Published by Mamasa Online