Headlines News :
Home » » Kemenkes Riset Kesehatan di Sulbar

Kemenkes Riset Kesehatan di Sulbar

Written By Stepanus W B on Jumat, 11 Februari 2011 | 21.25

MamasaOnline - Kementerian Kesehatan sedang melakukan riset kesehatan di Provinsi Sulawesi Barat untuk mengetahui derajat kesehatan masyarakat di provinsi terbungsu itu. Riset akan dilakuan di Mamasa dan 4 kabupaten lainnya di wilayah itu.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar Ahmad Azis MKes di Mamuju, Kamis, mengatakan, tim Kemenkes melakukan riset dasar kesehatan untuk mengetahui capaian peningkatan derajat kesehatan masyarakat sejak 2007 hingga 2010.

Ia mengatakan, riset kesehatan tersebut untuk melihat kondisi capaian kesehatan di Sulbar sejak 2007 dengan memantau 24 indikator indeks pelayanan kesehatan masyarakat (IPKM).

Menurut dia, 24 indikator kesehatan itu di antaranya tingkat prevalensi balita gizi buruk dan kurang, balita sangat pendek dan pendek, balita sangat kurus dan kurus, balita gemuk, diare, pneumonia, hipertensi, gangguan mental, asma, penyakit gigi dan mulut, disabilitas, cedera, penyakit sendi, dan ISPA.

Kemudian proporsi perilaku cuci tangan, merokok tiap hari, akses air bersih, sanitasi, cakupan persalinan oleh nakes, pemeriksaan neonatal-1, imunisasi lengkap, penimbangan balita, serta ratio dokter di Puskesmas, dan ratio bidan di desa yang seluruhnya belum memadai dan maksimal dilaksanakan.

Menurut dia, riset dilakukan di lima Kabupaten yakni Mamuju, Majene, Polman, Mamasa dan Mamuju Utara dengan berkoordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di tiap kabupaten dan puskesmas.

Ia mengatakan, hasil riset tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam menyusun program kesehatan secara berkesinambungan karena Provinsi Sulbar termasuk daerah yang dianggap harus mawas diri dalam menyukseskan program pelayanan kesehatan.

Menurut dia, capaian kesehatan yang diraih Sulbar pada 2010 sudah meningkat dibanding 2007 karena IPKM Sulbar telah di atas IPKM nasional.

"IPKM Sulbar 2010 sudah 67 lebih sementara secara nasional sekitar 67, itu artinya pelayanan kesehatan di Sulbar sudah lebih baik dari sebelumnya," katanya.

Ia mengatakan, kelemahan pemerintah di Sulbar dalam meningkatkan pelayanan kesehatan karena pemerintah provinsi kekurangan dana menyusun program kesehatan, serta kondisi geografis Provinsi Sulbar yang luas dan memiliki daerah terpencil di atas pegunungan serta di wilayah kepulauan.

Selain itu tenaga dan peralatan medis di tiap kabupaten belum memadai.

Sumber:Antara
Bagikan :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !



PASANG BANNER INI PADA BLOG ANDA

Copy Kode HTML di Bawah Ini

<a href="http://www.mamasaonline.com"><img border="0" src="http://pijarpustakamedia.com/mamasaonline480x320.gif" width="480" hight="320"/></a>

SAMBUTAN BUPATI MAMASA

Selamat dan sukses atas diluncurkannya portal berita www.mamasaonline.com semoga bisa menjadi media pemersatu dan sumber informasi serta media kontrol yang berimbang,obyektif serta inspiratif dalam rangka turut serta berperan aktif dalam upaya pembangunan Mamasa kedepan. Salam dari kami berdua, Ramlan Badawi dan Victor Paotonan (Bupati & Wakil Bupati Mamasa).

VIDEO

TWITTER

FB FANS PAGE

 
Support : Mamasa Online | Johny Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. mamasa online - All Rights Reserved
Template by Mamasa Online Published by Mamasa Online