Headlines News :
Home » » Enam Bulan Lagi Ummi Masih Harus Menanti

Enam Bulan Lagi Ummi Masih Harus Menanti

Written By Stepanus W B on Sabtu, 23 Januari 2010 | 05.57

Sabtu, 23 Januari 2010 | 19:04 WIB
MO/KOMPAS.com — Petugas tim medis Rumah Sakit dr Wahidin Sudirohusodo Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), menyatakan, perlu waktu sekitar enam bulan untuk menyembuhkan Ummi Darmianti (12) dari penyakit aneh yang dideritanya.
    
Hal itu dikemukaan ketua tim medis RS dr Wahidin Sudirohusodo Makassar dr Khalid Saleh seusai menangani penyakit Ummi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mamuju, Sabtu (23/1/2010).
    
Ia mengatakan, Ummi dapat sembuh dari penyakitnya, tetapi membutuhkan waktu yang cukup lama yaitu sekitar enam bulan. Itu pun penanganan dan perawatan medis harus dilakukan secara intensif karena penyakit pasien ini cukup parah.
    
"Tim medis kami biasa menangani kasus seperti Ummi, dan itu bisa disembuhkan, tetapi memang kondisi Ummi lebih parah, karena ulat yang muncul akibat infeksi kelenjar pada tubuhnya jumlahnya banyak, dan masuk ke seluruh bagian tubuh pasien ini, bahkan nyaris sampai ke kepala, sehingga butuh penanganan serius," katanya.
    
Oleh karena itu, ia meminta agar tim medis RSUD Mamuju yang menangani Ummi melakukan perawatan secara intensif agar pasien itu cepat sembuh. "Sejumlah luka infeksi pada tubuh Ummi sudah mengering, artinya tinggal membutuhkan perawatan agar lukanya sembuh total," katanya
    
Ia mengatakan, penyakit aneh Ummi diderita sejak dua tahun lalu, tetapi luka pada bagian leher, dada, dan ketiaknya diobati secara tradisional.
    
Dengan demikian, kata dia, luka Ummi mengalami infeksi karena tidak ditangani secara medis.
    
Luka tersebut kemudian membusuk dan dihinggapi lalat, dan lalat itu kemudian bertelur serta memunculkan ulat pada luka di tubuh Ummi. "Ulat itu kemudian masuk ke dalam tubuh Ummi, dan mengakibatkan penyakit yang diderita menjadi aneh, dan semakin parah, karena ulat menggerogoti seluruh tubuhnya, bahkan nyaris masuk ke kepalanya," katanya.
    
Ia mengatakan, luka Ummi telah dioperasi oleh tim medis di RSUD Mamuju, dan ulat yang ada pada tubuhnya yang hampir masuk ke kepala berhasil dikeluarkan.
    
Luka Ummi kini mulai mengering. Setelah tujuh hari dirawat di RSUD Mamuju, kini kondisinya lebih baik dari sebelumnya. "Hanya saja, Ummi butuh pemeriksaan laboratorium lanjutan karena hasil pemeriksaan tim medis Rumah Sakit dr Wahidin Sudirohusodo Makassar menyatakan bahwa pasien ini diduga mengidap penyakit TBC kelenjar," katanya.
    
Menurut dia, di RSUD Mamuju Ummi juga telah dilakukan pemeriksaan medis secara intensif melalui pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan yang dilakukan, antara lain, dengan mengambil dahak pada batuk Ummi untuk dilakukan pemeriksaan dengan sistem biopsi jaringan.
    
Kemudian, kata dia, dilakukan pengambilan sampel darah pada luka Ummi, kemudian diberi obat guna menyembuhkan penyakitnya.
    
Ia mengatakan, pemeriksaan laboratorium terhadap Ummi di RSUD Mamuju akan dilanjutkan dengan pemeriksaan tinja, darah, dahak, serta biopsi jaringan tubuh di Rumah Sakit dr Wahidin Sudirohusodo di Kota Makassar.
    
Menurut dia, jika dipastikan Ummi menderita TBC kelenjar, maka tim medis Rumah Sakit dr Wahidin Sudirohusodo akan mengembalikan Ummi ke Mamuju. "Kalau terbukti Ummi mengidap TBC kelenjar,  kami akan memberikan tindakan medis lanjutan guna mempercepat penyembuhan penyakitnya," katanya.

Sumber:
http://regional.kompas.com
Bagikan :

0 komentar :

Speak up your mind

Tell us what you're thinking... !



PASANG BANNER INI PADA BLOG ANDA

Copy Kode HTML di Bawah Ini

<a href="http://www.mamasaonline.com"><img border="0" src="http://pijarpustakamedia.com/mamasaonline480x320.gif" width="480" hight="320"/></a>

SAMBUTAN BUPATI MAMASA

Selamat dan sukses atas diluncurkannya portal berita www.mamasaonline.com semoga bisa menjadi media pemersatu dan sumber informasi serta media kontrol yang berimbang,obyektif serta inspiratif dalam rangka turut serta berperan aktif dalam upaya pembangunan Mamasa kedepan. Salam dari kami berdua, Ramlan Badawi dan Victor Paotonan (Bupati & Wakil Bupati Mamasa).

VIDEO

TWITTER

FB FANS PAGE

 
Support : Mamasa Online | Johny Template
Proudly powered by Blogger
Copyright © 2011. mamasa online - All Rights Reserved
Template by Mamasa Online Published by Mamasa Online