<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818</id><updated>2012-02-16T02:36:49.426-08:00</updated><category term='jalan'/><category term='cpns'/><category term='Said Saggaf'/><category term='mamasa indonesia'/><category term='lowongan kerja'/><category term='das'/><category term='Obed Depparinding'/><category term='pembagian'/><category term='sarung mamasa'/><category term='bakaru'/><category term='skpd'/><category term='desa mandiri energi'/><category term='pitu ulunna salu'/><category term='longsor'/><category term='sulbar'/><category term='mamasa'/><category term='kabupaten mamasa'/><category term='sumarorong'/><category term='walking corpse'/><category term='sungai mamasa'/><category term='Pembangunan'/><category term='kondosapata'/><category term='kopi mamasa'/><category term='belanda'/><category term='kriminal'/><category term='sosiobudaya'/><category term='jalur'/><category term='Wisata mamasa'/><category term='sosiopolitik'/><category term='sejarah'/><category term='batas wilayah'/><category term='berita'/><category term='tabang'/><category term='anggaran'/><category term='bandara'/><category term='Wisata'/><category term='sosioekonomi'/><category term='kepala mini'/><category term='Adat'/><category term='angka kemiskinan'/><category term='listrik swadaya'/><category term='defisit'/><category term='anwar adnan saleh'/><category term='toraja'/><category term='mayat berjalan'/><category term='kerbau belang'/><category term='obama'/><category term='buku'/><category term='mamasa river'/><category term='kantin kejujuran'/><category term='balita'/><category term='bupati'/><category term='walking dead'/><category term='kolonial'/><category term='korupsi'/><category term='film'/><category term='hukum'/><category term='apbd'/><category term='sensus penduduk'/><category term='kerbau termahal'/><title type='text'>mamasa online</title><subtitle type='html'>kondosapata's citizen journalist</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><link rel='next' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default?start-index=101&amp;max-results=100'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>400</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-5383396604725413193</id><published>2012-01-26T09:38:00.000-08:00</published><updated>2012-01-26T09:39:54.773-08:00</updated><title type='text'>Jalan Poros Mamasa Menyedihkan</title><content type='html'>&lt;a href="http://www.ujungpandangekspres.com/index.php?option=kanal&amp;amp;jenis=Market"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div id="content"&gt;&lt;table border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td valign="top" width="69%"&gt;&lt;div id="detail"&gt;&lt;div class="intro"&gt;&lt;img src="http://www.ujungpandangekspres.com/gambar/26112.Cel-Mamasa%20POROSl.F1.jpg" style="float: left; margin-right: 10px; margin-bottom: 5px; padding: 2px; border: 1px solid rgb(204, 204, 204);" /&gt;   MAMASA--Jalan poros Polewali Mamasa yang berjarak 96 KM sungguh  sangat menyedihkan. Hal tersebut diungkapkan Bupati Mamasa, Drs H  Ramlan Badawi, saat berdialog dengan para warga masyarakat Messawa dalam  rangka kunjungan kerja bupati di Kec Messawa, Selasa (24/1) kemarin di  aula pertemuan kantor Kecamatan Messawa.&lt;br /&gt;"Saya sangat sedih melihat  kondisi jalan ini, betul-betul penuh genangan air," ungkapnya, menjawab  pertanyaan dari tokoh masyarakat seputar keluhan akibat parahnya jalan  tersebut.&lt;br /&gt;Bupati mengakui, melihat kondisi jalan yang sangat rusak berat.  Pihaknya akan berupaya keras agar secepatnya diperbaiki. "Mudah-mudahan  melihat hal ini, Pak Gubernur bisa memperhatikan. Jangankan masyarakat,  kita sendiri jika melalui jalan ini sepertinya tak sanggup merasakan  goncangan akibat parahnya kerusakan jalan ini," ujarnya.&lt;br /&gt;Itulah sebabnya, dia mengganti nama jalan ini menjadi jalan genangan  air mata. Artinya, setiap pengendara yang sempat menikmati kondisi  jalan ini pasti akan merasakan goncangan sampai-sampai keluar air mata.   "Lucu tapi fakta," tandas bupati. Pernyataan bupati ini disambut riuh  oleh para undangan yang hadir. Akibat parahnya jalan poros tersebut,  selama sebulan sudah tiga truk pembawa sembako jatuh ke jurang dan  sampai saat ini belum diangkat. Kondisi jalan ini berliku dan terjal  sehingga jika ada kendaraan yang celaka dan terperosok ke jurang, bisa  dipastikan 90% merenggut nyawa. Bukan hanya itu, tahun 2010 kemarin  pernah dibenahi akan tetapi jalan tersebut tidak berlangsung lama karena  kontraktornya abal-abal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: upeks&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-5383396604725413193?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/5383396604725413193/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2012/01/jalan-poros-mamasa-menyedihkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5383396604725413193'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5383396604725413193'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2012/01/jalan-poros-mamasa-menyedihkan.html' title='Jalan Poros Mamasa Menyedihkan'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-562717582404046010</id><published>2011-11-06T21:40:00.001-08:00</published><updated>2011-11-06T21:40:40.470-08:00</updated><title type='text'>Kejari tidak Istimewakan Mantan Bupati Mamasa</title><content type='html'>&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline - Pihak Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengaku tidak mengistimewakan mantan bupati Mamasa, salah satu dari 24 terpidana kasus korupsi APBD Mamasa, dengan ancaman hukuman penjara 1,8 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Seksi Pidana Khusus, Muhammad Rizal di Polman, Kamis, menuturkan, bahwa dari 24 terdakwa kasus korupsi APBD Mamasa, tidak ada yang dianggap istimewa meskipun pernah memiliki jabatan tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ke-14 terpidana yang belum menyerahkan diri di antaranya mantan Bupati Mamasa, Obed Nego Depparinding yang diberhentikan kerena kasus tersebut, sekaligus dia juga merupakan mantan Ketua DPRD Mamasa periode 2004-2009, tetap akan kita eksekusi," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum tertangkapnya 14 terpidana yang salah satunya melibatkan orang ternama di Mamasa itu hanya karena persoalan teknis dan Kejari Polman sebagai eksekutor telah melakukan upaya untuk menangkap seluruh terdakwa yang sebentar lagi akan ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang benar, Obed Nego mengajukan permohonan kepada Kejari Polman untuk penundaan eksekusi dengan alasan sedang mengikuti upacara adat warga Mamasa yang kebetulan dirayakan akibat saudara kandungnya meninggal dunia," jelas Rizal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengaku, adat warga Mamasa memang seperti itu dan wajar jika diberikan kebijakan. Selain upacara adat ini melibatkan banyak warga, Kejari juga harus mempertimbangkan sisi keamanan, kemanusiaan, dan beberapa pertimbangan lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada lain hal, Kejari juga telah mengirimkan surat penegasan kepada mantan orang nomosr satu di Mamasa itu untuk menyerahkan diri dan segera menjalani eksekusi selama 1,8 tahun penjara di Rumah Tahanan Kelas II B Polman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukan hanya kepada Obed Nego, kami telah menyampaikan kepada seluruh terpidana agar menyerahkan diri hingga awal November 2011. Jika tidak dihiraukan, akan melakukan tindakan tegas, sebab kami telah memberikan kebijakan kepada mereka," tegsanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rizal juga membantah, tidak tertangkapnya sisa terpidana yang belum menjalani eksekusi bukan merupakan perlakuan spesial. Proses eksekusi dan penangkapan dilakukan bertahap dan dimulai dari terpidana yang paling mudah ditangkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebalumnya, Mahkamah Agung mengeluarkan keputusan bersalah kepada 24 mantan Anggota DPRD Mamasa periode 2004-2009, yang terbukti melakukan penyalahgunaan APBD Mamasa sebesar Rp1,2 miliar dan dijatuhi hukuman penjara masing-masing 1,8 tahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Antara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-562717582404046010?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/562717582404046010/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/11/kejari-tidak-istimewakan-mantan-bupati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/562717582404046010'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/562717582404046010'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/11/kejari-tidak-istimewakan-mantan-bupati.html' title='Kejari tidak Istimewakan Mantan Bupati Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-4797840740975455494</id><published>2011-11-06T21:37:00.001-08:00</published><updated>2011-11-06T21:37:55.118-08:00</updated><title type='text'>Pemkab Mamasa Butuh Investasi Swasta</title><content type='html'>&lt;br /&gt;Mamasaonline - Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, sangat membutuhkan keterlibatan investasi swasta dalam rangka percepatan pembangunan di wilayah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Hal ini disampaikan Asisten II Pemkab Mamasa, Oktavianus dalam temu wicara dengan anggota Komisi VI DPR RI di Mamuju, Selasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Menurut dia, daerah Mamasa salah satu kabupaten hasil pemekaran Kabupaten Polman dan masih sangat tertinggal jauh dari empat kabupaten lain di Sulbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Untuk mempercepat laju pembangunan di daerah Mamasa, lanjutnya, maka daerah ini membutuhkan keterlibatan campur tangan dari investor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     "Kemanpuan APBD Mamasa tidak akan bisa mempercepat laju pembangunan di daerah kami tanpa ada investasi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Oleh karena itu, pemerintah kabupaten Mamasa akan  mempermudah apabila ada minat investor yang berkeinginan melakukan investasi di daerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     "Daerah Mamasa merupakan daerah kaya dengan potensi alam, baik pada sektor pertambangan, pariwisata dan perkebunan. Namun, potensi ini masih tidur dan perlu dibangunkan dalam rangka mencapai tujuan pembangunan ekonomi masyarakat Mamasa," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Ia mengatakan, kehadiran Komisi VI DPR RI bersama mitra kerja seperti Kementerian perdagangan, Kementerian Perindustrian, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan mitra kerja lainnya tentunya bisa memberikan kontribusi positif terhadap daerah Mamasa yang saat ini masih tertinggal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Salah satu potensi perkebunan yang bisa dikembangkan adalah komoditi Kopi, Cengkeh, Kakao maupun pengembangan industri rotan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Belum lagi, kata dia, potensi pengembangan pariwisata Mamasa cukup menjanjikan untuk menarik minat wisatawan masuk ke Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     "Pengembangan pariwisata di Mamasa terus kami kembangkan sembari meningkatkan pembangunan infrastruktur jalan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Ia menyampaikan, Mamasa yang telah dicanangkan sebagai daerah destinasi pariwisata Sulbar sangat proseptif untuk dikembangkan, namun itu juga butuh dukungan investasi dari kalagan swasta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;     Selain itu, ujarnya, pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan Mamuju dan Mamasa saat ini masih dalam tahap perbaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya, kata dia, dengan terbangunnya akses jalan ini maka akan semakin mendukung pembangunan ekonomi karena interkoneksi jalan sudah sangat memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Antara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-4797840740975455494?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/4797840740975455494/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/11/pemkab-mamasa-butuh-investasi-swasta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4797840740975455494'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4797840740975455494'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/11/pemkab-mamasa-butuh-investasi-swasta.html' title='Pemkab Mamasa Butuh Investasi Swasta'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-3282780483557710130</id><published>2011-10-23T04:21:00.000-07:00</published><updated>2011-10-23T05:28:58.582-07:00</updated><title type='text'>Menyambut Kegiatan Pelatihan Jurnalistik MC di Malino</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/-GIwvEhnbAyo/TqP2NS3ZcLI/AAAAAAAAEco/-me_UoxAZmg/s1600/285014_2295706717152_1383621592_32730829_10834_n.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="287" src="http://3.bp.blogspot.com/-GIwvEhnbAyo/TqP2NS3ZcLI/AAAAAAAAEco/-me_UoxAZmg/s320/285014_2295706717152_1383621592_32730829_10834_n.jpg" width="320" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;i&gt;@Catatan Blogger&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Bila tak ada aral melintang, Pelatihan Jurnalistik Mamasa Community (MC) akan berlangsung di Malino, Gowa dari 29-30 Oktober 2011. Ini adalah kegiatan offline pertama, dengan skala besar, yang dilakukan oleh komunitas maya Mamasa.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada jadwal resmi yang diterbitkan panitia pelatihan di laman Grup MC, sejumlah tokoh masyarakat Mamasa, termasuk &lt;b&gt;Bupati Mamasa Drs. &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;b&gt;  H.Ramlan Badawi, MH &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;dijadwalkan akan hadir di &lt;b&gt;Malino, Gowa&lt;/b&gt;: sebuah kota wisata dan sejarah, sekitar 70-km dari &lt;b&gt;Kota Makassar, Sulawesi Selatan&lt;/b&gt;. Pemimpin Redaksi Harian Radar Timika yang asal Mamasa,&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;b&gt;    Ir Octovianus Danunan&amp;nbsp;&lt;/b&gt;   juga hadir bersama rekannya &lt;/span&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;dari &lt;b&gt;grup media Jawa Pos&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;DR.Sukriansyah Latif &lt;/b&gt;sebagai pemateri Journalism.&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Sejumlah&lt;b&gt; profesional Mamasa&lt;/b&gt; seperti &lt;span class="text_exposed_show"&gt; &lt;b&gt;Darman Ardi S,sos,&lt;/b&gt; &lt;/span&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;b&gt;Drs, Mithen Lullulangi' MT, &lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;b&gt;Drs.Arizenjaya &lt;/b&gt;juga akan&amp;nbsp; membawakan materi pelatihan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Founder dan admin MC, &lt;/span&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;&lt;b&gt;Tombi Bangalangi.ST &lt;/b&gt;dijadwalkan hadir pada kegiatan yang mendapat perhatian luas &lt;b&gt;komunitas online dan offline Mamasa&lt;/b&gt; ini. S&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;aya diundang ikut berbagi pengalaman, terutama keterlibatan saya belakangan ini dalam pengembangan &lt;b&gt;social media&lt;/b&gt;, termasuk mengelola&lt;b&gt; media online.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya, saya tidak banyak mengetahui &lt;b&gt;Kabupaten Mamasa&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;kebudayaan&lt;/b&gt; dan apalagi dinamikanya. Pengetahuan saya sebatas informasi dari &lt;b&gt;liputan media&lt;/b&gt;, &lt;b&gt;lokal &lt;/b&gt;maupun&lt;b&gt; nasional&lt;/b&gt;, yang masih sangat minim. Saya hanya beberapa kali berkunjung ke daerah tujuan wisata utama Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) ini. Dua kali sebelum berpisah dari &lt;b&gt;Kabupaten Polewali Mamasa&lt;/b&gt;, dan dua kali setelah defenitif jadi &lt;b&gt;Kabupaten Mamasa&lt;/b&gt;. Tambahan lagi, bergaul dekat dengan &lt;b&gt;komunitas Mamasa &lt;/b&gt;di Makassar dan beberapa kali diundang membawakan materi pada pelatihan kepemimpinan di lingkungan &lt;b&gt;Persekutuan Pemuda Gereja Toraja Mamasa (PPGTM)&lt;/b&gt;. Dan,&amp;nbsp; belakangan ini aktif berinteraksi melaui &lt;b&gt;jejaring sosial di Internet.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Barangkali yang cukup signifikan adalah keterlibatan saya mengelola Blog Mamasa Online [ &lt;a href="http://mamasa-online.blogspot.com/"&gt;http://mamasa-online.blogspot.com/&lt;/a&gt;]. Bagi saya, blog &lt;b&gt;Mamasa Online &lt;/b&gt;cukup fenomenal karena beberapa sebab:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Dibuat dan dikelola dari tempat yang relatif jauh oleh seseorang yang tidak begitu dikenal dan mengenal &lt;b&gt;Mamasa&lt;/b&gt; tetapi bisa membaca kebutuhan komunitas ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;b&gt;Blog Mamasa Online&lt;/b&gt; hingga kini masih menjadi media informasi yang cukup luas (karena banyaknya konten) dan berada di rangking atas di&lt;b&gt; mesin pencari&lt;/b&gt; (search engine) Internet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;b&gt;Blog Mamasa Online&lt;/b&gt; pernah menjadi top hit sedunia.&amp;nbsp; Banyak dikutip &lt;b&gt;blogger Internasional&lt;/b&gt; karena postingan mengenai fenomena &lt;b&gt;Mayat Berjalan&lt;/b&gt; (&lt;b&gt;walking dead&lt;/b&gt;). &lt;b&gt;Komunitas Online&lt;/b&gt; menggelari &lt;b&gt;Mamasa sebagai pusat mistik terbesar di pulau Sulawesi.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;b&gt;Blog Mamasa Online&lt;/b&gt; pernah dikenal publik Indonesia karena menjadi pangkalan informasi kegiatan aksi sosial&lt;b&gt; komunitas jejaring sosial &lt;/b&gt;di &lt;b&gt;dunia maya&lt;/b&gt;, termasuk admin dan members Mamasa Community (MC), pada&lt;b&gt; aksi peduli Ummi Damayanti si&amp;nbsp; bocah berulat&lt;/b&gt; (gimana ya kabar adik itu sekarang?).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana hal itu bisa terjadi,berikut cerita di balik semua itu, akan saya share ke peserta &lt;b&gt;pelatihan Jurnalistik Mamasa Community (MC) &lt;/b&gt;nantinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika diminta oleh panitia pelaksana &lt;b&gt;Pelatihan Jurnalistik Mamasa Community ( MC)&lt;/b&gt;, saya langsung menyanggupi karena&amp;nbsp; beberapa alasan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Saya ingin bertemu langsung members &lt;b&gt;Mamasa Community (MC) &lt;/b&gt;yang sehari-hari berinteraksi melalui internet.&lt;br /&gt;2. Saya ingin menjadi bagian dari &lt;b&gt;generasi muda Mamasa&lt;/b&gt; yang mencari pijakan untuk melakukan lompatan-lompatan untuk pemberdayaan diri dan komunitasnya.&lt;br /&gt;3. Saya melihat &lt;b&gt;jejaring sosial, social media&lt;/b&gt; sebagai sarana pemberdayaan, yang kalau dimanfaatkan secara benar, akan membantu menempatkan, terutama &lt;b&gt;generasi muda Mamasa&lt;/b&gt;, di posisi yang tepat dalam&amp;nbsp; &lt;b&gt;gelombang peradaban.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;4. Saya ingin membayar hutang budi kepada senior kita&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;span class="text_exposed_show"&gt;    &lt;b&gt;Ir Octovianus Danunan&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; yang dengan caranya yang unik memotivasi dan terus memberi semangat. Saya selalu teringat kata-kata Bpk. &lt;b&gt;Dahlan Iskan&lt;/b&gt;, bos raksasa media grup Jawa Pos-sekarang menteri BUMN Kabinet Indonesia Bersatu Jilit II, dalam bukunya yang secara khusus dikirim Pak Octo kepada saya: &lt;b&gt;"Kaya bermanfaat, Miskin Bermartabat."&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;Saya yakin, keterlibatan Pak Octo di &lt;b&gt;Mamasa Community (MC)&lt;/b&gt; adalah bagian dari upayanya berbagi: membagikan kekayaan, terutama ilmu dan pengalaman untuk &lt;b&gt;pemberdayaan masyarakat Mamasa.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Akhirnya, saya berharap kegiatan ini sukses: karena ketekunan teman-teman panitia &lt;b&gt;Pelatihan Jurnalisitik Mamasa Online (MC)&lt;/b&gt;. Bermafaat: karena iktiar peserta menyerap ilmu dan pengalaman para pemateri dan mempraktikkan dalam kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Sukses.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Stepanus Wilfrid Bo Do - Blogger&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-3282780483557710130?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/3282780483557710130/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/menyambut-kegiatan-pelatihan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3282780483557710130'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3282780483557710130'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/menyambut-kegiatan-pelatihan.html' title='Menyambut Kegiatan Pelatihan Jurnalistik MC di Malino'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-GIwvEhnbAyo/TqP2NS3ZcLI/AAAAAAAAEco/-me_UoxAZmg/s72-c/285014_2295706717152_1383621592_32730829_10834_n.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-9214196381228697266</id><published>2011-10-17T16:18:00.000-07:00</published><updated>2011-10-17T16:18:53.122-07:00</updated><title type='text'>KPU Tetapkan AAS Pemenang Pilgub Sulbar</title><content type='html'>Mamasaonline - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Barat, secara resmi menetapkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Anwar Adnan Saleh - Aladin S Mengga (AAS) sebagai pemenang pemilihan umum kepala daerah gubernur (Pilgub) 10 Oktober 2011.Ketua KPU Sulbar, Andi Nahar Nasada, saat memimpin rapat plono penghitungan dan penetapan perolehan suara hasil pemilihan gubernur yang di gedung PKK Mamuju, Senin.Rapat pleno rekapitulasi penghitungan dan penetapan perolehan suara hasil pemilihan gubernur dan wakil gubernur tersebut dihadiri empat anggota KPU Sulbar masing-masing, Suardi Mappeabang, Nurdin Passokkori, Supriadi dan Siti Aminah.Selain itu juga dihadiri Ketua Panwaslu Sulbar, Lukman, anggota Panwaslu, Busran Riandi, para ketua KPU se-Sulbar, Kapolres Mamuju, AKBP Darwis Rincing dan para saksi dari tiga pasangan calon yang ikut berkompetisi di pilgub yang baru saja digelar di provinsi itu.Menurut Andi Nahar Nasada, berdasarkan hasil perhitungan suara dari lima kabupaten di Sulbar, maka dirinya selaku penyelanggara pilgub menetapkan pasangan AAS yang didukung partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Demokrat, Partai Hanura, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Karya Peduli Bangsa dan 29 partai non parlemen dinyatakan unggul dengan perolehan suara sebesar 296.633 suara."Pasangan AAS berhasil menguasai perolehan suara di empat kabupaten dari lima kabupaten yang ada di Sulbar. Kemenangan pasangan AAS ini diperoleh di Kabupaten Majene sebesar 41.100 suara, Mamasa sebesar 51.942 suara, Mamuju sebesar 118.631 suara dan di Mamuju Utara sebesar 29.063 suara," ungkap Nahar.Ia menyampaikan, kabupaten Polman menjadi milik pasangan Ali Baal Masdar - Tashan Burhanuddin dengan perolehan suara sebesar 104.734 suara.Pasangan nomor urut tiga ABM-TA yang didukung tiga partai politik meliputi Partai Gerindra, Partai Demokrasi Kebangsaan dan PNI Marhaenisme, berada pada urutan kedua perolehan suara dengan total dukungan dari lima kabupaten sebesar hanya 198.679 suara.Selain itu pasangan cagub, Salim S Mengga - Jawas Gani dengan nomor urut satu yang didukung enam partai politik meliputi Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Barisan Nasional (Barnas), Partai Persatuan Daerah Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Buruh, mendulang sebanyak 110.905 suara.Nahar Nasada menyampaikan, dari jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pilgub Sulbar sebanyak 819.848, hanya sekitar 612,087 yang memberikan hak suaranya."Tercatat sekitar 207.761 orang yang tidak menyalurkan hak politiknya. Ini ini menggambarkan tingkat partsipasi pemilih di Sulbar belum menjanjikan,"jelasnya.Secara umum kata dia, pelaksanaan pilgub yang dua kalinya digelar di provinsi ini terbilang lancar, aman dan kondusif, walaupun beberapa waktu yang lalu mungkin masih ada yang melakukan aksi protes bahkan di antara pasngan calon akan melakukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi.(Antara)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-9214196381228697266?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/9214196381228697266/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/kpu-tetapkan-aas-pemenang-pilgub-sulbar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/9214196381228697266'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/9214196381228697266'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/kpu-tetapkan-aas-pemenang-pilgub-sulbar.html' title='KPU Tetapkan AAS Pemenang Pilgub Sulbar'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-547030896718500105</id><published>2011-10-17T16:17:00.000-07:00</published><updated>2011-10-17T16:17:13.598-07:00</updated><title type='text'>Jalur Mamasa-Polman Terancam Putus</title><content type='html'>MamasaOnline - Jalur penghubung antara Kabupaten Mamasa-Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terancam terputus akibat beberapa sisi jalan mengalami longsor dan semakin mempersempit jalur kendaraan yang ingin melintas.Pantauan pada sepanjang jalan Mamasa-Polman, Senin, terdapat beberapa titik rawan longsor yang telah mempersempit jalur kendaraan sehingga tidak lagi bisa berpapasan. Salah satunya terdapat di Desa Kelapa Dua Kecamatan Anreapi, Polman.Kondisi ini semakin diperparah oleh cuaca dalam beberapa hari terakhir akibat hujan turun hampir setiap hari dan semakin lama semakin mempersempit jalan setelah terjadi pengikisan dan longsor kecil pada sisi jalan yang memang berada pada medan pegunungan dan perbukitan.Tidak jarang akibat hal tersebut saat volume kendaraan sedang padat sering menimbulkan macet, sebab bukan hanya disebabkan oleh sempitnya jalan, namun medan tanjakan dan penurunan kerap menyulitkan kendaraan untuk mengantre pada beberapa titik rawan longsor tersebut.Selain itu, jalan telah ditumbuhi rumput dan mengurangi jarak pandang pengguna kendaraan sebab di sepanjang jalan Polman menuju Mamasa, melintasi pegunungan dengan tikungan tajam.Amri, warga yang melintasi jalan tersebut mengaku hal ini sudah sangat memprihatinkan dan butuh segera ditangani sebab jalur tersebut satu-satunya penghubung antara Polman dan Mamasa.Bahkan jalur ini paling banyak ditempuh oleh warga Mamasa yang ingin ke kabupaten lain di Sulbar dan Sulawesi Selatan karena kondisi beberapa jalur lain yang tersedia lebih memprihatinkan."Jika tidak segera diantisipasi, hal ini bisa menimbulkan banyak korban karena sewaktu-waktu bisa terjadi longsor. Selain itu bisa mengganggu salah satu jalur penghubung antarkabupaten lain dengan Mamasa," ungkapnya.Dampak yang akan ditimbulkan sangat besar, selain bisa menimbulkan korban, jika jalan tersebut terputus maka akan melumpuhkan perekonomian warga yang berada di Mamasa.Amri mengaku, kondisi jalan seperti ini sudah sejak lama namun belum ada penanganan serius sehingga masih saja menimbulkan beberapa masalah kecil yang bisa berdampak besar terhadap warga yang berada di Mamasa maupun sejumlah warga yang ingin ke daerah penghasil kopi terbesar di Sulbar itu.Mamasa juga yang telah ditetapkan sebagai lokasi wisata Sulbar akan sulit dikembangkan sebab akses transportasi yang harus ditempuh masih sangat sulit dan membuat para wisatawan tidak lagi berminat untuk berkunjung. (Antara)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-547030896718500105?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/547030896718500105/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/jalur-mamasa-polman-terancam-putus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/547030896718500105'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/547030896718500105'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/jalur-mamasa-polman-terancam-putus.html' title='Jalur Mamasa-Polman Terancam Putus'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-2403198550670594772</id><published>2011-10-17T16:14:00.001-07:00</published><updated>2011-10-17T16:14:50.099-07:00</updated><title type='text'>Puluhan Pendukung ABM-TA Duduki Kantor Panwaslu Sulbar</title><content type='html'>Mamasa Online  - Puluhan pendukung fanatik pasangan calon gubernur dan wakil gubernur, Ali Baal Masdar - Tashan Burhanuddin (ABM-TA), menduduki kantor Panitia Pengawas Pemilihan Kepala Daerah (Panwaslu) Sulawesi Barat.Pemantauan di Mamuju, Senin malam, puluhan massa simpatisan ABM-TA mendatangi kantor Panwaslu Sulbar yang terletak di jalan Lembaga Baru sekitar pukul 23.30 Wita.Mereka mendatangi jajaran Panwaslu Sulbar terkait adanya temuan baru pelanggaran dugaan politik uang yang ditengarai dilakukan anggota KPPS TPS I Desa Kuo, Kecamatan Pangale, Kabupaten Mamuju, Rosyid pada proses Pilgub Sulbar 10 Oktober 2011.Massa simpatisan pasangan ABM-TA ini bermula akan mendatangi Panwaslu Kabupaten yang terletak di Jalan Ambo Tjatja, namun tak satu pun orang yang berada di kantor tersebut kemudian memutuskan untuk mendatangi kantor Panwalu Sulbar.Sekretaris Tim Pemenangan pasangan calon ABM-TA, Muhaimin Faisal yang dikonfirmasi menyampaikan, dirinya sengaja mendatangi kantor Panwaslu untuk melaporkan terkait dugaan politik uang yang dilakukan Ketua KPPS TPS I di Desa Kuo."Pesta demokrasi yang kita harapkan berjalan jujur, adil dan berwibawa ternyata tidak terjadi dan malah dinodai dengan berbagai pelanggaran yang terjadi sejak tahapan pilkada hingga pelaksanaan pemungutan surat suara," katanya.Bahkan sebelumnya kata dia, dirinya selaku saksi pada rapat pleno penetapan KPU Sulbar juga menolak menandatangani berita acara karena banyaknya indikasi kecurangan yang terjadi selama ini."Kami berpendapat terlalu banyak kecurangan yang terjadi selama proses pesta demokrasi pemilihan Gubernur Sulbar sehingga besar kemungkinan persoalan ini akan menjadi dasar kami melakukan gugatan ke tingkat lebih lanjut," katanya.Menurut Muhaimin, kecurangan lain yang ditemukan adalah mengenai penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang tidak valid dan bahkan kuat dugaan terjadi indikasi atau rekayasa jumlah DPT," ungkap Muhaimin.Karena itu kata dia, dirinya selaku saksi saat itu tidak ikut menandatangani berita acara penetapan pleno hasil akhir suara Pilgub Sulbar."Dari awal kami hadir dalam acara ini hanya menghargai undangan KPU. Namun, kami tidak akan menandatangi sesuai dengan instruksi dari kubu ABM-TA selaku yang memberikan mandat kepadanya sebagai saksi," terangnya.Muhaimin menyampaikan, kerancuan lain yang ditemukan selama ini terkait beberapa TPS administrasinya manipulatif bahkan ditengarai ada yang melakukan pencoblosan lebih dari satu kali.Ia menyampaikan, beberapa temuan lagi yang mungkin tidak perlu disebut satu persatu namun masalah ini akan menjadi bahan dan dasar acuan kubu ABM-TA untuk melakukan gugatan pilkada.Dia mengatakan, dalam rapat pleno yang baru saja dilaksanakan telah menetapkan pasangan AAS yang didukung Partai Golkar, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Demokrat, Partai Hanura, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Karya Peduli Bangsa dan 29 partai non parlemen dinyatakan unggul dengan perolehan suara sebesar 296.633 suara."Pasangan AAS berhasil menguasai perolehan suara di empat kabupaten dari lima kabupaten yang ada di Sulbar. Kemenangan pasangan AAS ini didapatkan di Kabupaten Majene sebesar 41.100 suara, Mamasa sebesar 51.942 suara, Mamuju sebesar 118.631 suara dan di Mamuju Utara sebesar 29.063 suara," ungkap Ketua KPU Provinsi Sulbar Nahar.Ia menyampaikan, kabupaten Polman menjadi milik pasangan Ali Baal Masdar - Tashan Burhanuddin dengan perolehan suara sebesar 104.734 suara.Pasangan nomor urut tiga ABM-TA yang didukung tiga partai politik meliputi Partai Gerindra, Partai Demokrasi Kebangsaan dan PNI Marhaenisme, berada di urutan kedua perolehan suara dengan total dukungan dari lima kabupaten sebesar hanya 198.679 suara.Kemudian pasangan cagub, Salim S Mengga - Jawas Gani dengan nomor urut satu yang didukung enam partai politik meliputi Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Barisan Nasional (Barnas), Partai Persatuan Daerah Partai Bintang Reformasi (PBR) dan Partai Buruh, mendulang sebanyak 110.905 suara. (Antara)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-2403198550670594772?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/2403198550670594772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/puluhan-pendukung-abm-ta-duduki-kantor.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2403198550670594772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2403198550670594772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/puluhan-pendukung-abm-ta-duduki-kantor.html' title='Puluhan Pendukung ABM-TA Duduki Kantor Panwaslu Sulbar'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-1193626150665505935</id><published>2011-10-17T16:12:00.001-07:00</published><updated>2011-10-17T16:13:02.925-07:00</updated><title type='text'>Kejari Polman Harap Bantuan Polres Mamasa</title><content type='html'>MamasaOnline - Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mengharapkan bantuan Polres Mamasa, Sulbar, untuk melakukan penangkapan terhadap 14 mantan anggota DPRD Mamasa terdakwa korupsi.Kasi Intel Kejari Polman, M Syukur di Polman, Kamis, mengatakan, masih tersisa sebanyak 14 mantan anggota DPRD Mamasa periode 2004-2009 yang belum menjalani proses eksekusi setelah Mahkamah Agung (MA) mengeluarkan keputusan hukuman penjara kepada 24 mantan anggota DPRD Mamasa itu.Sebanyak 14 terdakwa yang saat ini berdomisili di Mamasa masih sulit untuk ditangkap. Selain masalah jarak antara Polman dan Mamasa, terdapat juga beberapa kendala lain yang menyulitkan Kejari untuk melakukan penangkapan sehingga target yang ditetapkan untuk melakukan percepatan penangkapan belum bisa terlaksana."Untuk itu, kami berharap agar Polres Mamasa memberikan dukungan serta bantuannya agar 14 terdakwa bisa segera kami tangkap seperti 10 terdakwa lainnya yang saat ini telah menjalani eksekusi di Rutan Kelas II B Polman," ujar Syukur.Ia mengakui, setiap perjalanan menuju Mamasa, membutuhkan biaya yang cukup besar dan jika dalam setiap perjalanan target yang disasar belum bisa ditangkap maka Kejari hanya membuang-buang biaya.Jika ada bantuan dan dukungan dari Polres Mamasa, Syukur mengaku seluruh terdakwa bisa segera diidentifikasi dan Kejari hanya menentukan waktu tepat untuk melakukan penangkapan melalui informasi yang didaptkan Polres."Dalam sekali perjalanan ke Mamasa, tentunya kami harus membentuk tim untuk melakukan penangkapan, tentunya itu membutuhkan biaya yang cukup besar, apalagi jumlah terdakwa masih cukup besar," ungkapnya.Ia juga mengaku, tidak ada biaya khusus yang dianggarkan dari Kajari untuk melakukan penangkapan tersebut sehingga upaya yang bisa dilakukan tidak begitu maksimal, berbeda saat dilakukan penangkapan terhadap 10 terdakwa yang saat ini telah menjalani eksekusi.Menurutnya, 10 terdakwa tersebut masih berdomisili di Polman, sehingga mudah untuk diintai dan disergap. Sementara, dengan jarak yang cukup jauh, akan sulit bagi kejari melakukan pengintaian sebab ada beberapa tugas yang harus diselesaikan, salah satunya adalah penanganan sejumlah kasus.Selain itu, tambahnya, tidak semua terdakwa yang sudah dieksekusi ditangkap secara paksa, beberapa di antaranya menyerahkan diri secara kooperatif tanpa proses paksaan maupun penangkapan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-1193626150665505935?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/1193626150665505935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/kejari-polman-harap-bantuan-polres.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1193626150665505935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1193626150665505935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/kejari-polman-harap-bantuan-polres.html' title='Kejari Polman Harap Bantuan Polres Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-4981163000381880024</id><published>2011-10-17T16:11:00.001-07:00</published><updated>2011-10-17T16:11:47.115-07:00</updated><title type='text'>Pemprov Sulbar Bangun Pasar Tradisional di Mamasa</title><content type='html'>MamasaOnline - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat membangun pasar tradisional di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa pada tahun 2011.Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sulbar, Samiran di Mamuju, Minggu mengatakan, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar membangun pasar tradisional pada tahun 2011 di Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, untuk meningkatkan sarana dan prasarana ekonomi masyarakat daerah itu.Ia mengatakan, Pemprov Sulbar membangun fasilitan pasar tradisional di Kecamatan Aralle yang juga merupakan daerah kelahiran Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh, dengan menggunakan bantuan anggaran dekonsentrasi APBN sebesar Rp800 juta.Menurut dia, pasar tradisional yang dibangun di Kecamatan Aralle tersebut, dibangun dengan bantuan Kementerian Koperasi dan UKM yang merestui pasar tradisional dibangun di daerah itu."Pasar tradisional yang dibangun di Kecamatan Aralle untuk peningkatan sarana dan prasarana ekonomi masyarakat di daerah itu, dalam rangka mendukung peningkatan pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujarnya.Ia mengatakan, pasar tradisional yang akan dibangun itu membutuhkan lahan seluas 25 hektare yang nantinya akan menjadi lokasi pembangunan pasar tradisional Aralle dengan jumlah los sekitar 25 unit."Kementrian Koperasi segera akan meninjau lokasi pembangunan pasar di Kecamatan Aralle itu, dan setelah itu akan segera dibangun pasar tradisional dalam waktu singkat sampai akhir penggunaan anggaran dana dekonsentrasi APBN selesai ditahun ini," paparnya.Samiran mengatakan, pasar tradional di Kecamatan Aralle nantinya akan dioperasikan setelah dibangun dengan dinaungi salah satu koperasi untuk mengatur proses transaksi ekonomi dipasar tradisional itu.Ia berharap dengan dibangunnya pasar di Kecamatan Aralle akan memudahkan masyarakat yang di daerah yang terletak dipegunungan Provinsi Sulbar dapat lebih mudah dan dapat meningkatkan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat daerah itu. (Antara)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-4981163000381880024?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/4981163000381880024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/pemprov-sulbar-bangun-pasar-tradisional.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4981163000381880024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4981163000381880024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/pemprov-sulbar-bangun-pasar-tradisional.html' title='Pemprov Sulbar Bangun Pasar Tradisional di Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-8789883885895740198</id><published>2011-10-17T16:10:00.001-07:00</published><updated>2011-10-17T16:10:30.856-07:00</updated><title type='text'>Proyek Balai DAS Lariang-Mamasa Minta Dibatalkan</title><content type='html'>MamasaOnline - Hasil tender proyek penghijauan lingkungan dan pengembangan mangrove di Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Lariang-Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, minta dibatalkan karena menyalahi peraturan yang berlaku.Ketua Laskar Anti Korupsi Provinsi Sulbar, Muslim Fatillah Azis, di Mamuju, Jumat, mengatakan, pelaksanaan tender proyek penghijauan lingkungan dan pengembangan mangrove di Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BP-DAS) Lariang Mamasa, Provinsi Sulbar, diduga menyalahi aturan Keputusan Presiden Nomor 54 tahun 2010.Oleh karenanya, ia meminta agar hasil tender proyek tersebut segera dibatalkan demi hukum karena dalam pelaksanaannya juga terindikasi adanya keinginan untuk melakukan praktek korupsi kolusi dan nepotisme.Ia mengatakan, pelaksanaan tender tersebut menyalahi Kepres Nomor 54 tahun 2010 karena dalam pelaksanaan tender proyek tersebut, terdapat dua versi panitia lelang yang tentunya tidak sesuai aturan."Kepala BP DAS Lariang-Mamasa, David R Guluda, membentuk panitia lelang proyek penghijauan dan pengembangan mangrove yang diketuai, Mangatur Sirait, salah satu kroninya yang juga stafnya di BP DAS Lariang Mamasa," katanya.Padahal kata dia, BP DAS juga telah membentuk panitia di tingkat Kabupaten di Sulbar, yang memiliki surat keputusan (SK) untuk melakukan pelelangan dan proses tender proyek tersebut, yakni M Jafar di Kabupaten Majene, Arifin di Kabupaten Mamuju Utara, Syamsul Bahri di Kabupaten Mamuju, Leimena di Kabupaten Mamasa, dan Yunus di Kabupaten Polman."Seharusnya pelelangan tender proyek tersebut dilakukan panitia di tingkat Kabupaten bukan di tingkat Provinsi yang dibuat dadakan oleh Kepala BP DAS Lariang-Mamasa," katanya.Oleh karena itu, ia mengatakan, pelaksanaan tender proyek penghijauan dan pengembangan mangrove di BP DAS Lariang-Mamasa itu cacat hukum, karena tidak melalui pelelangan resmi yang dilakukan panitia yang ditunjuk tapi dilakukan oleh panitia dadakan yang terindikasi ingin mencoba melakukan tindak KKN.Sehingga ia mengatakan, proyek penghijauan lingkungan dan pengadaan mangrove terdiri dari 11 paket pekerjaan senilai Rp4,6 miliar yang anggarannya bersumber dari dana APBN tahun 2011 di BP DAS Lariang Mamasa, harus dibatalkan demi hukum karena terindikasi adanya dugaan korupsi dalam pelaksanaannya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-8789883885895740198?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/8789883885895740198/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/proyek-balai-das-lariang-mamasa-minta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8789883885895740198'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8789883885895740198'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/proyek-balai-das-lariang-mamasa-minta.html' title='Proyek Balai DAS Lariang-Mamasa Minta Dibatalkan'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-2827400392608889184</id><published>2011-10-10T20:12:00.000-07:00</published><updated>2011-10-10T20:12:39.127-07:00</updated><title type='text'>Rendah, Tingkat Partisipasi Pemilih di Matra</title><content type='html'>MamasaOnline -- Pemilihan Gubernur (Pilgub) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) digelar hari ini, Senin 10 Oktober 2011. Dari pantauan DPD RI, KPU Kabupaten Mamuju Utara, KPU Provinsi Sulbar, dan Panwaslu Sulbar memperlihatkan tingkat partisipasi pemilih di Sulbar khususnya di Kabupaten Mamuju Utara sangat rendah, hanya berkisar sekitar 50 persen.Anggota DPD RI dari Sulbar Muhammad Asri mengatakan rendahnya partisipasi pemilih dalam Pilgub Sulbar disebabkan banyak hal. "Tapi masalah terbesar adalah supporting di anggaran. Misalnya anggaran Pemilihan Bupati Matra kemarin Rp10 miliar dan sekarang untuk Pilgub alokasi anggaran hanya Rp3 miliar. Ini berdampak pada semangat petugas di lapangan dan mendorong rendahnya paritipasi pemilih," ujar Asri, Senin 10 Oktober.Menurut dia rendahnya tingkat partisipasi pemilih ini harus mendapat perhatian pemerintah pusat dan daerah. "Ini pantauan kami di beberapa TPS di Pasangkayu, Mamuju Utara," ujar Asri.Anggota KPU Sulbar Supriadi Yusuf mengatakan, rendahnya partisipasi pemilih bisa jadi karena kurangnya sosialisasi. "Pantauan kami pencoblosan aman dan terkendali demikian pula paska pencobolosan kami harapkan suasana aman dan terkendali. Memang ini partisipasi pemilih berkurang. Kami sudah maksimal sosialisasi bagaimana mereka gunakan haknya memilih," kata Supridi.Ketua KPU Kabupaten Mamuju Utara Muhammad Yusril Nur mengakui kurangnya partisipasi pemilih di Mamuju Utara dibandingkan saat pemilihan bupati beberapa waktu lalu. "Kajian kita sementara ada kejenuhan pemilih. Serta faktor kedekatan emosionalkarena pemilihan bupati dan pemilihan gubernur berdekatan," jelas dia.Selain itu, dia menduga rendahnya partisipasi pemilih di Mamuju Utara karena tidak ada calon gubernur dan wakil gubernur yang berasal dari kabupaten Mamuju Utara. "Alhamdulillah pelaksanaan Pilgub sejauh ini lancar dan aman," katanya.Ketua Panwaslu Mamuju Utara Sulfan Sulo mengatakan semua mekanisme pemilihan gubernur sudah dijalankan. "Kami perkirakan tingkat pemilih hanya 50-an persen. Ini pantauan kami di beberapa TPS," katanya."Karena tidak bisa dipungkiri aturan KPU baru dilakukan tahun ini banyak petugas KPPS tidak paham. Ada satu TPS saya dapati tidak boleh memilih karena tidak ada kartu pemilih,' kata dia. (mba/fmc)Sumber: Fajar Online&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-2827400392608889184?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/2827400392608889184/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/rendah-tingkat-partisipasi-pemilih-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2827400392608889184'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2827400392608889184'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/rendah-tingkat-partisipasi-pemilih-di.html' title='Rendah, Tingkat Partisipasi Pemilih di Matra'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-3009745374717265036</id><published>2011-10-10T20:11:00.000-07:00</published><updated>2011-10-10T20:11:18.525-07:00</updated><title type='text'>Massa AAS Arak-arakan di Kota Mamuju</title><content type='html'>MamasaOnline -- Hasil quick count penghitungan suara Pemilukada Sulbar belum dipublikasikan, tapi sejumlah massa pendukung pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh-Aladin S Mengga sudah melakukan arak-arakan.Gemuruh suara knalpot beserta klakson dari kendaraan roda dua maupun roda empat menggema di jalan-jalan Kota Mamuju. Sambil meneriakkan yel-yel "Oppo" dan "Teruskan", puluhan mobil dan ratusan roda dua mengelilingi kota."Ini sebagai wujud kegembiraan dan kebanggaan kami atas kemenangan Anwar-Aladin. AAS memang masih sangat pantas dan layak menjadi pemimpin daerah malaqbi ini," sebut salah seorang massa.Mereka menyebutkan, sangat yakin dengan kemenangan ini meskipun hasil penghitungansementara belum dipublikasikan. Dari sejumlah TPS di seluruh wilayah Sulbar telah diterima informasi hasil kemenangan AAS. (dir)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-3009745374717265036?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/3009745374717265036/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/massa-aas-arak-arakan-di-kota-mamuju.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3009745374717265036'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3009745374717265036'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/massa-aas-arak-arakan-di-kota-mamuju.html' title='Massa AAS Arak-arakan di Kota Mamuju'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7999208070293980909</id><published>2011-10-10T20:08:00.001-07:00</published><updated>2011-10-10T20:08:35.194-07:00</updated><title type='text'>Hasil Hitung Cepat Incumbent Sulbar Unggul</title><content type='html'>MamasaOnlie-Pasangan calon gubernur - wakil gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh - Aladin S Mengga (AAS) diperkirakan akan memenangkan Pemilu Kada Sulbar yang digelar, Senin (10/10).Dari perhitungan cepat sejumlah lembaga survei, pasangan AAS yang diusung koalisi Partai Golkar - PKS - Demokrat - PPP unggul dari 2 pasangan lainnya, yakni Ali Baal Masdar - Tashan Burhanuddin dan pasangan Salim Mengga - Jawas Gani."Dari 85 % suara yang masuk sore ini, pasangan AAS unggul 49%, sisanya untuk Ali Baal 32% dan Salim 18,4 %, kami bisa katakan AAS hampir pasti jadi gubernur Sulbar kembali periode 2011-2016" kata koordinator tim survey Insight Institute, Azhar Ilyas. (OL-11) &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7999208070293980909?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7999208070293980909/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/hasil-hitung-cepat-incumbent-sulbar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7999208070293980909'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7999208070293980909'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/hasil-hitung-cepat-incumbent-sulbar.html' title='Hasil Hitung Cepat Incumbent Sulbar Unggul'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-5858676273586633819</id><published>2011-10-08T09:08:00.000-07:00</published><updated>2011-10-08T09:08:13.642-07:00</updated><title type='text'>Jelang Pencoblosan, Tiga Kandidat Saling Klaim Menang</title><content type='html'>MamasaOnline -  Jelang pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Barat 10 Oktober mendatang, konstalasi serta geo politik di Sulbar semakin memanas. Pasalnya hingga memasuki hari kedua masa tenang, tiga pasangan calon yang bertarung sudah saling klaim kemenangan. Masing-masing pasangan calon sesumbar dapat memenangkan pertarungan ini dengan perolehan suara yang cukup mendulang suara signifikan.Menurut pasangan kandidat nomor urut dua, Anwar Adnan Saleh-Aladin S Mengga (AAS) yang diusung sejumlah partai besar seperti PDI Perjuangan, Golkar, PPP, Hanura, PKS, PKPB, dan PDS mengklaim unggul bahkan mampu menguasai lima kabupaten yang tersebar di Sulbar, yakni Kabupaten Mamasa, Polewali Mandar (Polman), Majene, Mamuju, dan Mamuju Utara (Matra)."Menjelang hari kedua masa tenang dan rehat ini. Kami sudah mendapatkan sejumlah dukungan besar dari sejumlah pendukung yang dapat menenangkan AAS di lima kabupaten. Baik setelah intens melakukan kampanye serta mampu memaksimalnya mesin pergerakan partai," tegas Koordinator media center pasangan AAS-Aladin yang juga sekaligus tim pemenangan, Sabtu (8/10/2011).Amri yang akrab disapa Rio mengaku, sangat yakin dapat memenangkan  pertarungan pesta demokrasi yang digelar tinggal dua hari kedepan. Bahkan dirinya mengaku akan mendulang suara diatas 60 persen."Kami menanrgetkan suara untuk AAS di seluruh kabupaten di Sulbar yakni 60 persen,"ujarnya.Tak ingin kalah dengan pesaingnya, pasangan nomor 3, M Ali Baal-Tashan Burhanuddin (ABM-ta) juga menyatakan kemenanannya dalam pesta demokrasi tahun ini yakin bisa meraup suara diatas 50 persen.   Pasangan ABM-ta melalui wakil ketua tim pemengan ABM-TA, Isra D Pramulya, mengatakan bahwa pihaknya tidak ingin sesumbar dengan rival politiknya, namun ia pun ikut mengklaim atas kemenanganyya di lima kabupaten.Kendati demikian, calon gubenur Sulbar yang juga masih menjabat sebagai Bupati Polman selama dua periode ini, kata fungsionaris DPP Partai Demokrat ABM-TA memiliki dua basis massa yang ril, yakni di Kabupaten Polman yang juga dikenal sebagai tanah kelahirannya serta Majene. "Dua kabupaten ini yakin akan menang mutlak dengan dua pesaing politiknya yang maju dalam Pilgub Sulbar tahun ini,"tandasnya.Menurutnya, kelebihan pasangan ABM-TA yang disokong Partai Gerindra, PDK dan PNI Marhaenisme, selain telah memiliki basis ril di dua Kabupaten, ABM-TA juga mengaku mendapatkan pasokan suara yang merata dari kabupaten lain."Kami memiliki keunggulan tersendiri, yakni memiliki dua wilayah yang dikenal sebagai basis suara besar ABM-TA dibantu dengan pasokan suara yang merata di tiga kabupahten lainnya yakni Mamasa, Mamuju dan Matra,"pungkas Isra kepada Tribun.Sementara pasangan nomor satu, Salim S Mengga-Abd Jawas Gani (Salim Jawas) juga tak ingin dikalahkan dengan dua petarung lainnya. Suhu politik di Sulbar-pun semakin memanas lantaran kandidat yang maju di Pilgub Sulbar tahun ini sedah menunjukkan kekuatan massa dan relawannya.Salim yang berpasangan dengan Abdul Jawas Gani yang didukung enam partai politik ini, PAN, PPD, PKB, Barnas, Partai Buruh serta PBR, mengakui tidak akan mampu menang disemua Kabupaten di Sulbar, namun yakin bisa meraih perolehan suara diatas 55 persen dengan merata.Tim Pemenangan pasangan Salim-Jawas, , Masram Jaya mengatakan bahwa dari hasil pemetaan tim, pasangan Salim Jawas mampu unggul di tiga Kabupaten.Menurut Masram yang juga Ketua DPD PAN Mamuju, tiga kabupaten yang dimaksud dapat menjadi kantong suara Anggota Komisi I DPR RI yakni Kabupaten Mamuju, Mamuju Utara dan Polman.Sumber: Tribun.com&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-5858676273586633819?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/5858676273586633819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/jelang-pencoblosan-tiga-kandidat-saling.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5858676273586633819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5858676273586633819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/jelang-pencoblosan-tiga-kandidat-saling.html' title='Jelang Pencoblosan, Tiga Kandidat Saling Klaim Menang'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-4312268017282150817</id><published>2011-10-08T09:03:00.001-07:00</published><updated>2011-10-08T09:04:01.708-07:00</updated><title type='text'>Penggelembungan Suara Harus Diwaspadai</title><content type='html'>MAMUJU (TCN)– Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Gubernur Sulbar mengingatkan adanya potensi penggelembungan suara di tempat pemungutan suara (TPS) pada hari H pencoblosan.Dugaan Panwas tersebut mengacu pada banyaknya laporan yang diterima terkait ditemukannya sejumlah pemilih yang tidak jelas alamatnya. Bahkan, ada calon pemilih yang terdaftar padahal belum memenuhi syarat karena belum cukup umur. Panwas menemukan daftar pemilih tetap (DPT) yang tidak valid itu di sejumlah daerah di tiga kabupaten, yakni Mamuju,Polman, dan Mamasa.“Jadi, kuat dugaan kami akan akan terjadi penggelembungan suara pada hari H. Indikatornya, ada yang terdaftar padahal belum cukup umur. Ada juga yang alamatnya tidak jelas,” ungkap Divisi Pengawasan dan Humas Panwaslu Sulbar, Busran Riandi,kemarin. Ketua KPU Sulbar A Nahar Nasada mengatakan,pihaknya pihaknya telah mengecek data pemilih yang dilaporkan bermasalah tersebut.Dia mengakui ada beberapa calon pemilih yang belum memenuhi syarat memilih. “Memang ada beberapa orang, tapi itu sudah kami perbaiki karena hanya salah input. Memang belum disampaikan koreksinya ke Panwas. Kesalahan itu terjadi di Mamuju, Polman, dan Mamasa. Tapi semua sudah clear,”ujarnya. Nahar mengakui masih adanya kekurangan penyelenggara sehingga dia mengharapkan kerjasama Panwas untuk melakukan pengawasan.Selain itu, Nahar juga meminta seluruh tim pasangan kandidat agar proaktif dalam mengantisipasi adanya upaya penggelembungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS). “Saksi seluruh pasangan calon harus lengkap di TPS, makanya untuk pilgub ini, kami minta kepada kandidat dan timnya untuk menempatkan minimal dua saksi, satu saksi inti dan satu cadangan,” ujar dia.Dia menegaskan, untuk mengantisipasi kecurangan di tiap TPS, semua saksi diminta standby di lokasi dan tidak meninggalkan tempat sebelum mendapatkan hasil penghitungan suara (rekap) model C1. Nahar juga menjamin anggotanya bekerja sesuai aturan dan akan menindak tegas jika ada penyelenggara pemilu mencoba keluar dari aturan. “Sanksi untuk yang melanggar adalah pemecatan,”ujar dia.Black CampaignSementara itu, me-masuki masa tenang kemarin, black campaign atau kampanye hitam menimpa pasangan nomor urut 3 Ali Baal Masdar-Tashan Burhanuddin (ABM-TA). Beredar selebaran yang menyebutkan bahwa ada tiga fakta kegagalan Ali Baal Masdar (ABM) memimpin Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Polman disebut sebagai daerah dengan angka kemiskinan tertinggi di Sulbar,pengangguran tertinggi, dan angka indeks pembangunan manusia (IPM) dan melek huruf terendah di Sulbar.Selebaran ini beredar di lima kabupaten. Wakil Ketua Tim Pemenangan ABM-TA Isra D Pramulya mengungkap kan, isi pada selebaran itu sengaja memfitnah dan memprovokasi rakyat Sulbar. “Kami saat ini sedang berkoordinasi dengan tim dan pendukung. Kami minta pendukung tidak terpengaruh dan tidak terpancing untuk melakukan tindakan balasan,” ungkapnya, kemarin. Isra juga mengaku bahwa, isu negatif seperti itu tidak berpengaruh pada kesolidan tim dan pendukung.“Pengaruhnya tidak signifikan. Kami hanya khawatirkan pendukung bereaksi berlebihan jika ABM terlalu dizalimi,”tegasnya. Anggota tim ABM-Ta lainnya, Rusman Tony, menduga, ada orang atau kelompok lain yang panik karena tren elektabilitas ABM-TA semakin naik. “Isu tersebut ingin ingin memprovokasi masyarakat Sulbar, khususnya di Polman. Tapi saya yakin, masyarakat Polman semakin cerdas menilai,” ujar Rusman.Atribut Masih MarakMemasuki masa tenang Pilgub Sulbar, atribut milik tiga pasangan kandidat masih marak terpajang di sejumlah ruas jalan di Kota Mamuju. Kondisi serupa juga terlihat di Kabupaten Polewali Mandar (Polman). Dari lima kabupaten yang ada di Sulbar, hanya tiga kabupaten yang sudah melakukan penertiban, yakni Mamasa, Majene, dan Mamuju Utara. Divisi Pengawasn dan Humas Panwas Sulbar Busran Riandi mengatakan, kondisi itu disebabkan tidak adanya koordinasi yang baik antara KPU dan Panwas di semua tingkatan.Bahkan, surat Panwas yang dikirim ke KPU hingga kini belum mendapat balasan. “Kami juga tidak berani bertindak sebelum ada dasar, karena dalam penertiban itu melibatkan beberapa pihak, seperti pemerintah daerah dan pihak kepolisian,” ungkapnya kepada SINDO,kemarin. [abdullah nicolha]Sumber: Sindo &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-4312268017282150817?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/4312268017282150817/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/penggelembungan-suara-harus-diwaspadai.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4312268017282150817'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4312268017282150817'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/penggelembungan-suara-harus-diwaspadai.html' title='Penggelembungan Suara Harus Diwaspadai'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-1506698899881688687</id><published>2011-10-03T19:13:00.000-07:00</published><updated>2011-10-03T19:14:11.057-07:00</updated><title type='text'>AAS Lanjutkan Infrastruktur, Salim Jual Perubahan</title><content type='html'>MamasaOnline – Tiga pasangan calon Gubernur dan calon Wakil Gubernur (cagub-cawagub) terus mengumbar janji-janji politik mereka jika terpilih dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulbar yang akan digelar 10 Oktober mendatang.Pasangan Anwar Adnan Saleh-Aladin S Mengga (AAS) yang menggelar kampanye terbuka Mamasa berjanji akan melanjutkan pembangunan infrastruktur di Sulbar. Tak ingin ketinggalan, pasangan Salim S Mengga-Abd Jawas Gani (Salim-Saja) yang berkampanye di Mamuju Utara (Matra) menyerukan perubahan di Sulbar lima tahun ke depan.Sementara pasangan Ali Baal Masdar-Tashan Burhanuddin (ABM-Ta) menjadikan kesejahteraan masyarakat sebagai jualan politiknya saat menggelar kampanye dialogis di Mamuju, kemarin. Anwar Adnan Saleh yang juga incumbent Pilgub Sulbar mengatakan, pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritasnya adalah pembangunan poros Mamasa-Polman pada 2012. “Jalan Mamasa-Polewali sudah harus dicor pada 2012 dan sudah ada programnya,” ungkap Anwar di hadapan ribuan pendukungnya di Mamasa, kemarin.Selain menjanjikan jalan, Ketua DPD I Golkar Sulbar itu juga berjanji membangun Bandar Udara (Bandara) Sumarorong.“ Pada November atau Desember 2012 nanti pesawat terbangsudahbisamendaratdiBandara Sumarorong,”ungkapnya. Menurut dia,pembangunan di daerah pemekaran Polman harus digenjot karena Mamasa merupakan daerah yang telah ditetapkan sebagai tujuan wisata di Sulbar.Pembangunan mulai ditingkatkan seperti listrik, Bandara Sumarorong, dan peningkatan kualitas jalan seperti dari Polewali menuju Toraja, dan Mamuju menuju Mamasa. Sementara itu,pasangan Salim S Mengga-Abd Jawas Gani (Salim-Saja) menyerukan tekadnya untuk melakukan perubahan di Sulbar lima tahun ke depan. Dia bertekad membangun daerah yang termuda di Indonesia itu sebagai daerah yang sejahtera, beradab, dan mandiri atau yang sering disebut masagenadan malabbi.Tiga kecamatan yang menjadi lokasi kampanye Salim-Jawas kemarin yakni Kecamatan Saharjo, Bambalomotu, dan Tikke .Tim relawan nomor urut 1 ini juga membagikan tabloid dan video rekaman Salim dan pengakuan warga.“Secara partisipatorik, ini murni sumbangan dari para simpatisan dan warga yang benar-benar sangat mencintai dan mengagumi beliau sebagai seorang pemimpin yang layak untuk membawa perubahan di Sulbar ke depan,” ujar Tim Pemenangan Salim- Saja Padlia Parakasi kepada SINDO,kemarin.&lt;span class="fullpost"&gt;ABM-Ta Jual Isu KesederhanaanPasangan Ali Baal Masdar- Tashan Burhanuddin (ABM-Ta) menggelar kampanye dialogis di Hotel d’Maleo, kemarin.“Sengaja kami lakukan kampanye dialogis ini di Hotel Maleo karena kami ingin berbagi dengan semua lapisan masyarakat untuk merasakan bagaimana berada di hotel ini,”ungkapnya. Bupati Polman dua periode ini menyebutkan, pengalamannya memimpin Kabupaten Polman selama dua periode dengan hasil yang ada cukup memberi bukti dalam membangun Sulbar lima tahun ke depan.“Ini adalah keinginan kami yang kuat untuk membangun tatanan pemerintahan yang terpercaya, bermartabat, transparan untuk pelayanan secara tulus kepada masyarakat,” pungkasnya. Bukan hanya itu, ABM-Ta juga menyebutkan, dia akan tetap menjaga kedekatan kepada masyarakat Sulbar,bukan hanya pada saat kampanye, bahkan jika diberikan amanah dan kesempatan memimpin Sulbar maka tidak ada jarak antara pemimpin dan rakyat.“Jadi Rujab akan tetap terbuka bagi siapa saja, silahkan datang,”tandasnya. Usai menggelar kampanye dialogis,ABM-Ta unjuk kekuatan di Ibukota Sulbar itu. Dia diarak keliling Kota Mamuju dengan puluhan becak. Arakarakan itu dilalui sepanjang 2 km lebih,dia bahkan mengajak ratusan masyarakat pesisir pantai dan tukang becak bersantap siang di salah satu warung makan di Mamuju.“Tujuan keliling Kota Mamuju ini untuk lebih mendekatkan diri dengan masyarakat setempat agar tidak ada sekat antara kandidat dengan warga,”tuturnya. Kampanye yang digelar di Mamuju itu turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sulbar Arifin Nurdin,Ketua Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Sulbar yang juga mantan Wakil Bupati Mamuju Umar P, dan Ketua tim pemenagan ABM-TA Thahir Kuraiseng. [abdullahnicolha]Sumber: Sindo &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-1506698899881688687?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/1506698899881688687/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/aas-lanjutkan-infrastruktur-salim-jual.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1506698899881688687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1506698899881688687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/10/aas-lanjutkan-infrastruktur-salim-jual.html' title='AAS Lanjutkan Infrastruktur, Salim Jual Perubahan'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-4242344866325088571</id><published>2011-09-24T22:46:00.000-07:00</published><updated>2011-09-24T22:46:20.954-07:00</updated><title type='text'>Warga Mamasa Dukung Penggunaan Helikopte</title><content type='html'>MamasaOnline -- Rencana berkampanye menggunakan helikopter yang dilakukan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh-Aladin S Mengga (AAS) memunculkan pro dan kontra. Setelah dikritik beberapa LSM, kini sejumlah masyarakat memberikan dukungan.Dukungan tersebut datang dari simpatisan AAS di Mamasa. Mereka merasa gembira dengan rencana pasangan AAS memakai helikopter untuk hadir ke Mamasa. Sebab menurut mereka, dengan helikopter bisa mempercepat pertemuan antara mereka dengan pasangan AAS."Justru helikopter itu menjadi media bagi kami masyarakat Mamasa untuk bertemu dengan mereka. Kami sadar bahwa orang seperti Pak Jusuf Kalla dan Erwin Aksa memberikan bantuan pemakaian helikopter itu sebagai bentuk dukungan kepada AAS.Makanya kami juga mendukung itu," kata salah seorang tokoh masyarakat Kecamatan Pana’ Sambolangi.Menurutnya, kalau pasangan AAS bisa datang lebih cepat, akan banyak waktu untuk berbicara. "Kami justru akan membanjiri kampanye yang dilangsungkan tanggal 28 September di Pana'. Kalau perlu, kami bawa bekal," tandasnya.&lt;span class="fullpost"&gt;Sementara itu, dari Kecamatan Nosu, masyarakat di tiga dari enam desa di kecamatan tersebut memberikan pernyataan resmi mendukung pasangan AAS. Ketiga desa tersebut adalah, Desa Masewe, Batupapan dan Siwi.Ketiga desa tersebut mendatangi sekretariat Media Centre Mamasa AAS di Mamasa dan menyatakan secara tegas untuk mendukung AAS pada pemilukada mendatang."Dukungan masyarakat terhadap AAS di Nosu tidak perlu diragukan karena masyarakat kita sekarang ini sudah bisa menentukan pilihan sesuai dengan hati nurani berdasarkan realita pembangunan yang dirasakan saat ini," kata tokoh masyarakat Desa Siwi, Bongga, yang ditemani tokoh dari Desa Masewe, Tangnga dan tokoh Desa Batupapan Paotonan P. Rombe. (far/amr)Sumber: FajarOnline&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-4242344866325088571?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/4242344866325088571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/09/warga-mamasa-dukung-penggunaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4242344866325088571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4242344866325088571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/09/warga-mamasa-dukung-penggunaan.html' title='Warga Mamasa Dukung Penggunaan Helikopte'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-4816214789172370531</id><published>2011-09-24T22:31:00.000-07:00</published><updated>2011-09-24T22:31:40.232-07:00</updated><title type='text'>Ganti Rugi Tidak Di Bayar, Warga Hentikan Pekerjaan Bandara Sumarorong</title><content type='html'>MamasaOnline -Kesal dengan pemerintah daerah yang belum menuntaskan ganti rugi lahan yang digusur untuk pembangunan bandar udara sumarorong, kabupaten mamasa, sulawesi barat, puluhan warga pemilik lahan, menyegel kantor kontraktor pelaksana proyek, dan menghentikan semua proses pekerjaan bandara.Puluhan warga desa sasakan kecamatan sumarorong kabupaten mamasa, yang mengklaim sebagai pemilik lahan mendatangi kantor pt. Hutama karya, sebagai kontraktor pelaksana pekerjaan bandar udara baru sumarorong, kabupaten mamasa, sulawesi barat. Warga yang datang langsung bergantian melakukan orasi di depan kantor yang berada di areal proyek bandara ini. Warga menuding pemkab mamasa telah merugikan mereka,lantaran sampai saat ini, ganti rugi lahan yang mereka harapkan belum terelialisasi sebagaimana janji sebelumnya.Menurut warga, keadaan mereka kini sangat memprihatinkan, rumah mereka yang sudah di bongkar dan di pindahkan ke lokasi baru, belum bisa di bangun kembali, karena ketiadaan biaya, lantaran mereka hanya berharap kepada biaya ganti rugi yang di janjikan pemerintah, sebelumnya pemerintah kabupaten mamasa telah berjanji bahwa ganti rugi lahan warga senilai rp. 40.000 permeter,,yang seluruhnya seluas 64 hektar akan selesai bulan oktober 2011, setelah puas berorasi,warga pun akhirnya bergerak dan menyegel kantor kontraktor ini,  Akibat aksi ini, seluruh pekerjaan bandara terhenti, sejumlah karyawan tidak berani melakukakan aktifitas mereka. Sampai saat ini warga masih berjaga di depan kantor pt. Hutama karya, dan bertekad tetap akan menyegel kantor dan menghentikan proses pembangunan bandara, sampai tuntutan mereka di kabulkan. Edwin_ mamasaSumber: http://www.makassartv.co.id&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-4816214789172370531?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/4816214789172370531/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/09/ganti-rugi-tidak-di-bayar-warga.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4816214789172370531'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4816214789172370531'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/09/ganti-rugi-tidak-di-bayar-warga.html' title='Ganti Rugi Tidak Di Bayar, Warga Hentikan Pekerjaan Bandara Sumarorong'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-1588122303857022006</id><published>2011-09-20T07:39:00.000-07:00</published><updated>2011-09-20T07:39:47.685-07:00</updated><title type='text'>Calon Gubernur Sulawesi Barat Luncurkan Media Center</title><content type='html'> MamasaOnline - Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Barat (Sulbar), Ali Baal Masdar dan Tashan Burhanuddin yang maju di Pilkada Sulbar 10 Oktober 2011, meluncurkan media center, di Jl Nelayan, Kota Mamuju Sulbar, Senin (12/9/2011).Berdasarkan keterangan, humas media center ABM-TA, Jufri, Selasa (13/9/2011), peluncuran media center pasangan ABM-TA sebagai wadah untuk memberikan informasi kepada awak media ataupun masyarakat umum seputar pelaksanaan pilkada sulbar tahun 2011.Ia mengatakan, peran media sangat pentng dan cukup starategis di pilkada, dalam rangkamenyampaikan informasi kepada masyarakat tentang pelaksanaan pilkada sulbar sehingga pasanganABM-TA meluncurkan media centre ini."Semoga dengan launching media center ini diharapkan dapat bermanfaat kepada masyarakat untuk memberikan informasi dari cagub cawagub yang kami usung," ujarnya didampingi Sekretaris umum tim pemenangan ABM-TA Muhaimin Faisal.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-1588122303857022006?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/1588122303857022006/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/09/calon-gubernur-sulawesi-barat-luncurkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1588122303857022006'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1588122303857022006'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/09/calon-gubernur-sulawesi-barat-luncurkan.html' title='Calon Gubernur Sulawesi Barat Luncurkan Media Center'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-8884651130834373112</id><published>2011-09-19T09:43:00.001-07:00</published><updated>2011-09-19T09:44:08.284-07:00</updated><title type='text'>Sulbar Dapat Penghargaan Sebagai Desa Mandiri Energi</title><content type='html'>MamasaOnline - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat mendapat penghargaan dari pemerintah pusat karena berhasil mencanangkan daerahnya sebagai desa mandiri energi.Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Minggu, mengatakan, Pemerintah Provinsi Sulbar telah mendapat penghargaan dari pemerintah pusat karena daerahnya telah berhasil mencanangkan desa mandiri energi.Ia mengatakan, Sulbar telah memiliki sekitar 50 desa mandiri energi yakni desa yang mampu memenuhi kebutuhan listriknya secara mandiri untuk kebutuhan masyarakatnya.Menurut dia, sejumlah desa di Sulbar memiliki desa mandiri energi berkat jasa seorang ilmuwan yang merupakan alumni Fakultas Pertanian Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, tahun 1992, Ir Linggih."Ir Linggih, yang awalnya melatih masyarakat desa terpencil yang tidak memiliki listrik seperti di Kabupaten Mamasa, untuk mengenal ilmu pengetahuan mengenai teknik membuat Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hydro (PLTMH) dengan memanfaatkan sungai sebagai sumber energi.&lt;span class="fullpost"&gt;Ia mengatakan, Linggih yang bukan sarjana teknik tersebut menguji coba sungai Batanguru di Kabupaten Mamasa, untuk membuat PLTMH sederhana untuk kebutuhan listrik terhadap 300 Kepala Keluarga di desa Batanguru dan akhirnya, Linggih, yang meraih penghargaan desa mandiri energi tahun 2008."PLTMH yang diciptakan Linggih tersebut kini bisa dinikmati masyarakat di Desa Batanguru sekitar 300 KK dan masyarakat di desa yang tidak pernah mendapat pasokan dari listrik PLN itu kini dapat menikmati listrik,"katanya.Menurut Gubernur PLTMH tersebut kini dikembangkan pada sejumlah kawasan daerah terpencil di Mamasa yang dulunya juga tak pernah bermimpi akan menikmati fasilitas energi listrik sehingga sekitar 50 desa di Mamasa menjadi desa mandiri energi."Desa mandiri energi di Provinsi Sulawesi Barat akan dikembangkan lagi dan bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan listrik masyarakat tetapi untuk menciptakan ekonomi baru bagi masyarakatnya, "katanya.Ia mengatakan, desa mandiri energi diharapkan dapat dikembangkan menjadi desa yang dapat mendorong usaha ekonomi baru masyarakat dengan mengandalkan energi listriknya menjadi sumber menciptakan ekonomi baru seperti ekonomi untuk industri rumah tangga yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sumber: Antara&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-8884651130834373112?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/8884651130834373112/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/09/sulbar-dapat-penghargaan-sebagai-desa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8884651130834373112'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8884651130834373112'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/09/sulbar-dapat-penghargaan-sebagai-desa.html' title='Sulbar Dapat Penghargaan Sebagai Desa Mandiri Energi'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-8890109676711459046</id><published>2011-08-12T11:04:00.000-07:00</published><updated>2011-08-12T11:06:50.658-07:00</updated><title type='text'>Ramlan Badawi Dilantik Sebagai Bupati Mamasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-ARlLf9zFuCQ/TkVrrO3n-pI/AAAAAAAAEZI/k6wZz4CLz_0/s1600/bupati%2Bmamasa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 250px; height: 166px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-ARlLf9zFuCQ/TkVrrO3n-pI/AAAAAAAAEZI/k6wZz4CLz_0/s320/bupati%2Bmamasa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5640032498821364370" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline - Gubernur Sulawesi Barat H. Anwar Adnan Saleh melantik Ramlan Badawi sebagai Bupati Mamasa di Gedung Toraja-Mamasa Conventional Hall di Mamasa, Jum'at.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelantikan berlangsung dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Mamasa dipimpin ketuanya Muhammadia Mansur dan dihadiri para bupati se-Sulbar dan mantan Bupati Mamasa Said Saggap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramlan Badawi akan meneruskan kepemimpinan mantan bupati Obednego Depparinding hingga akhir masa jabatannya pada 2013.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendagri memberhentikan Obednego Depparinding dari jabatannya sebagai Bupati Mamasa terhitung 24 Juni 2011 dengan Surat Keputusan (SK) Mendagri Nomor 131.76/486 tahun 2011 dan menetapkan Wakil Bupati Mamasa Ramlan Badawi sebagai bupati defenitif hingga 2013.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obednego diberhentikan setelah divonis satu tahun delapan bulan penjara karena korupsi saat menjadi Ketua DPRD Mamasa atas dana Sekretariat DPRD Mamasa tahun 2009 sebesar Rp1,2 miliar bersama 23 anggota DPRD Mamasa dan mantan anggota DPRD Mamasa lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur berharap musibah yang menimpa Obednego ada hikmanya bagi pemerintah dan masyarakat Mamasa serta tidak terulang kembali demi percepatan pembangunan di daerah ini," kata Gubernur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebenarnya saya terharu atas peristiwa yang menimpa pak Obed. Namun demikian kita sebagai warga negara harus taat terhada proses hukum yang berlaku di negara ini,"terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada bupati yang baru saja dilantik diharapkan memberikan pelayanan yang sama kepada masyarakatnya tanpa harus membeda-bedakan antara satu dengan yang lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Upacara pelantikan tersebut berjalan tertib, aman dan lancar dengan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-8890109676711459046?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/8890109676711459046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/08/ramlan-badawi-dilantik-sebagai-bupati.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8890109676711459046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8890109676711459046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/08/ramlan-badawi-dilantik-sebagai-bupati.html' title='Ramlan Badawi Dilantik Sebagai Bupati Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-ARlLf9zFuCQ/TkVrrO3n-pI/AAAAAAAAEZI/k6wZz4CLz_0/s72-c/bupati%2Bmamasa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-8316569178389929515</id><published>2011-08-12T11:03:00.000-07:00</published><updated>2011-08-12T11:04:38.950-07:00</updated><title type='text'>300 Personel Amankan Pelantikan Bupati Mamasa</title><content type='html'>MamasaOnline - Kepolisian Resort Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, menurunkan 300 personel mengamankan pelantikan Bupati Mamasa, Ramlan Badawi pada sidang paripurna DPRD Mamasa pada Jumat (12/8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Polres (Kapolres) Mamasa, AKBP I Made Sunarto di Mamasa, Kamis, mengatakan, sekitar 300 personel gabungan ini yang akan melakukan pengamanan diantaranya dari Samapta Polres Mamasa, brigade mobil (brimob) dari Polwiltabes Kota Pare-Pare Sulsel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jumlah aparat dari Polres Mamasa sekitar dua pertiga kekuatan atau sekitar 200 personil, brimob sebanyak 30 orang dan tambahan personel Polres Polman,"terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, pelantikan bupati Mamasa, Ramlan Badawi tersebut akan dilaksanakan Jumat pukul 09.00 Wita, oleh gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pak Ramlan akan dilantik menggantikan bupati lama, Obed Negodepparinding, yang diberhentikan oleh Mendagri, Gamawan Fauzi karena kasus korupsi saat menjabat Ketua DPRD Mamasa, periode 2003-2008,"terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Made menyampaikan, kondisi Mamasa hingga jelang pelantikan masih dalam keadaan kondusif dan terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang semula diragukan akan terjadi situasi yang tidak kondusif. Namun setelah melihat kondisi di masyarakat kelihatanya tidak ada reaksi yang dilakukan oleh kelompok tertentu untuk mengacaukan proses pelantikan,"jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, kata dia, jajarannya akan tetap melakukan siaga satu untuk mengantisipasi adanya upaya untuk menggagalkan pelantikan bupati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya. Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, juga menyatakan bahwa situasi Kabupaten Mamasa aman menjelang pelantikan bupati pada Jumat 12 Agustus 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Situasi Mamasa aman hingga saat ini, menjelang acara pelantikan Bupati Mamasa, Ramlan Badawi,"kata Anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berharap, massa kelompok pro maupun kontra atas pelantikan Bupati Mamasa dapat menahan diri, dan berperan dalam membuat situasi Mamasa menjadi kondusif aman dan terkendali dengan tidak berbuat sesuatu yang bersifat anarkis yang dapat mengganggu situasi lancarnya pelantikan Bupati Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Ramlan Badawi yang akan dilantik menjabat sebagai wakil bupati mendampingi Bupati Obed Neggodepparinding yang saat ini telah dinonaktifkan oleh Menteri Dalam Negeri, Gamawan Fauzi karena menjadi terpidana kasus korupsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendagri, resmi memberhentikan Obednego Depparinding dari jabatannya sebagai Bupati Mamasa terhitung 24 Juni lalu yang ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Mendagri bernomor 131.76/486 tahun 2011 tentang pemberhentian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga, kata dia, jabatan Bupati berpindah tangan ke Wakil Bupati Mamasa, Ramlan Badawi sebagai pelaksana tugas (plt) untuk kemudian selanjutnya dijadikan bupati defenitif hingga akhir sisa masa jabatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, Obed divonis bersalah saat menjadi Ketua DPRD Mamasa atas penggunaan dana Sekretariat DPRD Mamasa tahun 2009 sebesar Rp1,2 miliar bersama 23 anggota DPRD Mamasa dan mantan anggota DPRD Mamasa lainnya .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Antara &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-8316569178389929515?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/8316569178389929515/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/08/300-personel-amankan-pelantikan-bupati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8316569178389929515'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8316569178389929515'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/08/300-personel-amankan-pelantikan-bupati.html' title='300 Personel Amankan Pelantikan Bupati Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-3447585189095978224</id><published>2011-08-02T02:29:00.000-07:00</published><updated>2011-08-02T02:30:46.612-07:00</updated><title type='text'>Mamasa, antara Adat dan Negara</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MamasaOnline--Para pegawai negeri sudah menyelesaikan apel siang di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Kamis (28/7). Namun, sekitar pukul 14.00 itu masih ada sekitar lima pengantre di depan ruangan Wakil Bupati Mamasa yang terletak di lantai dua.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ramlan Badawi yang sebelumnya Wakil Bupati Mamasa masih berkantor di ruangan lama sekalipun namanya sudah tertera di papan yang dipasang di depan ruangan Bupati Mamasa. Ramlan adalah Penjabat Sementara Wakil Bupati Mamasa sejak 27 Juni hingga ditetapkan sebagai bupati definitif pada 21 Juli 2011. ”Pelantikan rencananya paling lambat sebelum Lebaran,” kata Ramlan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati terdahulu, Obednego Depparinding, dicopot pada 24 Juni 2011 melalui surat Menteri Dalam Negeri 131.76/846. Obednego dalam posisi sebagai Ketua DPRD Kabupaten Mamasa 2004-2009 divonis penjara satu tahun 8 bulan oleh Mahkamah Agung atas kasus korupsi APBD sebesar Rp 1,28 miliar yang melibatkan 24 anggota DPRD Mamasa periode 2004-2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para wakil rakyat yang lain mendapat vonis sama. Sampai 28 Juli lalu, baru lima yang menyerahkan diri dan dua dijemput paksa oleh Kejaksaan Negeri Polewali Mandar. Sejumlah 17 lainnya dinyatakan buron setelah pemanggilan ketiga yang berakhir 25 Juli tetap diabaikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus korupsi itu sempat memecah kedamaian di Mamasa. Penolakan muncul dari pendukung dan kerabat Obednego. Konflik horizontal tak terhindarkan karena hampir dua bulan jalanan Mamasa tak pernah sepi dari rombongan demonstran dengan parang di tangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekalipun belum ada bukti keterkaitan dengan gelombang unjuk rasa, kantor Dinas Pendidikan Mamasa terbakar pada Selasa (28/6) dini hari. Padahal, dalam kantor itu tersimpan dokumen administrasi pendidikan, termasuk ijazah para siswa. ”Namun, sejak awal sedetik pun tidak boleh berhenti pelayanan kepada masyarakat,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip damai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kurun waktu lebih dari 60 tahun, Mamasa terus bertransformasi. Di era agresi militer Belanda, para tokoh memperjuangkan lahirnya Swapraja Kondosapata. Perjuangan itu sempat kandas saat swapraja dibubarkan dan terbentuklah Kabupaten Polewali Mamasa di wilayah administratif Provinsi Sulawesi Selatan. Hingga tahun 2002, Mamasa akhirnya menjadi kabupaten sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umur Mamasa sebagai kabupaten sendiri memang baru sembilan tahun. Pembangunan yang mendesak, seperti infrastruktur, seakan jalan di tempat. Untuk menuju Mamasa dari Polewali Mandar yang berjarak sekitar 90 kilometer diperlukan waktu setidaknya empat jam. Jalan berbatu yang beberapa bagiannya masih berupa tanah adalah medan yang berat untuk dilewati. Kondisi bisa bertambah buruk ketika hujan saat air menggerus bukit-bukit yang bisa menggelontorkan batu ke jalanan. Alhasil, harga bahan pokok cenderung lebih tinggi karena mahalnya biaya angkut. Harapan Mamasa menjadi destinasi wisata tidak didukung perbaikan akses menuju kawasan wisata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam bahasa setempat, Mamasae berarti kasih dan pengasihan. Adatuo, adat hidup Mamasa, mengajarkan prinsip kedamaian dan saling mengasihi. Benyamin Matasak, Ketua Sekretariat Lembaga Adat Mamasa, mengatakan, orang Mamasa mendahulukan kedamaian di atas segalanya. Ikatan kekeluargaan yang kuat ikut membuat masyarakat sungkan mengorek- ngorek kesalahan orang lain. ”Kami sesungguhnya miskin, tetapi kami hidup tenteram, jadi tidak mengapa,” ujar Benyamin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan seluruh anggota DPRD periode lalu divonis bersalah dalam kasus korupsi, toh mayoritas masyarakat Mamasa seolah tak terpengaruh. Terlebih mereka yang divonis korup itu adalah putra-putri daerah yang masih memiliki akar kekerabatan di Mamasa. Situasi ini seperti membuat masyarakat ikut menutup mata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini masih ada masyarakat yang menilai kasus yang menimpa para wakil mereka itu sebagai musibah, bukan bentuk kejahatan. Kasus korupsi pun bisa jadi hanya dianggap angin lalu jikalau saja media massa tak gencar melaporkannya. Agustinus, warga Kecamatan Tanduk Kalua, misalnya, menyatakan, ”Kami cuma dengar-dengar saja begitu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belenggu adat?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adat Mamasa memberi hukuman berat kepada pencuri. Setelah barang yang dicuri dikembalikan kepada pemiliknya, sang pencuri bisa dihukum denda. Ibarat bertanduk dua, sungguh buruk jika yang divonis bersalah masih melawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut aktivis Mandar Corruption Watch, Rahman Bande, yang ditemui di Polewali, pembangkangan bekas anggota DPRD Mamasa hanya akan menjadi preseden buruk bagi penegakan hukum. Alasan psikologi-massa semestinya tidak dijadikan alasan bagi penegak hukum untuk mengeksekusi vonis yang sudah dijatuhkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rahman pun menekankan, pemberantasan korupsi akan lebih cepat dituntaskan jika rakyat diajak terlibat. Apatisme dan informasi yang tidak memadai menjadi penghambat untuk melawan praktik pejabat yang korup. Praktik korupsi oleh pejabat akan semakin subur jika rakyatnya tidak peduli. Apatisme masyarakat hanya akan membukakan ruang bagi para pejabat korup bersama-sama mencuri uang rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus disadarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya, masyarakat harus disadarkan bahwa uang negara yang dikorupsi juga merupakan hak mereka. Rakyat akan menikmati hasil pembangunan jauh lebih baik andai saja dana yang dianggarkan sesuai peruntukan. ”Masyarakat harus tahu, kalau pejabat tidak korup, jalanan akan lebih baik, fasilitas pendidikan akan lebih baik,” kata Rahman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalahnya, hukum adat kadang tak bisa menjangkau pelaku korupsi uang negara. Masyarakat pun seolah terkena ”belenggu” adat. ”Masyarakat di sini kebanyakan masih berpikir, bagaimana kami bisa kehilangan kalau tidak pernah memiliki,” kata Dominggus Demmatande, tokoh masyarakat dari Kecamatan Balla. ”Padahal, mestinya mereka akan marah kalau merasa uangnya sudah diambil.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat adat Mamasa memegang prinsip semua harus baik, diperbaiki agar menjadi lebih baik. Sebuah lagu daerah yang dihafal masyarakat, ”Kondosapata Uai Sapalelean”, menggambarkan Mamasa sebagai tanah harapan, dengan sungai dan awan merentang bak ukiran dan hasil bumi berlimpah untuk menyejahterakan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, petang di akhir Juli itu, waktu seakan berhenti di Mamasa. Antara adat yang mengikat dan ironi pembangunan oleh negara yang masih seadanya….&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Maria Serenade Sinurat dan Sidik Pramono&lt;br /&gt;Sumber: http://cetak.kompas.com/read/2011/08/02/05404912/mamasa.antara.adat.dan.negara&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-3447585189095978224?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/3447585189095978224/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/08/mamasa-antara-adat-dan-negara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3447585189095978224'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3447585189095978224'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/08/mamasa-antara-adat-dan-negara.html' title='Mamasa, antara Adat dan Negara'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-813336340150441214</id><published>2011-08-01T01:12:00.001-07:00</published><updated>2011-08-01T01:12:53.813-07:00</updated><title type='text'>Kejari Polman Minta 17 Terdakwa Menyerahkan Diri</title><content type='html'>MamasaOnline - Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Muhammad Rizal menegaskan, 17 terdakwa korupsi anggaran DPRD Kabupaten Mamasa harus segera menyerahkan diri sebelum dilakukan upaya paksa seperti yang dilakukan terhadap dua terdakwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Rizal di Polman, Sabtu mengungkapkan, pihaknya akan segera melakukan penangkapan tehadap 17 terdakwa yang hingga saat ini belum menyerahkan diri untuk menjalankan proses eksekusi sesuai putusan Mahkamah Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami tidak segan-segan untuk melakukan upaya paksa kepada 17 dari 24 tedakwa untuk segera menjalankan proses eksekusi dan ini sudah merupakan harga mati, sebab kami telah melakukan tiga kali tahapan pemanggilan, namun beberapa terdakwa belum menjalankan eksekusi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini, dari 24 terdakwa, lima di antaranya telah menjalani eksekusi di Rutan Kelas II B Poleman melalui penyerahan diri secara kooperatif dan dua di antaranya juga telah menjalani eksekusi di tempat yang sama, namun dengan proses penangkapan paksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdakwa yang belum menjalani eksekusi di antaranya adalah Mantan Bupati Mamasa, Obednego Depparinding, Muspida Mandadung, Junaedi, Contantinus Claver, Darwin, Tangnga Paliwanan, Sudirman, Panglo, Andi Asdar Wahab, Daniel Pundu, Yohanes Buntu Langi, Yohanes Karontong, Samuddin dan Muhammad Ridwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, lima terdakwa yang menyerahkan secara kooperatif dan telah menjalani eksekusi sekitar satu bulan lebih, yaitu Muhammad Arifin Baso, Mac Paotonan, Elisabet, Agustinus Leseng dan Simon Kena serta dua terdakwa yang ditangkap paksa yaitu Aco Mea Amri dan Amos Pabundu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah penangkapan paksa yang kami lakukan terhadap dua terdakwa tersebut, kami akan segera menarget 17 terdakwa, untuk itu terdapat kesempatan bagi terdakwa yang belum melakukan eksekusi untuk segera menyerahkan diri," ungkap Risal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, pihaknya telah menentukan target selanjutnya yang menjadi sasaran penangkapan paksa, namun belum bisa menyebutkan siapa nama terdakwa untuk menjaga kerahasiaan dan beberapa kemungkinan yang tidak diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semuanya terserah terdakwa. Kami tidak merasa dirugikan atau diuntungkan jika 17 terdakwa tersebut segera menyerahkan diri, bahkan itu lebih terhormat dan pandangan warga pasti berbeda jika eksekusi yang dijalani secara kooperatif dibanding dilakukan penangkapan paksa," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 17 terdakwa yang belum menyerahkan diri, seluruhnya diperkirakan berada di Mamasa dan Kejari Polman akan segera melakukan koordinasi dengan Polres Polman, Polres Mamasa dan TNI untuk membantu melakukan penangkapan, agar seluruh terdakwa tetap menjalani proses eksekusi. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-813336340150441214?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/813336340150441214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/08/kejari-polman-minta-17-terdakwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/813336340150441214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/813336340150441214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/08/kejari-polman-minta-17-terdakwa.html' title='Kejari Polman Minta 17 Terdakwa Menyerahkan Diri'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-2020050895642709582</id><published>2011-07-31T03:31:00.000-07:00</published><updated>2011-07-31T03:54:57.215-07:00</updated><title type='text'>Terpidana Korupsi APBD Mamasa Diburu ke Gunung</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-itTPKCybu4s/TjUve7w7jyI/AAAAAAAAEYw/heVO5_gyiDs/s1600/konstan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 164px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-itTPKCybu4s/TjUve7w7jyI/AAAAAAAAEYw/heVO5_gyiDs/s320/konstan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5635462717209546530" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline – Aparat kepolisian dan kejaksaan tidak kehilangan cara untuk mengendus 24 mantan anggota legislatif Mamasa yang menjadi terpidana korupsi dana APBD senilai Rp 1,2 miliar. Termasuk Constantianus Claver, yang bersembunyi di perkampungan di puncak Pegunungan Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Constantianus Claver dijemput paksa saat tidur bersama istri di rumah keluarganya di puncak gunung Sumarorong, Sabtu (30/07/2011) malam. Constantianus merupakan terpidana ketiga yang dijemput paksa karena tidak memenuhi putusan kasasi Mahkamah Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rumah tempat Constantianus ditangkap sempat dikepung selama 30 menit oleh puluhan aparat karena ada kekhawatiran dia bakal melarikan diri ke hutan. Petugas baru merapat setelah memastikan tak ada jalan baginya untuk kabur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk menghindari perhatian warga dan massa pendukung Constantianus, untuk menuju lokasi petugas terpaksa berjalan kaki beberapa kilometer sebelum tiba di tempat persembunyiannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kader Partai Pelopor Mamasa yang disergap petugas tadi malam sempat menolak dibawa petugas karena alasan sudah sebulan sakit. Namun pernyataan istrinya tidak membuat aparat percaya begitu saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Constantianus dan terpidana lainnya sudah tiga kali mendapat surat panggilan untuk memenuhi putusan kasasi MA yang memberi tenggat waktu hingga 25 Juli lalu untuk menyerahkan diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat puluhan aparat memenuhi rumahnya, Constantianus akhirnya mengalah dan bersedia dibawa petugas. Berbekal tas dan sarung yang masih melekat di badannya, dia meninggalkan sang istri dan dua anaknya yang masih kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mobil yang membawa Constantinus ke Lapas Polewali dikawal ketat puluhan aparat yang cara berjalan kaki meninggalkan kampung halaman constantianus menuju Lapas Polewali. Setelah menempuh perjalanan selama dua jam lebih dengan kondisi medan jalan yang berat, Contantianus akhirnya tiba di halaman Lapas Polewali pada Minggu (31/7/2011) sekitar pukul 00.30 wita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Constantianus adalah terpidana ketiga yang dijemput paksa petugas kejaksaan dan aparat kepolisian, setelah Aco dan Amos Pabundu ditangkap sehari sebelumnya. Constantianus akan menjalani masa hukuman selama 18 bulan penjara dan membayar denda Rp 50 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandara, Saring SH, menegaskan tim eksekutor kini terus bekerja memburu para terpidana yang menolak memenuhi putusan kasasi mahkamah agung. “Siapapun sama di mata hukum. Mereka yang tidak kooperatif akan dijemput paksa satu persatu,” ujar saring.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga kini sudah delapan terpidana korupsi APBD Mamasa yang dipenjara di Lapas Polewali. Lima di antaranya menyerahkan diri secara suka rela, sedang tiga lainnya ditangkap paksa petugas. (Kompas.com)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-2020050895642709582?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/2020050895642709582/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/07/terpidana-korupsi-apbd-mamasa-diburu-ke.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2020050895642709582'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2020050895642709582'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/07/terpidana-korupsi-apbd-mamasa-diburu-ke.html' title='Terpidana Korupsi APBD Mamasa Diburu ke Gunung'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-itTPKCybu4s/TjUve7w7jyI/AAAAAAAAEYw/heVO5_gyiDs/s72-c/konstan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7809692438941170716</id><published>2011-07-31T03:27:00.000-07:00</published><updated>2011-07-31T03:28:38.961-07:00</updated><title type='text'>Kejari Polman Minta 17 Terdakwa Menyerahkan Diri</title><content type='html'>MamasaOnline - Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Muhammad Rizal menegaskan, 17 terdakwa korupsi anggaran DPRD Kabupaten Mamasa harus segera menyerahkan diri sebelum dilakukan upaya paksa seperti yang dilakukan terhadap dua terdakwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad Rizal di Polman, Sabtu mengungkapkan, pihaknya akan segera melakukan penangkapan tehadap 17 terdakwa yang hingga saat ini belum menyerahkan diri untuk menjalankan proses eksekusi sesuai putusan Mahkamah Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami tidak segan-segan untuk melakukan upaya paksa kepada 17 dari 24 tedakwa untuk segera menjalankan proses eksekusi dan ini sudah merupakan harga mati, sebab kami telah melakukan tiga kali tahapan pemanggilan, namun beberapa terdakwa belum menjalankan eksekusi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hingga saat ini, dari 24 terdakwa, lima di antaranya telah menjalani eksekusi di Rutan Kelas II B Poleman melalui penyerahan diri secara kooperatif dan dua di antaranya juga telah menjalani eksekusi di tempat yang sama, namun dengan proses penangkapan paksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdakwa yang belum menjalani eksekusi di antaranya adalah Mantan Bupati Mamasa, Obednego Depparinding, Muspida Mandadung, Junaedi, Contantinus Claver, Darwin, Tangnga Paliwanan, Sudirman, Panglo, Andi Asdar Wahab, Daniel Pundu, Yohanes Buntu Langi, Yohanes Karontong, Samuddin dan Muhammad Ridwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, lima terdakwa yang menyerahkan secara kooperatif dan telah menjalani eksekusi sekitar satu bulan lebih, yaitu Muhammad Arifin Baso, Mac Paotonan, Elisabet, Agustinus Leseng dan Simon Kena serta dua terdakwa yang ditangkap paksa yaitu Aco Mea Amri dan Amos Pabundu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah penangkapan paksa yang kami lakukan terhadap dua terdakwa tersebut, kami akan segera menarget 17 terdakwa, untuk itu terdapat kesempatan bagi terdakwa yang belum melakukan eksekusi untuk segera menyerahkan diri," ungkap Risal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, pihaknya telah menentukan target selanjutnya yang menjadi sasaran penangkapan paksa, namun belum bisa menyebutkan siapa nama terdakwa untuk menjaga kerahasiaan dan beberapa kemungkinan yang tidak diharapkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semuanya terserah terdakwa. Kami tidak merasa dirugikan atau diuntungkan jika 17 terdakwa tersebut segera menyerahkan diri, bahkan itu lebih terhormat dan pandangan warga pasti berbeda jika eksekusi yang dijalani secara kooperatif dibanding dilakukan penangkapan paksa," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari 17 terdakwa yang belum menyerahkan diri, seluruhnya diperkirakan berada di Mamasa dan Kejari Polman akan segera melakukan koordinasi dengan Polres Polman, Polres Mamasa dan TNI untuk membantu melakukan penangkapan, agar seluruh terdakwa tetap menjalani proses eksekusi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7809692438941170716?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7809692438941170716/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/07/kejari-polman-minta-17-terdakwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7809692438941170716'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7809692438941170716'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/07/kejari-polman-minta-17-terdakwa.html' title='Kejari Polman Minta 17 Terdakwa Menyerahkan Diri'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-997150687890909955</id><published>2011-07-19T08:41:00.000-07:00</published><updated>2011-07-19T08:42:50.742-07:00</updated><title type='text'>Sembako Melambung, Pasar Mamasa Sepi</title><content type='html'>MamasaOnline - Aktivitas perdagangan di pasar sentral Mamasa, Sulawesi Barat, tampak sepi sejak sepekan terakhir. Lorong antarlos dan kios yang biasanya disesaki pengunjung kini terlihat sepi. Hanya tampak sejumlah perempuan berbelanja.&lt;br /&gt;Seharian berjualan di pasar yang datang membeli bisa dihitung jari. Sejak tiga hari terakhir pendapatan yang biasanya Rp 2 juta turun jadi hanya Rp 1 juta bahkan kurang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pedagang menduga kenaikan harga hampir semua jenis sembako menjelang Ramadhan menjadi pemicunya. Diperkirakan hingga sepekan menjelang Lebaran harga-harga barang kebutuhan pokok akan terus naik, menyusul permintaan barang yang meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hajja Hasnah, salah seorang pedagang di pasar yang menjadi sentra penjualan sembako dan sayur mayur itu mengaku pendapatannya merosot. Bila biasanya omzet penjualannya mencapai Rp 2 juta per hari, kini menjadi hanya Rp 1 juta atau bahkan kurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Seharian berjualan di pasar yang datang membeli bisa dihitung jari. Sejak tiga hari terakhir pendapatan yang biasanya Rp 2 juta turun jadi hanya Rp 1 juta bahkan kurang," ujar Hasnah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan harga sembako paling menonjol terjadi pada harga gula, beras, dan telur. Beras kualitas sedang misalnya dijual hingga Rp 155.000 per 20 kilogram, padahal sepekan sebelumnya hanya Rp 135.000. Gula naik menjadi Rp 194.000 dari Rp 165.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Telur ayam ras yang sepekan lalu masih dijual Rp 25 ribu per pak isi 30 butir naik menjadi Rp 31.000. Harga bawang merah mengalami lonjakan cukup tinggi dari Rp 20.000 per kilogram naik hingga Rp 30.000 per kilogram.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenaikan harga sembako, selain yang biasanya terjadi menjelang Ramadhan atau Lebaran, juga merupakan dampak kegagalan produksi pertanian di sejumlah wilayah di Mamasa akibat cuaca buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kompas.com&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-997150687890909955?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/997150687890909955/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/07/sembako-melambung-pasar-mamasa-sepi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/997150687890909955'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/997150687890909955'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/07/sembako-melambung-pasar-mamasa-sepi.html' title='Sembako Melambung, Pasar Mamasa Sepi'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-6342493006636054890</id><published>2011-07-19T08:40:00.000-07:00</published><updated>2011-07-19T08:41:32.655-07:00</updated><title type='text'>Digagalkan, Penyelundupan BBM ke Mamasa</title><content type='html'>MamasaOnline — Anggota Satlantas Polres Mamasa, Sulawesi Barat, menahan seorang sopir truk karena berupaya menyelundupkan ribuan liter BBM jenis premium dalam Operasi Patuh Jaya di perbatasan Kota Mamasa, Senin (18/7/2011) pagi.&lt;br /&gt;Maraknya aksi penyelundupan BBM antarkabupaten dan provinsi ini diduga menjadi salah satu pemicu langkanya BBM, terutama jenis premium, di wilayah Sulbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sopir bernama Asri itu ditahan beserta truk dan 18 drum BBM di Mapolres Mamasa. Asri mengaku mengambil BBM itu dari Polewali Mandar, Sulawesi Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ke-18 drum premium itu rencananya dijual ke sejumlah pengecer di Mamasa dengan harga lebih mahal. "Akan dibagikan ke pengecer dan pemilik kanvas yang sudah jadi langganan," ujar Asri saat diperiksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraknya aksi penyelundupan BBM antarkabupaten dan provinsi ini diduga menjadi salah satu pemicu kelangkaan BBM, terutama jenis premium, di wilayah Sulbar. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Satlantas Polres Mamasa Ipda Rusdi Said menyatakan, truk pengangkut BBMyang dikemudikan asri diamankan polisi karena mengangkut BBM bersubsidi tanpa disertai faktur dan dokumen resmi lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemilik barang (truk dan premium) belum ditangkap, tetapi identitasnya sudah diketahui. Penyelundupan itu diduga dari Polewali Mandar ke Mamasa," ujar Rusdi Said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kompas.com&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-6342493006636054890?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/6342493006636054890/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/07/digagalkan-penyelundupan-bbm-ke-mamasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6342493006636054890'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6342493006636054890'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/07/digagalkan-penyelundupan-bbm-ke-mamasa.html' title='Digagalkan, Penyelundupan BBM ke Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7044307552748798474</id><published>2011-06-28T07:41:00.001-07:00</published><updated>2011-06-28T07:41:46.740-07:00</updated><title type='text'>Kantor Pemerintah Mamasa Dibakar Orang tak Dikenal</title><content type='html'>MAMASA (TCN) – Kantor gabungan pemerintah di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, dibakar oleh orang tak dikenal pada pukul 00.30 WITA pada Senin dinihari (27/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres Kabupaten Mamasa, I Made Sunarta, yang dihubungi melalui telepon selularnya Mamuju-Mamasa, Selasa, membenarkan, jika kantor gabungan pemerintahan di daerahnya terbakar yang diduga dilakukan oleh oknum yang tidak bertaggungjawab.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Memang benar ada peristiwa pembakaran kantor gabungan pemerintahan di Mamasa. Namun, tidak semuanya kantor gabungan tersebut dilalap sijago merah, karena langsung berhasil dipadamkan setelah warga dan petugas pemadam berhasil menjinakkan api yang sudah berkobar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Api baru bisa dipadamkan sekitar beberapa menit kemudian. Namun, kantor Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Mamasa rata dengan tanah,” kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Made Sunarta mengemukakan, pihaknya masih melakukan pengamanan lokasi kejadian sembari menunggu hasil pemeriksaan oleh tim labfor Polda Sulselbar untuk menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami belum bisa memastikan apakah dilakukan oleh kelompok massa yang tidak puas dengan adanya putusan Mahkama Agung terkait vonis terhadap terpidana kasus korupsi anggaran sekretariat DPRD Mamasa periode 2004-2009, yang melibatkan Obed Nego Depparinding bersaama 23 terpidana lainnya,” tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, terbakarnya kantor pemerintahan di Mamasa ini kuat dugaan karena adanya aksi profokasi yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab pasca tersiarnya kabar bahwa Bupati Mamasa, Obed Nego akan diberhentikan oleh Menteri Dalam Negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, putusan MA telah menetapkan Obed Nego bersama 23 terpidana harus menjalani proses hukuman di kantor Kejaksaan Negeri Polman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kasus korupsi anggaran sekretaris DPRD Mamasa periode 2004-2009 yang melibatkan Obed dan kawan-kawan saat menjabat anggota dewan telah mendapat putusan MA yang saat ini ditangani Kejari Polman,” kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berharap, para terpidana kasus korupsi diharapkan tidak melakukan upaya-upaya untuk menghalang-halangi proses hukum, apalagi jika harus melakukan tindakan pengerahan massa maupun melakukan aksi lainnya yang memicu tidak kondusifnya daerah hasil pemekaran kabupaten Polman ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Masyarakat di Mamasa diharapkan dewasa menyikapi kasus yang menimpa Pak Obed. Proses hukum harus dijalankan tanpa harus mempersulit para penegak hukum untuk melaksanakan tugas atas putusan MA yang sifatnya incra atau final,” ungkap dia.&lt;br /&gt;I Made Sunarta mengemukakan, situasi Mamasa kembali memanas pascaadanya kabar bahwa orang pertama ini akan diberhentikan dari jabatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Inilah yang membuat daerah Mamasa tiba-tiba memanas. Kami tidak pastikan apakah aksi pembakaran dilakukan ada kaitannya dengan kasus yang menimpa pak Obed karena yang memastikan adalah hasil pemeriksaan,”kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7044307552748798474?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7044307552748798474/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/kantor-pemerintah-mamasa-dibakar-orang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7044307552748798474'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7044307552748798474'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/kantor-pemerintah-mamasa-dibakar-orang.html' title='Kantor Pemerintah Mamasa Dibakar Orang tak Dikenal'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-2648117581610668929</id><published>2011-06-27T08:32:00.000-07:00</published><updated>2011-06-27T08:33:41.445-07:00</updated><title type='text'>H Ramlan Plt Bupati Mamasa</title><content type='html'>JAKARTA (TCN) -- Mendagri Gamawan Fauzi telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian tetap Bupati Mamasa, Obednego Depparinding.  Pasalnya,   proses hukum kasus dugaan korupsi di sekretariat DPRD yang merugikan negara sebesar Rp 1.280.945.000 sudah berkekuatan hukum tetap (incrach), menyusul telah keluarnya putusan kasasi dari Mahkamah Agung (MA).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapuspen Kemendagri Reydonnizar Moenek menyebutkan, SK Mendagri mengenai pemberhentian tetap Bupati Mamasa ini bernomor 131.76/846 Tahun 2011 tanggal 24 Juni 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, kata Reydonnizar, Mendagri menunjuk Wakil Bupati H Ramlan, sebagai Plt Bupati sampai ada keputusan lebih lanjut.  "Dan SK dimaksud telah diterima Gubernur melalui Kepala Biro Pemerintahan yang akan disampaikan gubernur kepada yang bersangkutan," terang Reydonnizar Monoek kepada wartawan di kantornya, Senin (27/6).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dijelaskan Reydonnyzar, Obed, Bupati Mamasa periode 2008-2013, berdasar putusan kasasi MA No.2440 K/Pidsus/2010, 17 Maret 2011 dinyatakan telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana turut serta melakukan tindak pidana korupsi yang dilakukan secara berlanjut dengan pidana penjara 1 tahun 8 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya putusan itu, kata Reydonnizar, mendagri telah menyampaikan surat Nomor 356/2154/Otda, tanggal 19 Mei 2011, yang ditujukan kepada Gubernur Sulbar Anwar Adnan Saleh agar menyampaikan usulan pemberhentian Obednego dari jabatannya sebagai bupati Mamasa, dengan melampirkan putusan kasasi MA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun, hingga batas waktu yang ditentukan, usulan dimaksud belum disampaikan, mendagri mengambil langkah diberhentikan.  Alasannya, sudah ada putusan hukum tetap. Ini untuk kepastian hukum dan penyelenggaraan pemerintahan di Mamasa," beber Doni, panggilan akrab Reydonnizar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari laman resmi mahkamahagung.go.id, disebutkan bahwa MA telah menjatuhkan hukuman penjara satu tahun delapan bulan kepada Obednego Depparinding yang juga mantan ketua DPRD Mamasa periode 2004-2009.  MA juga memvonis 23 mantan anggota DPRD Masa periode 2004-2009  dengan hukuman yang sama. Bupati Mamasa, dan 23 anggota DPRD setempat diputus bersalah  dalam kasus dugaan korupsi di sekretariat DPRD yang merugikan negara sebesar Rp 1.280.945.000.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: JPNN.COM&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-2648117581610668929?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/2648117581610668929/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/h-ramlan-plt-bupati-mamasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2648117581610668929'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2648117581610668929'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/h-ramlan-plt-bupati-mamasa.html' title='H Ramlan Plt Bupati Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-5536758676567136269</id><published>2011-06-12T11:20:00.000-07:00</published><updated>2011-06-12T11:21:34.627-07:00</updated><title type='text'>Perlambat Eksekusi, 24 Terdakwa akan Rugi</title><content type='html'>TCN – Terdakwa kasus korupsi 24 pejabat Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, dianggap akan rugi jika dengan sengaja menghambat berjalannya proses eksekusi sebab akan menghilangkan peluang mendapatkan keringanan hukuman melalui remisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Ada banyak momentum yang bisa dimanfaatkan bagi 24 terdakwa untuk meringankan hukumannya. Diantaranya adalah remisi 17 Agustus, remisi hari raya Natal dan Idul Fitri,” ujar Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Polewali Mandar, Sulbar, Muhammad Syukur di Polman, Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengaku, selain beberapa momentum tersebut, masih banyak lagi peluang yang harus menjadi pertimbangan bagi terdakwa untuk mempercepat eksekusi agar tidak kehilangan momentum dan dakwaan yang dijatuhkan selama 1,8 tahun penjara bisa tidak berkurang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lain bila sikap kooperatif yang ditunjukkan para terdakwa untuk segera menyerahkan diri setelah dilakukan panggilan akan menjadi penilaian tersendiri bagi Kejari untuk memberikan keringanan hukuman melalui remisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Namun, jika beberapa terdakwa masih melakukan perlawanan hukum dan mencoba memperlambat jalannya proses eksekusi maka akan menjadi catatan tersendiri bagi Kejari untuk memberikan pertimbangan jika akan mengajukan remisi,” jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukur mebeberkan, beberapa terdakwa kasus ini sudah ingin menyerahkan diri agar proses hukumnya segera dijalankan dan tidak menyia-nyiakan beberapa momentum untuk mendapatkan remisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, semakin cepat proses eksekusi ini berlangsung maka semakin cepat pula terdakwa keluar dari tahanan, karena masa kurungan akan dihitung sesuai dengan waktu terdakwa menjalani hukuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu, Syukur menganggap terdakwa akan rugi jika sengaja memperlambat proses hukumnya sebab Kejari juga akan terhambat mempercepat berjalannya proses eksekusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengatakan, secara aturan hukum proses eksekusi ini tidak mengharuskan 24 terdakwa dieksekusi secara bersamaan. Seluruhnya tergantung dari sikap kooperatif setiap terdakwa untuk mempercepat proses hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kami bahkan merasa terbantu jika tanpa proses yang rumit dari seluruh terdakwa yang mantan anggota DPRD Kabupaten Mamasa dan salah seorang diantaranya Bupati Mamasa, Obednego untuk segera menyerahkan diri dan dilakukan eksekusi, sebab cepat atau lambat seluruh terdakwa tetap harus menjalani hukuman penjara selama 1,8 tahun,” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-5536758676567136269?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/5536758676567136269/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/perlambat-eksekusi-24-terdakwa-akan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5536758676567136269'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5536758676567136269'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/perlambat-eksekusi-24-terdakwa-akan.html' title='Perlambat Eksekusi, 24 Terdakwa akan Rugi'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-8497385797082797603</id><published>2011-06-09T17:17:00.000-07:00</published><updated>2011-06-09T17:18:06.575-07:00</updated><title type='text'>Bandara Sumarorong Mamasa Beroperasi 2013</title><content type='html'>MamasaOnline - Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Provinsi Sulawesi Barat, mengemukakan, Bandara Sumarorong di Kabupaten Mamasa, akan mulai beroperasi 2013, sementara saat ini dalam tahap perintisan infrastruktur pembangunan bandara di wilayah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sulawesi Barat,H.Ismail Zainuddin yang ditemui di ruang kerjanya, Kamis, mengemukakan, pembangunan bandara tahap pertama menggunakan anggaran pendapatan belanja nasional (APBN) tahun anggaran 2011 melalui Kementerian Perhubungan sebesar Rp50 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, untuk bisa merampungkan pembangunan bandara itu maka tentu pemerintah harus kembali menyiapan dana besar hingga Rp100 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu kata dia, Pemprov Sulbar kembali mengharapkan ada tambahan tahap selanjutnya guna merampungkan pembangunan secara total sehingga tahun 2013 telah dapat didarati pesawat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tambahan anggaran ini akan kita usulkan kepada pemerintah pusat agar kembali mengalokasikan kelanjutan pembangunan hingga Rp100 miliar,"tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengemukakan, alokasi dana tahap kedua pembangunan bandara ini akan diupayakan bisa dialokasikan melalui APBN-P tahun 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang kebutuhan anggaran cukup tinggi karena bukan hanya landasan pacu yang akan kita bangun namun berbagai fasilitas lainnya harus disiapkan sebagai penunjang kebutuhan penerbangan di daerah itu seperti perumahan, terminal dan pembangunan infrastruktur lainnya,"ungkap Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ismail yang juga mantan Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Sulbar ini mengemukakan, pembangunan Bandara Sumarorong tersebut dianggap sangat penting seiring dengan dicanangkannya Mamasa sebagai daerah destinasi wisata Sulbar tahun 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika sarana bandara bisa beroperasi maksimal, maka jelas akan memacu meningkatnya jumlah wisatawan masuk ke Mamasa. Apalagi, saat ini pemprov Sulawesi Selatan juga meningkatkan pengembangan wisata di Kabupaten Tanah Toraja,"tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dikatakannya, daerah Mamasa dijadikan daerah destinasi wisata karena memiliki kemiripan dengan potensi wisata yang dimiliki Kabupaten Tanah Toraja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Makanya, pemprov Sulbar menangkap peluang ini untuk mengembangkan pariwisata di daerah Mamasa. Kami yakin, potensi wisata di Mamasa akan mampu menarik minat wisatawan masuk ke Sulbar baik wisatawan nusantara maupun mancanegara,"ungkap Ismail.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, daerah Mamasa hanya dapat berkembang apabila mendorong sektor pengembangan pariwisata dan beberapa sektor pengembangan perkebunan komoditi kopi dan kakao.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hasil pertanian komoditi ini pun harus di tunjang saranan infrastruktur jalan yang memadai dan itu juga menjadi sebuah kebutuhan untuk menunjang majunya sektor wisata Mamasa,"tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kata dia, Pemkab Mamasa juga diharapkan mampu membangun infrastruktur jalan yang memadai untuk mensingkronkan program yang ada di daerah itu.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-8497385797082797603?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/8497385797082797603/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/bandara-sumarorong-mamasa-beroperasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8497385797082797603'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8497385797082797603'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/bandara-sumarorong-mamasa-beroperasi.html' title='Bandara Sumarorong Mamasa Beroperasi 2013'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-4452272059004490469</id><published>2011-06-09T17:14:00.000-07:00</published><updated>2011-06-09T17:17:35.070-07:00</updated><title type='text'>Mahasiswa Mamasa Demo di Kejati Sulselbar</title><content type='html'>MamasaOnline-- Aliansi Mahasiswa peduli rakyat (Ampera) melakukan demo di depan Kantor Kejati (Kejaksaan Tinggi) Sulselbar Jl. Urip Sumohardjo Kamis (9/6). Orasi dibuka pada jam 12.30 oleh Jenderal lapangan, Vinsen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam orasinya, Vinsen meminta kepada Kejaksaan Tinggi Sulselbar agar segera melakukan eksekusi terhadap pelaku kasus korupsi di Mamasa. Mereka juga mengancam bahwa jika tindakan mereka tidak di tanggapi, maka mereka akan melakukan aksi yang lebih besar dengan jumlah yang lebih banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demo berjalan tertib dengan keamanan yang minim. Mereka juga meminta bertemu dengan Kepala Kejaksaan Tinggi untuk menyampaikan aspirasi mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rombongan kemudian disambut oleh Asisten Intelejen Kejaksaan Tinggi Sulselbar, Dedi Siswadi. Di depan para pendemo, Dedi menjelaskan bahwa hingga saat ini Pengadilan Negeri Polewali belum membuat salinan putusan mahkamah agung yang mengakibatkan kasus tersebut belum dieksekusi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita menunggu langkah kedua Pengadilan Negeri Polewali yang akan menyampaikan salinan putusan Mahkamah Agung,"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih menurut Dedi, bahwa Pengadilan Negeri Mamasa baru menyampaikan salinan pemberitahuan sebagai langkah pertama dan masih menunggu salinan putusan Mahkamah Agung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Yang baru ada sampai saat ini adalah salinan pemberitahuan sebagai langkah pertama, dan eksekusi akan dilakukan oleh kejaksaan tinggi Polewali dan kemudian menyampaikannya kepada Kejaksaan Tinggi Sulselbar," terang Dedi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah mendengar penjelasan dari Asisten Intelejen Kejati Sulselbar, pengunjuk rasa kemudian meninggalkan Kejati dengan tertib. Sebelumnya, mereka mengungkapkan keinginan agar kasus tersebut berjalan dengan baik dan setransparan mungkin. [KM]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kabar Makassar&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-4452272059004490469?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/4452272059004490469/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/mahasiswa-mamasa-demo-di-kejati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4452272059004490469'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4452272059004490469'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/mahasiswa-mamasa-demo-di-kejati.html' title='Mahasiswa Mamasa Demo di Kejati Sulselbar'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-4158129403471619863</id><published>2011-06-09T17:13:00.000-07:00</published><updated>2011-06-09T17:14:10.098-07:00</updated><title type='text'>Usai Sertijab, Kajati Bahas Khusus Mamasa</title><content type='html'>MamasaOnline-- Usai serah terima jabatan, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulselbar yang baru, Fietra Sany langsung menggelar rapat mendadak di Kejati Sulselbar Jl Urip Sumohardjo, kemarin. Pada rapat tersebut Kajati secara khusus membahas tentang kasus 24 mantan anggota DPRD Mamasa periode 2004-2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rapat tersebut dilakukan di ruang Asisten Pidana Umum mulai pukul 14.30 Wita hingga sore. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari Kejati soal hasil rapat tersebut.&lt;br /&gt;Namun, saat rapat tampak yang hadir Kajari Mamasa Saleh Gunawan, Kajari Polewali Saring dan Kajari Makassar Haruna.&lt;br /&gt;Kajari Polewali Saring yang ditanya wartawan soal proses eksekusi 24 mantan anggota DPRD Mamasa mengaku belum melakukan eksekusi karena belum menerima salinan putusan MA.&lt;br /&gt;"Kami belum bisa melaksanakan eksekusi, sebab kami belum menerima salinan putusan kasasi dari Mahkamah Agung RI secara utuh. Kami hanya menerima akta pemberitahuan putusan dari Pengadilan Negeri Polewali," katanya.&lt;br /&gt;Saring juga membantah jika pihaknya terkesan lambat menyikapi putusan MA tersebut. "Tugasnya pengadilan memberitahukan dan memberikan salinan putusan kasasi secara lengkap dan utuh. Setelah itu kita pelajari isinya dan segera melakukan upaya eksekusi," jelas Saring.&lt;br /&gt;Sementara itu, Kajari Mamasa Saleh Gunawan membantah jika Kejari Mamasa yang akan melaksanakan eksekusi. "Tanyakan langsung ke Kajari Polewali," jelas Saleh Gunawan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: BKM&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-4158129403471619863?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/4158129403471619863/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/usai-sertijab-kajati-bahas-khusus.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4158129403471619863'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4158129403471619863'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/usai-sertijab-kajati-bahas-khusus.html' title='Usai Sertijab, Kajati Bahas Khusus Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-1235134410322840845</id><published>2011-06-03T03:45:00.000-07:00</published><updated>2011-06-03T03:48:00.805-07:00</updated><title type='text'>Anwar Belum Usul Pemberhentian Obednego</title><content type='html'>MamasaOnline -- Gubernur Sulawesi Barat, Anwar Adnan Saleh, meminta semua pihak menghargai proses hukum yang ada dan jangan berandai-andai. Terkait upaya eksekusi yang akan dilakukan terhadap Bupati Mamasa Obednego Depparinding, gubernur menyerahkannya ke aparat hukum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tentang putusan Mahkamah Agung kasus Obed dan kawan-kawan, kami akan tetap mencermati perkembangan di Pengadilan Negeri Polewali," kata Anwar Adnan Saleh melalui pesan singkat, Kamis, 2 Juni.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anwar yang saat ini berada di Jakarta juga menyatakan belum mengusulkan pemberhentian Obednego sebagai Bupati Mamasa. "Apakah gubernur akan mengusulkan pemberhentian? Kalau itu dikehendaki oleh undang-undang maka itu akan kami lakukan," sebut Anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anwar mengaku baru tahu salinan putusan telah tiba di MA dari pemberitaan media. "Saya baru tahu dari Anda, karena kemarin saya di Bappenas dan hari ini libur panjang. Tapi besok saya akan ke Sulbar untuk rapat koordinasi persiapan Kemilau Sulawesi, minggu kedua Juli 2011," sebut Anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelum mengambil keputusan, Gubernur Sulbar akan berkonsultasi dengan Mendagri terkait langkah yang akan diambil. Salah satu opsi yang disiapkan adalah menonaktifkan Obednego sambil memberi kesempatan melakukan peninjauan kembali (PK).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apakah langsung menonaktifkan yang bersangkutan sambil memberi kesempatan untuk melakukan peninjauan kembali atau mungkin ada langkah lain. Itu nanti kita akan lihat, yang tidak akan ada langkah yang melanggar koridor hukum," janji Anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salinan keputusan Mahkamah Agung terkait vonis Obednego dan 23 mantan anggota DPRD Mamasa lainnya sudah diterima Pengadilan Negeri Polewali pada Rabu, 1 Juni. Ketua Pengadilan Negeri Polewali memastikan adanya salinan tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Fajar Online.com&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-1235134410322840845?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/1235134410322840845/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/anwar-belum-usul-pemberhentian-obednego.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1235134410322840845'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1235134410322840845'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/06/anwar-belum-usul-pemberhentian-obednego.html' title='Anwar Belum Usul Pemberhentian Obednego'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7189188018514134856</id><published>2011-05-28T19:47:00.000-07:00</published><updated>2011-05-28T19:50:04.725-07:00</updated><title type='text'>Mantan Kadis PU Mamasa Divonis Setahun Penjara</title><content type='html'>MamasaOnline - Mantan kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, divonis satu tahun penjara oleh Pengadilan Negeri (PN) Polewali Mandar dalam kasus korupsi sebesar Rp232 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah melalui beberapa kali persidangan, Mantan Kadis PU Mamasa, Ariel Z Ponno, divonis selama satu tahun penjara karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi dan harus mengembalikan seluruh kerugian negara," kata Ketua PN Polman, H Rochmad di Polman, Sabtu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ariel yang kini menjabat sebagai kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Mamasa, juga harus membayar denda sebesar Rp50 juta subsidair dua bulan penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ariel terbukti melakukan kesalahan secara sah dan meyakinkan melanggar Pasal 3 junto Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi, junto Pasal 55 ayat (1) KUHP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terpidana juga telah mengembalikan seluruh kerugian negara sehingga vonis yang dijatuhkan merupakan salah satu kebijakan PN yang meringankan, dibanding vonis yang akan dijatuhkan sebelum mengembalikan seluruh kerugian negara," papar Rochmad.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Putusan majelis hakim yang diketuai Rocmad dan dua hakim anggota yakni Erven L Kaseh dan Glorius Agundoro juga lebih ringan jika dibanding tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) kejaksaan negeri Mamasa selama 1,6 tahun penjara ditambah denda Rp50 juta subsidair tiga bulan penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terpidana divonis PN Polman akibat kasus korupsi dana rutin Dinas PU Mamasa tahun anggaran 2007 yang telah melalui proses persidangan beberapa kali dan akhirnya diputuskan melalui pertimbangan PN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia dinyatakan bersalah sebab telah memerintahkan bendahara dana rutin Dinas PU Mamasa, Herleng, untuk mengeluarkan dana tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, hal tersebut dinilai salah akibat penggunaan anggaran tidak tertuang dalam mata anggaran dan dalam Rencana Kebijakan Anggaran (RKA) Dinas PU Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagian anggaran tersebut digunakan untuk pinjaman sementara beberapa pihak, termasuk digunakan sendiri olah terpidana secara pribadi, bahkan dengan sengaja Aiel telah memerintahkan Herleng untuk mengeluarkan dana rutin sebesar Rp28,85 juta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai pembacaan tuntutan, Ariel langsung melakukan banding atas putusan yang dianggapnya belum sesuai dengan harapan dan menganggap tidak ada lagi vonis pemberat sebab telah mengembalikan seluruh kerugian negara yang dituntut JPU.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, JPU Kejari Mamasa tidak menaggapi langsung banding yang diajukan Arial dan akan mengambil tindakan setelah dianggap diperlukan.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7189188018514134856?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7189188018514134856/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/mantan-kadis-pu-mamasa-divonis-setahun.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7189188018514134856'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7189188018514134856'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/mantan-kadis-pu-mamasa-divonis-setahun.html' title='Mantan Kadis PU Mamasa Divonis Setahun Penjara'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-755054580881118275</id><published>2011-05-26T09:50:00.000-07:00</published><updated>2011-05-26T09:51:42.513-07:00</updated><title type='text'>Miniatur Rumah Adat Mamasa Tembus Pasar Amerika Serikat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-HZG6_BUcpcA/Td6FFBRFCII/AAAAAAAAEXY/_KltT8GEpBk/s1600/miniatur%2Bmamasa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 160px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-HZG6_BUcpcA/Td6FFBRFCII/AAAAAAAAEXY/_KltT8GEpBk/s320/miniatur%2Bmamasa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5611068507036125314" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline – Bonggamalona, warga Desa Rantekatoan, Kecamatan Mamasa, Sulawesi Barat, sehari-hari menekuni kerajinan pembuatan miniatur rumah adat banua sura’ atau rumah ukir khas Mamasa. Usahanya kini menembus pasar Amerika.&lt;br /&gt;Berawal dari keprihatinan makin tergerusnya perhatian masyarakat terhadap rumah adat Mamasa, pria paruh baya ini sejak 10 tahun terakhir menggeluti profesi sebagai pembuat miniatur banua sura dari limbah kayu bekas yang sudah dibuang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan tekun ia menyusun rangkaian kayu hingga berbentuk miniatur rumah adat khas Mamasa. Selain memanfaatkan limbah kayu bekas, Bonggamalona juga menggunakan bahan-bahan alami agar rumah adat miniatur buatannya benar-benar menyerupai aslinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti pada proses pengecatan, ia menggunakan tanah liat berwarna yang mudah ditemukan di wilayah Mamasa. Karena hanya dilakoninya sendiri, satu buah miniatur dirampungkan Bonggamalona lebih kurang satu bulan. Untuk satu buah rumah adat, Bonggamalona mematok harga Rp 5 juta hingga Rp 10 juta tergantung ukurannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan hanya mengandalkan peralatan konvensional, hasil buah tangannya sudah menembus pasar lokal dan juga internasional. Tak sedikit wisatawan mancanegara tertarik dengan miniatur rumah adat Mamasa. Miniatur rumah adat karya Bonggamalona juga sudah “terbang” ke Amerika Serikat serta negara-negara Eropa, seperti Inggris, Jerman, dan Perancis. Untuk pasar nasional, hasil kerajinannya banyak dijual di Bali dan Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya bangga karena karya saya tidak hanya diminati masyarakat lokal Indonesia, tetapi juga para turis. Warga Amerika pernah memesan miniatur rumah adat untuk dibawa pulang,” ujar Bonggamalona.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski hasil kerajinan Bonggamalona sedikit lebih mahal dari perajin miniatur rumah adat lainnya di Kabupaten Mamasa, sejumlah konsumen tetap memilih memesan di tempatnya. Hal itu karena miniatur rumah adat buatan Bonggamalona dinilai lebih orisinil dan filosofi bentuk rumahnya tetap terjaga seperti aslinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Saya suka karena mirip bentuk aslinya. Filosofi bentuk dan ornamen rumahnya juga masih tetap terjaga seperti aslinya,” ujar Federick Depparaba, seorang konsumen yang sedang mengecek pesanannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, meski pesanan melimpah, usaha Bonggamaloba justru jalan di tempat lantaran ia tak punya modal untuk mengembangkan kerajinan khas Mamasa ini. Bonggamalona hanya bisa memproduksi paling banyak dua buah miniatur rumah Mamasa dalam sebulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekurangan modal membuat usaha yang sudah puluhan tahun ini semakin tersisih dan terancam gulung tikar. Keterbatasan sarana dan prasarana untuk mendukung usahanya juga menjadi kendala lain Bonggamalona memenuhi permintaan pelanggan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepatutnya usaha yang berpotensi mengangkat roda perekonomian daerah mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kompas.com&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-755054580881118275?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/755054580881118275/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/miniatur-rumah-adat-mamasa-tembus-pasar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/755054580881118275'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/755054580881118275'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/miniatur-rumah-adat-mamasa-tembus-pasar.html' title='Miniatur Rumah Adat Mamasa Tembus Pasar Amerika Serikat'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-HZG6_BUcpcA/Td6FFBRFCII/AAAAAAAAEXY/_KltT8GEpBk/s72-c/miniatur%2Bmamasa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-6343896253725282100</id><published>2011-05-23T05:12:00.001-07:00</published><updated>2011-05-23T05:12:47.905-07:00</updated><title type='text'>Kapolres : Pasca Demonstrasi, Kondisi Mamasa Konduksif</title><content type='html'>MamasaOnline - Kapolres Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, AKBP I Made Sunarta memastikan, pasca aksi demonstrasi yang dilakukan pendukung bupati, Obednego Depparinding, situasi dan kondisi Mamasa aman dan kondusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Situasi kota Mamasa terkendali, aman dan kondusif setelah gelombang demonstrasi dilakukan oleh pendukung setia Bupati, Obednego terkait lahirnya putusan Mahkamah Agung (MA) yang mengabulkan kasasi Kejaksaan Negeri Kabupaten Polman dan menyatakan, Bupati Mamasa dijatuhkan Vonis Penjara selama satu tahun enam bulan penjara karena dianggap terlibat melakukan korupsi," tutur I Made Sunarta di Mamuju, Minggu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, saat ini gelombang aksi massa sudah tidak ada dan aktivitas perkantoran yang sempat lumpuh kini kembali berjalan normal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang satu pekan yang lalu aktivitas pemerintahan di Mamasa tidak berjalan normal setelah pendukung Bupati melakukan aksi unjuk rasa dan melakukan penyegelan kantor pemerintah setempat," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres mengemukakan, langkah yang dilakukan jajarannya untuk menjaga situasi Mamasa menjadi kondusif dilakukan dengan cara persuasif dengan melakukan pendekatan ke berbagai tokoh, diantaranya tokoh lintas agama, tokoh adat serta tokoh pemuda yang ada di daerah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita berharap sistuasi Mamasa semakin membaik sehingga aktivitas pemerintah maupun masyarakat bisa berjalan normal. Yang paling kami waspadai adanya oknum yang memanfaatkan situasi dengan mengarahkan isu tersebut menjadi isu Sara mengatasnamakan agama," tutur Kapolres.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;I Made mengatakan, tujuh tahun silam atau tahun 2003 yang lalu, Mamasa sempat menjadi salah satu daerah konflik berdarah karena diduga masyarakat setempat diprovokasi dengan isu Sara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kondisi Mamasa tahun 2003 tidak boleh terjadi. Makanya, aparat kepolisan tetap melakukan siaga satu untuk memastikan Mamasa tetap aman-aman saja," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, tak ada tambahan personil pasca aksi demonstrasi yang terjadi akhir-akhir ini di kota Bumi Kondosapata itu sehingga sempat tak kondusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang saat ini kami tetap memberlakukan siaga satu dengan menyiapkan sebanyak 120 personil yang ditempatkan pada titik strategis terjadinya aksi unjuk rasa. Namun begitu, kami belum melakukan tambahan personil dari luar karena Mamasa berangsur-angsur pulih," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapolres mengemukakan, sebelumnya ratusan pendukung Bupati Mamasa dengan bersenjatakan benda tajam berunjuk rasa menolak Bupati divonis penjara, kondisi itu menjadikan Mamasa sedikit tidak kondusif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam putusan MA itu dinyatakan bahwa Bupati Mamasa sewaktu menjabat sebagai anggota DPRD Mamasa bersama 23 anggota DPRD Mamasa lainnya periode 2004-2009 dianggap melakukan tindak pidana korupsi anggaran sekretariat dewan sekitar Rp23 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kata dia, setelah massa pendukung Bupati Mamasa, dikunjungi Gubernur Sulbar dan Gubernur menyatakan salinan putusan MA itu belum diterimanya secara resmi sehingga Bupati Mamasa tidak akan divonis atau diberhentikan dari jabatannya, maka massa itu membubarkan diri dengan tertib kembali ke desanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tetapi personel di Mamasa tetap disiagakan untuk mengantisipasi dan mengamankan situasi jangan sampai massa yang sudah pulang kembali ke masing masing desanya itu kembali, karena mendengar kabar yang belum tentu benar terkait masalah yang dialami bupati dukungan mereka," ucapnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber: Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-6343896253725282100?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/6343896253725282100/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/kapolres-pasca-demonstrasi-kondisi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6343896253725282100'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6343896253725282100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/kapolres-pasca-demonstrasi-kondisi.html' title='Kapolres : Pasca Demonstrasi, Kondisi Mamasa Konduksif'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-2386555187739746827</id><published>2011-05-19T01:43:00.001-07:00</published><updated>2011-05-19T01:45:06.839-07:00</updated><title type='text'>Heli Gubernur Sulbar nyaris disandera di Mamasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-KkFokb_dsUY/TdTYZXPvoJI/AAAAAAAAEXQ/kMupAySZqqo/s1600/mamasa%2Bfoto.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 159px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-KkFokb_dsUY/TdTYZXPvoJI/AAAAAAAAEXQ/kMupAySZqqo/s320/mamasa%2Bfoto.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5608345366231490706" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MAMASA (TCN) — Tak puas dengan orasi Gubernur Sulawesi Barat Anwar Adnan Saleh terkait kasus yang membelit Bupati Mamasa Obednego Depparinding dan 23 mantan anggota DPRD setempat, massa Obed nyaris menyandera helikopter yang membawa rombongan gubernur di Mamasa, Rabu 18 Mei.&lt;br /&gt;Gubernur Anwar Adnan hadir di Mamasa untuk bertemu Obednego. Dalam kunjungan itu, mantan anggota DPR RI itu menyempatkan diri untuk berpidato di Lapangan sepak bola Mamasa. Hanya saja, pidato itu dianggap tak menyetuh substansi pada kasus yang menimpa Obednego hingga menyulut kemarahan warga. “Sandera heli gubernur… sandera helinya,” teriak pendukung Obednego disusul warga lainnya “Jangan biarkan gubernur pulang sebelum memberikan solusi. Kita mau gubernur ada sikap,” teriak koordinator lapangan Rudi Lombongan, yang disambut ratusan massa lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anwar, kata Rudi, lebih banyak mengumbar janji-janji politik, bukan pada substansi persoalan terkait turunnya putusan MA. “Tak ada sedikitpun solusi atas putusan MA itu. Padahal kami berharap gubernur datang ke sini memberi solusi. Kalau seperti itu pidatonya, tidak ada artinya gubernur datang ke sini,” ujar Rudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam orasinya, Anwar mengatakan, ia datang ke Mamasa bukan karena ada masalah. Menurutnya, di Mamasa tidak ada masalah, kedatangannya hanya ingin berkomunikasi dengan masyarakat setempat terkait kabar turunnya salinan putusan MA di beberapa media. “Saya ingin berkomunikasi, karena saya tahu ada kegelisahan saudaraku semua. Karena itu saya datang ke sini,” ujar Anwar yang disambut massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anwar mengatakan, beberapa waktu yang lalu ia telah bertemu pemerintah pusat dan membicarakan pembangunan infrastruktur yang ada di Mamasa yaitu pembangunan bandara. “Jadi kita membicar- akan masalah pembangunan bandara,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur mengingatkan, agar masyarakat tidak terprovokasi dengan berita-berita yang ada di surat kabar tentang putusan MA. Menurutnya, ia juga belum tahu persis kebenaran berita itu. “Saya hanya baca di koran,” ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, ia meminta agar masyarakat tidak larut dalam kegelisahan. “Mari kita bekerja dengan baik. Jangan terpancing,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat emosi massa mulai tak terkendali, beberapa koordinator lapangan beru- saha menenangkan massa lewat mikropon. Obednego yang sedari tadi mendampingi Anwar terpaksa turun tangan untuk menenangkan massa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tenang saudara-sau- daraku. Jangan kita kotori perjuangan kita dengan tindakan di luar kontrol. Kita berikan kepercayaan kepada gubernur untuk menyelesaikan masalah ini,” ujar Obed yang disambut yel-yel para pendukungnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjalanan gubernur menuju heli sempat terhalang beberapa saat. Beruntung aparat kepolisian berhasil menghalau desakan massa. Gubernur meninggalkan Mamasa sekitar pukul 14.30 Wita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat kembali ke Mamuju, Anwar membantah jika dirinya disandera di Mamasa selama tiga jam. “Perlu saya jelaskan bahwa kunjungan saya ke Mamasa pada Rabu, 18 Mei, tiba jam 11.20 dijemput bupati, muspida dan tokoh-tokoh masyarakat setempat. Tidak ada penyanderaan terhadap saya,” kata Anwar, malam tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anwar menjelaskan, dia memilih langsung ke Mamasa guna melakukan tiga agenda. Termasuk putusan MA terhadap Obed. “Agenda yang ketiga adalah saya melakukan rapat bersama muspida terkait penciptaan Mamasa yang kondusif,” lanjut Anwar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kantor Bupati Disegel&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, pagi kemarin, ratusan massa menyegel kantor bupati Mamasa. Mereka melarang seluruh staf untuk berkantor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesaat sebelumnya, Bupati Mamasa Obednego Depparinding, sempat memimpin apel pagi. Apel dihadiri pula Sekretaris Kabupaten Mamasa Ben- hart Buntutiboyong. Namun, begitu apel selesai, tiba-tiba ratusan orang bersenjatakan parang langsung menyerbu halaman kantor bupati. Sambil berteriak, menyuruh pegawai pulang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kedatangan massa yang terlihat beringas ini mengejutkan para pegawai. Mereka tidak bisa berbuat banyak, dan terpaksa tidak masuk kantor karena massa sudah menyegel seluruh ruang kerja di kantor bupati. “Kita tidak bisa berbuat banyak. Kita dilarang masuk kantor. Ya, terpaksa pulang karena kita takut. Mereka membawa parang panjang dan senjata tajam lainnya,” ujar seorang pe gawai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi penyegelan terhadap kantor Bupati Mamasa sebenarnya bukan pertama kali terjadi. Akhir pekan lalu, kantor bupati juga disegel massa dan melarang pegawai masuk kantor. Aksi massa ini terkait putusan Mahkamah Agung (MA) yang menvonis 24 mantan anggota DPRD Mamasa periode 2004- 2009, termasuk Bupati Mamasa Obednego Depparinding, 1 tahun 8 bulan penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aparat kepolisian dari Polres Mamasa yang dipimpin langsung Kapolres, AKBP I Made Sunarta, tidak bisa berbuat banyak. Mereka hanya menonton aksi massa dan membiarkan begitu saja kantor disegel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Fajar Online&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-2386555187739746827?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/2386555187739746827/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/heli-gubernur-sulbar-nyaris-disandera.html#comment-form' title='5 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2386555187739746827'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2386555187739746827'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/heli-gubernur-sulbar-nyaris-disandera.html' title='Heli Gubernur Sulbar nyaris disandera di Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-KkFokb_dsUY/TdTYZXPvoJI/AAAAAAAAEXQ/kMupAySZqqo/s72-c/mamasa%2Bfoto.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>5</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-5115903892906975228</id><published>2011-05-14T17:31:00.000-07:00</published><updated>2011-05-14T17:33:37.249-07:00</updated><title type='text'>Kajari  Segera Eksekusi Bupati Mamasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/-4u_xUtuJGOE/Tc8fOPfZZDI/AAAAAAAAEXI/TmBwaPjonhE/s1600/Kajari.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/-4u_xUtuJGOE/Tc8fOPfZZDI/AAAAAAAAEXI/TmBwaPjonhE/s320/Kajari.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5606734390636405810" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline- Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat siap mengeksekusi Bupati Mamasa, Obednego Depparindding dan 23 anggota DPRD Mamasa. Terkait keterlibatan dalam kasus korupsi dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2004-2009 sebesar Rp1,2 miliar.&lt;br /&gt;Hal itu diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar (Polman) Sulawesi Barat, Saring, di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulselbar, Jumat (13/4).&lt;br /&gt;Menurut, Saring, eksekusi tersebut akan dilakukan Kejari Polman setelah pihaknya menerima surat salinan putusan kasasi terdakwa dari Mahkamah Agung Republik Indonesia yang dikeluarkan Maret 2011 lalu berdasarkan ketetapan hukum terdakwa.&lt;br /&gt;“Eksekusi Obednego dan 23 anggota DPRD Mamasa siap dilakukan, setelah surat salinan putusan terdakwa diterima pihak kejaksaan, karena hingga sekarang salinan putusan MA atas kasasi terdakwa belum ada,” tegasnya.&lt;br /&gt;Saring juga berjanji, akan menjalankan salinan putusan MA tersebut berdasarkan keputusan yang telah berkekuatan hukum tetap.&lt;br /&gt;Salinan putusan MA untuk mengeksekusi Bupati Mamasa dan 23 anggota DPRD tetap akan dilakukan. Tetapi yang berwewenang melakukan eksekusi adalah Kajari Polman lantaran awal kasusnya ditangani di sana.&lt;br /&gt;Kajari Mamasa, Saleh Gunawan yang dikonfirmasi secara terpisah di Kejati Sulselbar mengatakan, pihaknya tetap akan membantu Kejari Polman mengeksekusi para terdakwa setelah salinan putusan dikeluarkan MA diterima.&lt;br /&gt;“Kami tetap selalu siap membantu Kejari Polman untuk menahan Obed Cs karena sudah divonis di MA,” kata Gunawan.&lt;br /&gt;Diketahui, vonis yang dijatuhi Obed yang juga mantan Ketua DPRD Mamasa serta 23 anggota legislator Mamasa tersebut berdasarkan putusan dari MA bernomor 2240K/Pid.sus/2011 Maret lalu.&lt;br /&gt;Dalam putusan kasasi Obed dan 23 anggota DPRD di vonis 20 bulan pidana penjara. Selain itu mereka juga didenda sebesar Rp50 juta dengan ketentuan apabila denda tidak dibayar akan diganti dengan pidana kurungan selama 2 dua bulan kurangan.&lt;br /&gt;Mereka divonis hukuman badan serta denda Rp50 juta lantaran terbukti secara sah bersalah melakukan tindak pidana korupsi di sekretariat DPRD Mamasa yang telah merugikan negara sebesar Rp1,2 miliar 2004-2009 silam. &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-5115903892906975228?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/5115903892906975228/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/kajari-segera-eksekusi-bupati-mamasa.html#comment-form' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5115903892906975228'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5115903892906975228'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/kajari-segera-eksekusi-bupati-mamasa.html' title='Kajari  Segera Eksekusi Bupati Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/-4u_xUtuJGOE/Tc8fOPfZZDI/AAAAAAAAEXI/TmBwaPjonhE/s72-c/Kajari.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7986412358704824374</id><published>2011-05-10T17:00:00.000-07:00</published><updated>2011-05-10T17:03:16.080-07:00</updated><title type='text'>Kejati : Bupati Mamasa Harus Dieksekusi</title><content type='html'>MamasaOnline -- Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan dan Barat menyatakan, terpidana Obednego Depparinding, yang kini menjabat &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Bupati Mamasa&lt;/span&gt;, Provinsi Sulawesi Barat, akan dieksekusi secepatnya. Obed dinyatakan terbukti bersalah dan harus menjalani masa hukuman selama 18 bulan penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia dinyatakan terbukti melakukan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;tindak pidana korupsi&lt;/span&gt; APBD Mamasa, bersama 23 mantan anggota DPRD Mamasa periode 2004-2009. Saat itu Obed menjabat Ketua DPRD.&lt;br /&gt;Sementara 23 terpidana lainnya yang juga siap dieksekusi anyara lain Amos Pabundu, Mac Paotonan, Germani Arung Jani, Muspida Mandadung, Asdar Wahab, Constanthinus Claver PM, Yohanis Buntulangi, Muh Ridwan, Yohannes Karatong SH, Buttu Sarira, Samuddin S Pd, Junaedi, Muh Arifin Baso, Agustinus Lesseng, Simson Kena, Darwain, Daniel Pundu, Cahyani Oktafia, Elizabeth, Tangga Paliwanan, Sudirman, Panglo dan Aco Mea Amri.&lt;br /&gt;Asisten Pidana Khusus Kejati Sulselbar Amirullah, Senin (9/5) mengatakan, Obed harus segera dieksekusi.&lt;br /&gt; "Siapapun jika sudah ada putusan dari Mahkamah Agung yang menyatakan terdakwa terbukti bersalah, maka tidak ada alasan jaksa untuk tidak melakukan eksekusi," jelas Amirullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Obed akan dieksekusi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malahan tambah Amirullah, pihaknya akan meminta laporan dari Kejari Polman maupun Kejari Mamasa soal kasus tersebut, termasuk putusan kasasi dari Mahkamah Agung.&lt;br /&gt;"Pelaksanaan eksekusi memang tanggung jawab dari kejari masing-masing, tetapi kejati bisa melakukan pengecekan dan pemantauan pelaksanaan eksekusi tersebut. Apalagi sudah jelas aturannya, kalau upaya Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan pihak terdakwa tidak menghalangi jaksa untuk melaksanakan eksekusi," jelas Amirullah.&lt;br /&gt;Direktur Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Makassar Abdul Muttalib, mengatakan, kewenangan melakukan eksekusi ada pada jaksa. Sehingga kalau memang sudah ada keputusan hukum kasasi di MA dan menyatakan terpidana bersalah, maka jaksa wajib melakukan eksekusi. Ini agar terpidana tidak berlama-lama menjalankan eksekusinya di rutan.&lt;br /&gt;Untuk itu, pihaknya mendesak jaksa untuk segera melakukan eksekusi, termasuk tidak memandang siapa orangnya apakah dia bupati atau masyarakat biasa.&lt;br /&gt;"Harus dieksekusi kalau memang sudah turun putusan MA. Apa lagi yang harus ditunggu, itu keputusan hukum yang harus dijalankan," katanya.&lt;br /&gt;Menurut Muttalib, justru karena Obed adalah bupati, maka eksekusi harus dilakukan. Ini demi rasa keadilan di masyarakat. "Jangan tebang pilih. Jangan karena dia bupati, kemudian eksekusinya jadi berlarut-larut. Saya setuju kejati mempressur kejari untuk melakukan eksekusi," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turunnya putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) RI terkait kasus korupsi dana APBD Kabupaten Mamasa tahun 2004-2009. Kasus korupsi yang menjerat Obednego ini terjadi saat ia menjabat Ketua DPRD Mamasa periode 2004-2009.&lt;br /&gt;Obednego Depparinding tidak sendirian. Ia bersama 23 anggota DPRD Mamasa periode 2004-2009 lainnya. Kini, ke-24 mantan anggota Dewan tersebut harus bersiap-siap untuk masuk hotel prodeo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para terdakwa dinyatakan merugikan keuangan negara Cq Pemda Kabupaten Mamasa sebesar Rp1.280.945.000. Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pasal 3 jo. Pasal 18 Undang-undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan undang-undang nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-a jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.&lt;br /&gt;Putusan dengan nomor Surat Pengantar 22-U21/951/Pid.07/IX/2010 menjelaskan, selain Imam Harjadi, pembacaan putusan kasasi juga dihadiri dua hakim anggota, Mansur Kartayasa SH MH, dan Zaharuddin Utama SH MM, serta Panitera Pengganti Tety Setiawati Siti Rochmat, SH.&lt;br /&gt;Tiga hakim MA mengadili perkara kasasi ini juga membatalkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Polewali, nomor 11/Pid.B/2010/PN.Pol, tanggal 3 Mei 2010 yang membebaskan para terdakwa.&lt;br /&gt;Selain divonis 1 tahun 6 bulan penjara, termohon Obednego dan 23 mantan anggota Dewan lainnya, juga diharuskan membayar denda sebesar Rp 50 juta atau subsidair dua bulan kurungan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: BKM&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7986412358704824374?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7986412358704824374/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/kejati-bupati-mamasa-harus-dieksekusi.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7986412358704824374'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7986412358704824374'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/kejati-bupati-mamasa-harus-dieksekusi.html' title='Kejati : Bupati Mamasa Harus Dieksekusi'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-3176071061203796397</id><published>2011-05-10T03:49:00.000-07:00</published><updated>2011-05-10T03:51:26.651-07:00</updated><title type='text'>Pemprov Siapkan Tiga Langkah Terkait  Bupati Mamasa</title><content type='html'>MamasaOnline -- Pemprov Sulbar belum menerima salinan resmi vonis 1,8 tahun penjara bagi Bupati Mamasa, Obednego&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Depparinding dari Mahkamah Agung (MA). Makanya Pemprov belum mengambil tindakan sesuai dengan ketentuan yang diatur dalam PP No 6 tahun 2005 maupun UU No 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah sebagaimana dengan kasus korupsi yang menjerat Obed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami mau menekankan jika sampai hari ini belum menerima salinan resmi atas putusan itu. Informasi yang kami dapat pun baru sebatas dari media sehingga belum bisa kita jadikan acuan pengambilan keputusan," kata Kabiro Pemerintahan Pemprov Sulbar, Khaeruddin Anas di Mamuju, Senin, 11 Mei.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau demikian dia sudah menyampaikan jika pihaknya terus melakukan koordinasi dan proaktif meminta salinan putusan itu. Baik dari MA maupun ke Kemdagri termasuk dengan melacak ke sejumlah situs internet untuk segera ditindaklanjuti. Khaeruddin Anas juga menyampaikan jika sudah menyiapkan tiga langkah untuk menindaklanjuti putusan MA begitu salinan resminya diterima. Di antaranya segera membuat usulan pemberhentian sementara pada Obed sebagai Bupati Mamasa sampai kasus hukumnya yaitu Peninjauan Kembali (PK) selesai. Selanjutnya Pemprov Sulbar akan mengusulkan pejabat Bupati yaitu Wakil Bupati Mamasa sesuai PP No 6 tahun 2005 mau pun UU No 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah dan penunjukan Penjabat Bupati di Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Langkah ketiga adalah kita akan bersurat pada Ketua DPRD dan KPU Mamasa untuk memberhentikan antar waktu (PAW) bagi 23 anggota DPRD lainnya jika saat ini masih menjabat sebagai anggota DPRD Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sekali lagi itu kita lakukan secermat mungkin bagitu salinan resmi diterima," ujarnya. Untuk mendapatkan kejelasan soal isi putusan MA itu, Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, kata Khaeruddin, siang kemarin melakukan koordinasi ke Kemdagri di Jakarta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya sejumlah kalangan meminta Pemprov Sulbar dan pihak terkait lainnya segera mengambil langkah untuk menindaklanjuti vonis MA yang dijatuhkan pada Obed atas korupsi pengadaan di DPRD Mamasa yang saat itu menjabat Ketua DPRD bersama 23 anggota DPRD Mamasa lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sulbar, Kadir meminta Gubernur memberi rekomendasi penggantian atas Bupati Mamasa, Obednego Depparinding ke Mendagri untuk ditindaklanjuti. Termasuk melaksanakan isi putusan atas 24 terpidana korupsi dimaksud. "Putusan MA itu sudah harus dieksekusi terlepas apakah yang bersangkutan mengajukan PK atau tidak," ujarnya. (*)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Fajar Online.com&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-3176071061203796397?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/3176071061203796397/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/pemprov-siapkan-tiga-langkah-terkait.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3176071061203796397'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3176071061203796397'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/pemprov-siapkan-tiga-langkah-terkait.html' title='Pemprov Siapkan Tiga Langkah Terkait  Bupati Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-897113019452716796</id><published>2011-05-07T04:29:00.000-07:00</published><updated>2011-05-07T04:30:34.568-07:00</updated><title type='text'>Mendagri Segera  Copot Bupati Mamasa</title><content type='html'>JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi segera memberhentikan Bupati Mamasa, Obednego Depparinding. Gamawan tinggal menunggu usulan dari Gubernur Sulawesi Barat untuk menerbitkan Surat Keputusan tentang pemberhentian itu.&lt;br /&gt;Kepada FAJAR, Jumat 6 Mei, Gamawan mengatakan jika sudah ada putusan yang berkekuatan hukum tetap, maka tidak ada pilihan lain kecuali pemberhentian tetap. Pemberhentian, katanya, akan  dilakukan sesegera mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kami konsisten dengan aturan yang ada. Kalau saya ada di Jakarta, maka begitu usulan gubernur diterima, pada saat itu juga akan diproses SK pemberhentiannya," kata Gamawan seperti disampaikan Kapuspen Kemendagri, Reydonnyzar Moenek.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Djohermansyah Djohan mengamini pernyataan Mendagri. Dia mengatakan putusan Mahkamah Agung tersebut sudah bersifat inkracht atau bersifat tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Obednego memang masih memiliki hak untuk menempuh upaya hukum luar biasa, yakni Peninjauan Kembali (PK). Namun, itu tidak menghalangi eksekusi putusan Mahkamah Agung tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djohermansyah mengatakan Kementerian Dalam Negeri kini tinggal menunggu usulan pemberhentian dari Gubernur Sulbar. Dia menjamin SK pemberhentian tersebut akan terbit tidak lebih dari dua hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika usulan dari gubernur masuk hari ini, maka paling lama dua hari, SK pemberhentian tetap dari Menteri Dalam Negeri sudah akan keluar," tegasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemberhentian tetap itu mengacu pada pasal 30 ayat (2) UU Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Di situ disebutkan bahwa presiden bisa memberhentikan kepala daerah/wakil kepala daerah tanpa melalui persetujuan DPRD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syaratnya jika kepala daerah yang bersangkutan terbukti melakukan tindak pidana melalui putusan pengadilan yang sudah berkekuatan hukum tetap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu kemudian diperkuat pada Peraturan Pemerintah Nomor 6 Tahun 2005 tentang Pemilihan, Pengesahan Pengangkatan, dan Pemberhentian Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada pasal 127 ayat 3 disebutkan bahwa Menteri Dalam Negeri memproses pemberhentian bupati/wakil bupati dan/atau wali kota/wakil wali kota yang terbukti melakukan tindak pidana korupsi melalui usulan gubernur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati Mamasa Obednego Depparinding divonis 1,8 tahun penjara dalam kasus korupsi dana sekretariat DPRD Mamasa periode 2004-2009 senilai Rp1,2 miliar. Saat itu Obed menjabat ketua DPRD Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak hanya Obed yang divonis bersalah. Ada 23 anggota DPRD Mamasa periode 2004-2009 yang ikut divonis bersalah atas kasus tersebut. Enam orang di antaranya terpilih kembali menjadi anggota DPRD Mamasa periode 2009-2014.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya vonis MA tersebut sudah diputuskan sejak 17 Maret 2011 lalu. Namun, baru tercium ke publik pekan ini. Djohermansyah Djohan mengatakan bahwa ada kesan kasus ini sengaja disembunyikan oleh pihak tertentu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kok didiamkan ya. Mestinya gubernur segera melaporkan ke kami (Kementerian Dalam Negeri)," katanya.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Ramlan Gantikan Obed&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan UU 32 Tahun 2004 dan PP 6 Tahun 2006, jika bupati diberhentikan, maka wakil bupati otomatis diangkat menjadi bupati. Itu artinya, Wakil Bupati Mamasa Ramlan Badawi bakal naik pangkat menjadi orang nomor satu di Mamasa hingga 2013.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terkait pengisian jabatan wakil kepala daerah yang lowong diatur dalam Pasal 131 ayat 2 PP 6 Tahun 2005. Di situ disebutkan bahwa jika sisa masa jabatan lebih dari 18 bulan, maka kepala daerah mengusulkan dua nama calon wakil kepala daerah untuk dipilih dalam rapat paripurna DPRD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua nama calon wakil kepala daerah yang disetor oleh kepala daerah adalah berdasarkan usulan partai politik atau gabungan partai politik yang pasangan calonnya terpilih dalam pemilihan. Artinya parpol atau gabungan parpol yang mengusung pasangan Obednego-Ramlan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara anggota DPRD yang masih menjabat sekarang juga dianggap sudah tidak memenuhi syarat lagi. Dengan demikian, mereka bakal segera menjalani proses pergantian antarwaktu (PAW) .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Fasilitasi Kepala Daerah, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Doddy Riatmadji, mengatakan, Bupati Mamasa, Obednego Depparinding harusnya sudah dinonaktifkan sejak berstatus terdakwa di Pengadilan Negeri Polewali. Kasus korupsi yang membelit Obednego bersama 23 anggota DPRD Mamasa 2004-2009 ini sudah disidangkan sejak 8 Februari 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Harusnya sejak berstatus terdakwa, Obednego harus sudah diberhentikan sementara. Sebab saat kasus ini disidangkan di PN Polewali, Obednego sudah menjabat sebagai Bupati Mamasa," kata Doddy, kemarin. (sap-mba/fmc)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-897113019452716796?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/897113019452716796/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/mendagri-segera-copot-bupati-mamasa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/897113019452716796'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/897113019452716796'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/05/mendagri-segera-copot-bupati-mamasa.html' title='Mendagri Segera  Copot Bupati Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7599114985261466719</id><published>2011-04-16T19:27:00.000-07:00</published><updated>2011-04-16T19:30:04.247-07:00</updated><title type='text'>Sosialisasi Pembebasan Tanah Bandara Sasakan di  Mamasa</title><content type='html'>MamasaOnline -- Sosialisasi Pembebasan Tanah Bandara Sasakan Kec. Sumarorong Kab. Mamasa Pada hari sabtu tanggal 09 April 2011 pukul 10.00 wita bertempat di kantor desa Sasakan Kec. Sumarorong Kab. Mamasa telah dilaksanakan sosialisasi pembebasan tanah Bandara Sasakan kec. Sumarorong Kab. Mamasa. Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh team 9 ( team pembebasan tanah bandara Sasakan) yang diketuai oleh Sekda Kab. Mamasa Drs. Benhard Buntutiboyong, bekerja sama dengan pihak pemerintah kab. Mamasa dan Dirjen Perhubungan Udara Republik Indonesia. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam acara tersebut dihadiri oleh Bupati Mamasa Drs. Obednego Depparinding, MH, Ketua DPRD Kab. Mamasa Muhammadiah, Wakapolres Mamasa Kompol Yohanis Masero, Pihak Dirjen Perhubungan Udara Republik Indonesia Erwin, para kepala SKPD Kab. Mamasa, pemerintah Kec. Sumarorong, desa Sasakan dan desa Salubalo, para tomas dan toda serta warga masyarakat yang tanahnya telah diukur sebagai lokasi bandara. Dalam sambutannya Bupati Mamasa menghimbau kepada semua warga masyarakat agar turut serta mendukung sepenuhnya program pembangunan bandara tersebut, terkhusus kepada masyarakat yang tanah/ lokasinya masuk dalam area bandara agar tidak mematok harga yang terlalu tinggi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lokasi bandara terletak di Desa Sasakan dan sebagian kecil masuk dalam wilayah desa Salubalo Kec. Sumarorong. Luas bandara yang direncanakan sekitar 64 Ha, 56 Ha di desa Sasakan dan 8 Ha di Desa Salubalo, lokasi tersebut dimiliki oleh 267 orang dengan luas lokasi yang bervariasi, lokasi terdiri dari sawah, kebun, pemukiman warga, rumah ibadah, dan sekolah SD. Dalam kesempatan tersebut, kepala desa sasakan Sone, S.Sos mewakili masyarakat meminta kepada pihak pemerintah Kab. Mamasa agar setelah masyarakat digusur dari lokasi bandara agar disiapkan lokasi pemukiman yang baru serta fasilitas air bersih, listrik, sekolah, rumah ibadah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Todat Demmanale menambahkan agar pemerintah juga memfasilitasi pemindahan beberapa kuburan anak bayi yang dikubur dibawah kolom rumah ( menurut adat setempat, bayi yang meninggal sesaat setelah lahir harus dikuburkan di bawah kolom rumah ) karena proses pemindahannya melalui ritual tertentu sesuai dengan adat yang berlaku dalam masyarakat. Dalam sosialisasi tersebut disepakati bahwa pembahasan masalah harga akan dibicarakan pada hari rabu tanggal 13 april 2011 di aula kantor Bupati Mamasa antara pemda, team 9 dengan wakil masyarakat yang lokasinya masuk area bandara. Acara tersebut berakhir pada pukul 14.15 wita, anggota Polsek sumarorong melaksanakan pengamanan baik secara terbuka maupun secara tertutup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://www.sulsel.polri.go.id&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7599114985261466719?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7599114985261466719/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/04/sosialisasi-pembebasan-tanah-bandara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7599114985261466719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7599114985261466719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/04/sosialisasi-pembebasan-tanah-bandara.html' title='Sosialisasi Pembebasan Tanah Bandara Sasakan di  Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-5049806795863473818</id><published>2011-03-28T06:31:00.000-07:00</published><updated>2011-03-28T06:32:20.057-07:00</updated><title type='text'>Potensi Wisata Mamasa Diharapkan Bisa Saingi Toraja</title><content type='html'>Mamuju (ANTARA News) - Potensi wisata yang ada di Kabupaten Mamasa Provinsi Sulawesi Barat diharapkan bisa menyaingi Kabupaten Tanatoraja Provinsi Sulawesi Selatan yang sudah terkenal di seluruh dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kabupaten Tana Toraja, Sulsel, sudah menjadi milik dunia karena potensi wisata di daerah itu sudah terkenal hingga seluruh dunia," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, aset wisata dan kebudayaan yang ada di Kabupaten Tanatoraja cukup fantastis karena sudah dikenal hingga ke seluruh manca negara, sehingga daerah itu selalu dikunjungi wisatawan asing dan sektor wisata daerah berkembang pesat meningkatkan pendapatan daerahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, pemerintah di Sulbar sangat berharap potensi wisata yang ada di Kabupaten Mamasa dapat seperti di Kabupaten Tana Toraja, dengan mengelolanya secara profesional agar turut dikenal hingga ke manca negara seperti Tana Toraja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya Mamasa memiliki keunggulan potensi wisata yang sama dengan Tanatoraja, karena Mamasa memiliki ciri khas kebudayaan yang sama dengan Kabupaten Tana Toraja, sehingga apabila di promosikan dengan benar, maka akan dapat seperti Tanatoraja,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur mengatakan, pada saat pencanangan Mamasa sebagai daerah destinasi wisata di Sulbar, Kabupaten Mamasa telah menampilkan beraneka ragam kebudayaan yang dimilikinya berasal dari 17 Kecamatan di daerahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sekitar 300 peserta datang dari 17 Kecamatan di Mamasa menampilkan aneka budaya dan potensi wisata daerahnya, yang membuat kagum semua pengunjung yang datang ke daerah itu menyaksikannya, seluruhnya kebudayaan yang ditampilkan mirip dengan kebudayaan yang ada di Kabupaten Tana Toraja karena pada dasarnya Mamasa dan Toraja secara berbatasan wilayah yang kebudayaannya serumpun,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu ia mengatakan, pemerintah di Sulbar melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan harus maksimal mengelola potensi wisata Mamasa agar dapat maju dan terkenal hingga menarik wisatawan manca negara dan pendapatan daerah ini dapat meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukan hanya Tanatoraja saja yang bisa disaingi tetapi kebudayaan masyarakat di Danau Toba di pulau Sumatera di pulau Bali akan dapat disaingi Mamasa yang memang kaya akan potensi budaya apabila potensi wisata daerah itu dikelola dengan benar dan profesional,"katanya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-5049806795863473818?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/5049806795863473818/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/03/potensi-wisata-mamasa-diharapkan-bisa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5049806795863473818'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5049806795863473818'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/03/potensi-wisata-mamasa-diharapkan-bisa.html' title='Potensi Wisata Mamasa Diharapkan Bisa Saingi Toraja'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-6270180253234250649</id><published>2011-03-28T06:30:00.000-07:00</published><updated>2011-03-28T06:31:32.322-07:00</updated><title type='text'>Bandara Sumarorong Butuh Tambahan Anggaran Rp100 Miliar</title><content type='html'>Mamuju (ANTARA News) - Pembangunan bandara Sumarorong di kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, masih membutuhkan tambahan anggaran sekitar Rp100 milyar untuk merampungkan bandara di wilayah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pembangunan bandara udara Sumarorong pada tahap pertama telah mendapat kucuran dana dari pusat melalui Kementerian Perhubungan dengan jumlah alokasi dana yang disiapkan sebesar Rp50 milyar. Namun, dana sebesar itu tidak akan mungkin bisa kita tuntaskan tanpa ada tambahan dari pemerintah," kata pelaksana tugas Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sulbar, H.Suparto Umar di Mamuju, Sabtu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kata dia, pada tahap pertama pembangunan bandara ini hanya mengerjakan beberapa kegiatan fisik termasuk biaya pembebasan lahan yang ada di daerah Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, saat ini pihaknya telah kembali mengusulkan ke Kementerian Perhubungan untuk tambahan dana pelaksanaan pembangunan bandara yang diharapkan bisa tuntas di tahun 2012 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Target pemprov Sulbar seperti yang disampaikan pak Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, agar pembangunan bandara ini bisa tuntas lebih cepat atau minimal tahun 2012 mendatang," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan bandara ini kata dia, sangat penting untuk memudahkan aksebilitas transportasi dari kota ke kota atau antar provinsi yang saat ini sangat terkendala dengan minimnya transportasi tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi kata dia, saat ini pemerintah provinsi telah menjadikan kabupaten Mamasa sebagai daerah destinasi parawisata yang dicanangkan sejak 11 Maret 2011 yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kehadiran bandara Sumarorong akan memberikan dukungan majunya sektor pengembangan parawisata di Mamasa. Makanya, kita akan upayakan bandara Sumarorong di Mamasa bisa beroperasi minimal tahun 2012 mendatang," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suparto mengemukakan, pembangunan bandara Sumarorong sangat strategis untuk membuka keterisolasian di daerah Mamasa salah satu daerah hasil pemekaran Kabupaten Polewali Mandar yang daerahnya berbatasan Kabupaten Tanah Toraja, Sulawesi Selatan atau berada di sebelah timur&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia yakin jika dampak pembangunan bandara tersebut akan memacu tingginya wisatawan masuk ke Mamasa karena jarak dari Toraja sangat dekat yang saat ini juga sementara melaksanakan pembangunan bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wisatawan Toraja akan ke Mamasa karena daerah ini memiliki transportasi udara yang bisa mempercepat akses perjalanan para wisatawan tersebut apalagi pemerintah juga akan membuka jalur darat yang bisa ditempuh sekitar 3 jam,'jelasnya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sumber:Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-6270180253234250649?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/6270180253234250649/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/03/bandara-sumarorong-butuh-tambahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6270180253234250649'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6270180253234250649'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/03/bandara-sumarorong-butuh-tambahan.html' title='Bandara Sumarorong Butuh Tambahan Anggaran Rp100 Miliar'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-8178335586082800687</id><published>2011-03-12T16:30:00.000-08:00</published><updated>2011-03-12T16:32:11.460-08:00</updated><title type='text'>Pemprov Sulbar Pacu Pengembangan Potensi Wisata Mamasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-cLR5xzwIuso/TXwQeJK3zNI/AAAAAAAAERc/6mmrKqs1XaQ/s1600/air-terjun-sambabo-kab-mamasa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 107px; height: 298px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-cLR5xzwIuso/TXwQeJK3zNI/AAAAAAAAERc/6mmrKqs1XaQ/s400/air-terjun-sambabo-kab-mamasa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5583355748076211410" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline - Pemerintah provinsi Sulawesi Barat memacu pengembangan potensi wisata di Kabupaten Mamasa dengan cara melakukan upaya promosi, baik tsecara nasional maupun internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mamasa telah dicanangkan sebagai daerah destinasi wisata di Sulbar karena memiliki segudang potensi wisata lokal yang diyakini mampu memberikan kontribusi bertambahnya sektor pendapatan asli daerah (PAD) di daerah hasil pemekaran kabupaten Polewali Mandar ini. Makanya cara efektif melakukan promosi yang gencar hingga keluar daerah," kata Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Sabtu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur juga menyatakan akan mendorong pengembangan wisata Mamasa dengan membuat konsep berkualitas agar potensi wisata ini menjadi pilihan alternatif bagi wisatawan asing datang ke daerah Bumi Kondosapata, sebutan Kabupaten Mamasa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Potensi wisata Mamasa sudah siap. Tinggal bagaimana pemerintah provinsi maupun kabupaten untuk bisa melengkapi sarana pendukung atau fasilitas yang dibutuhkan agar wisatawan bisa terlayani secara optimal," ujar Gubernur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur menuturkan, tamu-tamu asing atau wisatawan yang akan masuk ke Mamasa akan terus mengalir apabila pelayanan tertangani secara maksimal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu perhatian utama yakni pembangunan sarana infrastruktur jalan sehingga wisatawan mudah mendatangi obyek wisata yang dikehendaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebelum potensi wisata ini kita kemas, maka yang perlu dilakukan lebih awal perbaikan infrastruktur jalan," terangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Pariwisata (Disporabudpar) Sulbar, Drs H. Izmail Sainuddin, mengemukakan, pencanangan destinasi wisata Mamasa telah dimulai sejak hari ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mamasa resmi menjadi kawasan destinasi wisata Sulbar yang dicanangkan langsung Gubernur Sulbar di Mamasa. Makanya, semua pihak harus mendukung agar daerah ini benar-benar bisa menjadi tujuan wisata bagi wisatawan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, pencanangan destinasi wisata di Kabupaten Mamasa sangat prospektif untuk dikembangkan karena memiliki segudang potensi wisata dan budaya yang tak dimiliki beberapa daerah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Daerah Mamasa yang berada di kawasan timur Sulbar ini berbatasan dengan Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan yang juga merupakan kota tujuan wisatawan. Jika Mamasa dikembangkan sektor wisatanya, maka jelas wisatawan yang masuk ke Toraja juga akan membidik Mamasa untuk dikunjungi para wisatawan tersebut," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izmail menuturkan, banyak kelebihan potensi budaya dan wisata yang dimiliki Mamasa yang tak dimiliki daerah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika kita bandingkan obyek wisata alam antara Toraja dan Mamasa, tampaknya Mamasa lebih memiliki daya tarik lebih karena memiliki sarana air terjun yang sangat menakjubkan. Bahkan, Mamasa juga memiliki sungai yang nantinya menjadi lokasi hiburan olahraga arung jeram," ucapnya&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-8178335586082800687?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/8178335586082800687/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/03/pemprov-sulbar-pacu-pengembangan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8178335586082800687'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8178335586082800687'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/03/pemprov-sulbar-pacu-pengembangan.html' title='Pemprov Sulbar Pacu Pengembangan Potensi Wisata Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-cLR5xzwIuso/TXwQeJK3zNI/AAAAAAAAERc/6mmrKqs1XaQ/s72-c/air-terjun-sambabo-kab-mamasa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-1206604939677851917</id><published>2011-03-10T20:16:00.000-08:00</published><updated>2011-03-10T20:19:00.078-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='buku'/><title type='text'>Agama Memainkan Peran atas Kelangsungan Budaya</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-h3-LTAaQ5T0/TXmipgLv8EI/AAAAAAAAEQ8/-Nb9zLmFRaI/s1600/buku%2Bmamasa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 180px; height: 251px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-h3-LTAaQ5T0/TXmipgLv8EI/AAAAAAAAEQ8/-Nb9zLmFRaI/s400/buku%2Bmamasa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5582672046999990338" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kess Buijs&lt;/span&gt; seorang pendeta dan antropolog dari Belanda. Mengulas tentang agama dan kebudayaan masyarakat Toraja yang bermukim di kawasan pegunungan Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Akar-akar agama tua mereka yang sangat berhubungan dengan unsur perempuan dan laki-laki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi seiring perkembangan zaman, agama baru mulai memengaruhi perkembangan hidup mereka. Kepercayaan akan dewa bumi yang bermukim di belantara dan dewa langit yang berasal dari para arwah berangsur menghilang. Dewa bumi mulai ditinggalkan, dan kepercayaan pada yang 'di atas' menjadi dominan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam buku ini, Buijs mengurai bagaimana agama wahyu, seperti Kristen dan Islam memegang peranan penting dalam masa perkembangan modern. Dia mengurai rinci transformasi kepercayaan itu. Masyarakat Toraja lebih memfokuskan ke arah langit. Buijs mengatakan, pada satu sisi peralihan kepercayaan sesuai yang diinginkan agama wahyu, untuk percaya Tuhan sebagai pencipta di bagian atas. Tapi, di sisi lain beberapa kebudayaan yang seharusnya tetap abadi akhirnya ditinggalkan. “Saya kira, agama wahyu, seperti Kristen dan Islam memainkan peranan penting dalam hal ini,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada citra yang berkembang di kalangan masyarakat Toraja, menggelar upacara atau ritual yang berhubungan dengan para dewa-dewa sudah menyalahi aturan agama yang mereka anut. Bahkan, kepercayaan dan kesakralan ritual kini mulai terasa hambar. Buijs mencontohkan, ketika orang Toraja melakukan upacara atau ritual, semua berangsur difokuskan pada seorang laki-laki atau saat ini adalah pendeta. Masyarakat Toraja dominan menganut agama Kristen.&lt;br /&gt;Padahal, untuk mendapat kesempurnaan pada masa lalu, laki-laki dan perempuan harus saling selaras seperti kekompakkan dewa bumi dan langit agar mendapat berkat dan rahmat yang baik untuk kehidupan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya upacara me'kolong yang dilakukan untuk memanggil jiwa-jiwa keluarga yang berkabung, bukan arwah yang telah mati untuk kembali menjalani kehidupan yang lebih baik di dunia. Upacara ini dipimpin oleh seorang imam perempuan atau toburake. “Sekarang semua itu sudah tidak ada. Mereka beralih dan menggantikannya dengan kepala adat atau pendeta,” kata Buijs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku Kuasa Berkat dari Belantara dan Langit (Power of Blessing from the Wilderness and from Heaven) membawa kita melihat dengan jujur keudayaan dan akar kekuatan masa lalu masyarakat Toraja. Menurut Buijs, kepercayaan masyarakat Toraja diperkirakan lebih awal dari masuknya ajaran Hindu-Buddha ke wilayah pesisir Indonesia sekitar 1500 tahun lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang menarik adalah, bagaimana Buijs mengurai semua budaya dulu tanpa mengingatkannya dengan agama yang seharusnya mejadi pedoman. “Untuk mengurai kebudaya dan tradisi, agama baru tak berfungsi. Yang saya sayangkan bagiamana kebudayaan dan kepercayaan yang sudah tumbuh dengan jutaan tahun lalu tiba-tiba menghilang,” katanya.&lt;br /&gt;Buijs juga merekam, perbedaan masyarakat Toraja di Mamasa Sulawesi Barat dan Tana Toraja di Sulawesi Selatan, mulai dari infrastruktur hingga ciri hidup mereka sehari-hari. Menurutnya, perbedaan dua masyarakat yang sama ini karena faktor wilayah, di Mamasa masih sedikit tertinggal di banding di Tana Toraja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, perbedaan pada rumah huni (tongkonan) yang berbeda. Di Tana Toraja, atap rumah cukup menjulang dan sangat tinggi. Selalu ada renovasi, sementara di Toraja Mamasa tidak terlalu tinggi dan mencolok. “Ada banyak perbedaan, sangat banyak. Sekarang saya lihat beberapa ukiran di Tana Toraja juga mengalami perubahaan, gambar kerbau digantikan dengan lambang ayam jago. Saya tidak tahu kenapa,” kata Buijs.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi, yang jelas buku ini akan menjadi catatan keberagaman masyarakat Toraja yang tak akan habisnya untuk terus dilakukan penelitian. Dan tentu saja untuk kajian lain tentang masyarakat Toraja khususnya di Mamasa buku ini patut menjadi referensi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Eko Rusdianto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: http://penerbit-ininnawa.blogspot.com/&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-1206604939677851917?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/1206604939677851917/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/03/agama-memainkan-peran-atas-kelangsungan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1206604939677851917'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1206604939677851917'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/03/agama-memainkan-peran-atas-kelangsungan.html' title='Agama Memainkan Peran atas Kelangsungan Budaya'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-h3-LTAaQ5T0/TXmipgLv8EI/AAAAAAAAEQ8/-Nb9zLmFRaI/s72-c/buku%2Bmamasa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-3088986300727674694</id><published>2011-03-09T20:24:00.000-08:00</published><updated>2011-03-09T20:25:00.322-08:00</updated><title type='text'>Mamasa Dapat Jatah DAU Rp290 miliar</title><content type='html'>MamasaOnline -- Tahun ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar mendapat bantuan dana alokasi umum (DAU) Rp441.578.798.000. Bantuan itu diberikan sesuai Peraturan Presiden (Perpres) No. 6/2011 tentang DAU provinsi dan kabupaten/kota  2011. Kabupatan Mamasa mendapat jatah Rp.290 miliar lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pemprovr, lima kabupaten jajarannya juga mendapat DAU bervariasi. Yang terbesar diperoleh Pemkab Mamuju senilai Rp422 miliar lebih. Hal itu pun dibenarkan anggota DPD-RI Sulbar, Iskandar Muda B Lopa via rilis, Rabu 9 Maret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam rilisnya, dia menyampaikan jika penetapan besaran DAU ditetapkan presiden pada 7 Februari lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khusus lima kabupaten jajarannya mendapat DAU dengan rincian Kabupaten Majene sebesar Rp300 miliar lebih,  Mamuju (Rp422 miliar lebih), dan Polewali Mandar sebesar Rp400,6 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya Kabupaten Mamasa memperoleh DAU sebesar Rp290 miliar lebih dan Mamuju Utara (Matra) sebesar Rp227,7 miliar. Jumlah keseluruhan DAU tersebut menurut dia,  ditetapkan sebesar 26 persen dari pendapatan dalam negeri netto APBN 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian untuk proporsi DAU provinsi ditetapkan sebesar 10 persen dari jumlah keseluruhan DAU. "DAU kabupaten/kota ditetapkan sebesar 90 persen dari jumlah keseluruhan DAU," ujar Iskandar di Mamuju, Rabu 9 Maret.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, penghitungan DAU masing-masing provinsi dan kabupaten/kota dilakukan dengan menggunakan formula sebagaimana diatur dalam UU No. 33/2004 tentang perimbangan keuangan antara pemerintah pusat dan daerah. DAU suatu provinsi dan kabupaten/kota dialokasikan berdasarkan formula yang terdiri atas celah fiskal dan alokasi dasar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"DAU atas dasar alokasi dasar dihitung berdasarkan jumlah gaji pegawai negeri sipil (PNS) secara proporsional, termasuk kenaikan gaji pokok, pemberian gaji bulan ke-13 dan gaji bagi calon pegawai negeri sipil," terang Iskandar. (nur)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Fajar&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-3088986300727674694?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/3088986300727674694/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/03/mamasa-dapat-jatah-dau-rp290-miliar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3088986300727674694'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3088986300727674694'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/03/mamasa-dapat-jatah-dau-rp290-miliar.html' title='Mamasa Dapat Jatah DAU Rp290 miliar'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-5227570109277759113</id><published>2011-03-09T20:08:00.000-08:00</published><updated>2011-03-09T20:19:51.729-08:00</updated><title type='text'>Gubernur Sulbar Bantah  Carter Helikopter</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-_UN1tXba8lw/TXhRRif1tdI/AAAAAAAAEQs/RqlBCOA_zIo/s1600/Helikopter3.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 267px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-_UN1tXba8lw/TXhRRif1tdI/AAAAAAAAEQs/RqlBCOA_zIo/s400/Helikopter3.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5582301099885704658" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline - Gubernur Sulawesi Barat H Anwar Adnan Saleh membantah pemberitaan media massa, dirinya telah mencarter pesawat helikopter untuk digunakan sebagai alat transportasi mengunjungi Mamasa dan  beberapa kabupaten di daerah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemberitaan di media massa bahwa saya mencarter pesawat, tidak benar. Pesawat helikopter ini merupakan pinjaman dari Ketua PMI Jusuf Kalla untuk digunakan saat Wakil Presiden Boediono berkunjung ke Mamuju pada Februari lalu," kata Anwar Adnan Saleh, Jumat (4/3/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, pinjaman helikopter dari Jusuf Kalla ini memang masih digunakan hingga saat ini karena ada penambahan waktu masa pakai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya kecewa diberitakan bahwa Gubernur Sulbar telah mengubah penampilannya yang tidak lagi pernah menggunakan mobil untuk mengunjungi daerah. Saya rasa tidak ada perubahan pada diri saya, pinjaman pesawat ini saya manfaatkan untuk mempermudah mengunjungi daerah di Sulbar seperti Mamasa dan Mamuju Utara," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anwar mengemukakan, pinjaman pesawat helikopter milik Jusuf Kalla itu karena sebagai teman yang juga pernah menjadi Ketua Umum Partai Golongan Karya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jusuf Kalla tulus meminjamkan pesawatnya untuk saya gunakan, apalagi dia tahu persis kondisi wilayah Sulbar yang masih sulit dijangkau kendaraan darat seperti ke wilayah Mamasa dan Mamuju Utara," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dirinya yang akhir-akhir ini banyak menggunakan pesawat helikopter tersebut bukan karena ingin mengubah penampilan, akan tetapi penggunaan pesawat ini untuk mempercepat melakukan kunjungan ke beberapa daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anwar menambahkan, untuk pembelian bahan bakar helikopter, diambilkan dari biaya perjalanan dinas dan biaya-biaya lain yang sesuai peruntukannya. &lt;span &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Kompas&lt;br /&gt;class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-5227570109277759113?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/5227570109277759113/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/03/gubernur-sulbar-bantah-carter.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5227570109277759113'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5227570109277759113'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/03/gubernur-sulbar-bantah-carter.html' title='Gubernur Sulbar Bantah  Carter Helikopter'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-_UN1tXba8lw/TXhRRif1tdI/AAAAAAAAEQs/RqlBCOA_zIo/s72-c/Helikopter3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7240070088700276539</id><published>2011-02-27T17:58:00.000-08:00</published><updated>2011-02-27T17:59:33.563-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Infrastruktur Jalan di Mamasa Bermasalah</title><content type='html'>MamasaOnline -- Kabupaten Mamasa menjadi sorotan anggota Komisi III DPRD Sulbar. Mereka  mengeluhkan infrastruktur jalan dan jembatan yang banyak bermasalah. Bahkan sorotan sudah terdengar sejak 2009 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anggota Komisi III DPRD Sulbar, Andi Usman sesaat sebelum beranjak meninjau pelaksanaan proyek di Mamasa, Rabu 23 Februari sempat  menyebutkan kalau dari 10 sampel proyek di daerah tersebut, terdapat tujuh di antaranya dinilainya bermasalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mulai dari drainase, pengairan, jalan, dan lainnya banyak bermasalah. Di sana banyak yang bermasalah," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menyatakan kunjungan konsituen Komisi III  selama empat hari kedepan lanjutnya, bakal digunakan sebagai ajang evaluasi proyek dan penyerapan aspirasi, baik Pemkab Mamasa maupun perwakilan tokoh masyarakat terkait proyek&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tersebut. Pengerjaan proyek jalan dan pengairan di Mamasa yang dianggap bermasalah dan terparah  terjadi selama 2009 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Padahal tahun itu, kita alokasikan anggaran paling besar di Mamasa. Irnisnya banyak yang bermasalah. Seperti pengerjaan drainase yang hanya ditambal dan tidak rampung 100 persen," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal senada dibenarkan Ketua Komisi III, Mervie Parasan. Sebelum beranjak ke mobil yang akan membawanya ke Mamasa, Mervie menyebutkan ada banyak pekerjaan infrastruktur yang perlu dievaluasi. Walau mengaku lupa besaran alokasi anggaran yang telah digelontorkan ke daerah tersebut. Dia menyatakan siap melakukan pembenahan proyek yang akan ditinjau. "Data lengkapnya kami sudah punya. Kunjungan ini untuk melakukan evaluasi dan penyerapan aspirasi di sana," imbuhnya. (nur)&lt;br /&gt;Sumber:http://www.fajar.co.id&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7240070088700276539?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7240070088700276539/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/infrastruktur-jalan-di-mamasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7240070088700276539'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7240070088700276539'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/infrastruktur-jalan-di-mamasa.html' title='Infrastruktur Jalan di Mamasa Bermasalah'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-5361566428418593596</id><published>2011-02-27T17:56:00.000-08:00</published><updated>2011-02-27T17:58:17.087-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Mamasa Jadi Percontohan Minapolitan</title><content type='html'>MamasaOnline — Pemerintah pusat melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan melirik sedikitnya 45 kabupaten/kota dari 33 provinsi sebagai daerah pengembangan kawasan minapolitan.  Mamasa di Sulbar dipersiapkan sebagai daerah budidaya air tawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini untuk mempercepat pembangunan ekonomi bagi masyarakat pesisir atau nelayan sehingga mereka bisa lebih sejahtera," kata Kepala Bagian Program Ditjen Perikanan Budidaya Kementerian Perikanan dan Kelautan, Heriyanto Ilyas, di Mamuju, Sulawesi Barat, Minggu (27/2/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia ke Mamuju sebagai pembicara kegiatan rapat kerja daerah Sinkronisasi Program Kegiatan Dinas Kelautan dan Perikanan Pemprov Sulbar. Menurut dia, program minapolitan telah dikembangkan di Maluku, Sumatera, dan Sulawesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Program ini merupakan salah satu jawaban untuk meningkatkan produksi perikanan laut maupun budidaya. "Jika produksi budidaya perikanan berjalan maksimal, jelas muaranya akan bisa meningkatkan ekonomi masyarakat. Program minapolitan akan tertangani secara sistematis baik pengolahan, pengembangan, maupun peluang pasar hasil budidaya rumput laut tersebut," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, Provinsi Sulawesi Barat yang memiliki panjang pantai sekitar 677 kilometer, terdiri atas 31 pulau-pulau kecil dengan luas laut sekitar 20.342 kilometer sangat prospektif untuk pengembangan minapolitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Makanya, daerah ini harus segera mempersiapkan diri dengan melakukan pemetaan budidaya perikanan yang paling cocok dikembangkan di daerah ini," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Barat, Haruna Hamal, mengemukakan, pihaknya menyambut baik program minapolitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika Sulbar masuk dalam kawasan pengembangan minapolitan dari 45 daerah yang ditargetkan, maka kami pasti bersedia karena program ini akan semakin memajukan ekonomi masyarakat nelayan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, Sulbar memiliki lima kabupaten yang masing-masing memiliki potensi pengembangan sektor perikanan untuk mendukung program minapolitan. Haruna menuturkan, pihaknya bersama pemerintah pusat telah melakukan identifikasi kawasan pengembangan minapolitan di Sulbar sejak tahun 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari lima kabupaten tersebut, kami tetapkan Kabupaten Mamuju sebagai kawasan berbasis perikanan tangkap, Kabupaten Majene sebagai kawasan pengolahan ikan, dan Kabupaten Polewali Mandar sebagai daerah budidaya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, Kabupaten Mamuju Utara cukup berimbang antara budidaya air tawar dan perikanan tangkap, dan di Mamasa dipersiapkan sebagai budidaya air tawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Kompas&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-5361566428418593596?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/5361566428418593596/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/mamasa-jadi-percontohan-minapolitan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5361566428418593596'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5361566428418593596'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/mamasa-jadi-percontohan-minapolitan.html' title='Mamasa Jadi Percontohan Minapolitan'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-3614105424335117329</id><published>2011-02-27T16:49:00.002-08:00</published><updated>2011-02-27T16:56:38.279-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sejarah'/><title type='text'>Sejarah Singkat Mamasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-qwW4OHy3MrA/TWrynOGtvMI/AAAAAAAAEPU/W_zYSNbn1BM/s1600/padalin-pongkapadang%2Bedit.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 191px; height: 400px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-qwW4OHy3MrA/TWrynOGtvMI/AAAAAAAAEPU/W_zYSNbn1BM/s400/padalin-pongkapadang%2Bedit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578537844066860226" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;SEJARAH DAN LATAR BELAKANG "MAMASA"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun Mamasa asal atau pada mulanya dinamai Mamase, artinya sungai yang berpengasih. Tanah ini kepunyaan Tabulahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu waktu datanglah seorang lelaki bersama isterinya, bernama Guali Padang anak dari Sahalima di Koa (Tabang).&lt;br /&gt;Mereka tinggal di Salu Kuse' dekat Rantebuda (Mamasa) dengan tidak diketahui nenek Dettumanan di Tabulahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali waktu nenek Dettumanan pergi berburuh, akhirnya sampailah ke puncak gunung Mambulillin. Di sana tampaklah olehnya asap api di dekat sungai “Mamase” atau Mamasa di Salu Kuse. Nenek Dettumanan ini, dengan segera berjalan menujuh tempat itu. Sesampainya ia ke sana, maka didapatinya sebuah pondok yang didiami oleh Guali Padang bersama isterinya. Pada waktu itu Dettumanan sangat marah sekali pada mereka dan mereka diusir pulang kembali ke tempat kedua orangtuanya. Tetapi Guali Padang tidak mau pergi menuruti perintah Dettumanan, sehingga Dettumanan marah dan berkata: “Biarlah kamu tinggal di tempat ini, akan tetapi jangan kamu harap akan beroleh berkat pada tempat ini. Karena tempat yang kamu diami sekarang ini ialah tanah kepunyaanku. Terkutuklah kamu dari Allah Taala. Bahwa anakmu nanti akan menjadi makanan binatang buas, dan bila kamu menanam padi, nanti akan berubah menjadi alang-alang, jagung akan berubah menjadi pimping (tille), labu akan berubah menjadi seperti batu, ayammu nanti dimakan elang, babimu akan dimakan ular, kerbaumu nanti akan ditanduk anoa (tokata), dan lain-lain. Tala mentaruk tallangko tala ma'rombe' aho'” artinya bahwa turun-temurunmu tidak akan berkembang biak selama engkau menduduki tanah ini.&lt;br /&gt;Setelah ia berkata demikian, pulanglah dengan marahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah beberapa bulan lamanya Guali Padang mendiami tempat itu, maka mengandunglah isterinya. Dan kemudian setelah beberapa bulan istrinya melahirkan seorang anak laki-laki. Tetapi ketika anak itu mulai bertambah besar, tiba-tiba datanglah seekor kuskus menerkam anak itu lalu dijinjitnya dan dibawah keatas pohon untuk dimakan. Pada intinya segala kutukan/perjanjian yang sudah dikatakan nenek Dettumanan semuanya terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh Sebab itu Guali Padang serta isterinya tidak tahan lagi tinggal di tempat itu, lalu mereka pergi ke Tabang, tempat tinggal kedua orang tuanya, karena mereka bermaksud akan memberi tahukan semua hal itu kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Guali Padang bersama istrinya sampai di Tabang dan bertemu dengan orang tuanya, maka diceritakannyalah semua hal yang telah mereka alami. Sehingga ayahnya membantu untuk menyelesaikan hal itu dengan jalan menyuruh anaknya(Guali Padang) untuk pergi berburuh, dan semua hasil buruannya, akan di berikan kepada nenek Dettumanan di Tabulahan. Tetapi sebelum dia berangkat, Ayahnya telah menyediakan dua “kapipe” jagung goreng yang sudah ditumbuk dicampur dengan daging kering. (kapipe =tempat membawah bekal pada waktu itu) Maksudnya supaya apabila sampai ke Tabulahan, Guali Padang tidak akan mau diberi makan oleh Dettumanan sebelum tanah Mamasa di berikan kepadanya untuk di duduki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu Guali Padang berangkat bersama dengan beberapa hambanya masuk hutan untuk berburuh. Setelah beberapa hari tinggal di dalam hutan dan mereka telah mendapat hasil yang memuaskan, maka berangkatlah mereka ke Tabulahan. Setibanya di Tabulahan, Nenek Dettumanan langsung mengenal siapa dan apa maksut mereka datang di Tabulahan. Oleh karena itu Dettumanan langsung berangkat ke kebunnya meninggalkan mereka itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap kali isteri Dettumanan memberi makan pada mereka, Guali Padang dan pengikutnya tidak mau makan. Sehingga isteri Dettumanan sangat takut sebab ia berpikir jangan-jangan mereka mati kelaparan sebab tidak mau makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri Dettumanan lebih takut lagi sebab Guali Padang pura-pura sakit, dan membuat dirinya seakan-akan seperti orang yang sudah hampir mati.&lt;br /&gt;      Isteri nenek Dettumanan dengan segera berangkat ke kebunnya untuk memanggil suaminya dengan mengatakan padanya bahwa Guali Padang sudah hampir mati.&lt;br /&gt;      Maka pulanglah nenek Dettumanan bersama isterinya kemari. Sementara Guali Padang ini pura-pura dalam keadaan sakit payah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah Dettumanan mendapati Guali Padang, dia berkata kepadanya: “Biarlah engkau mati; dan kalau engkau mati, saya tak akan merasa rugi bila kupotongkan engkau sepuluh ekor kerbau, karena engkau amat kurang hadat, berani betul engkau mendiami tanah saya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara Guali Padang ini mendapat marah, semakin ia  membuat dirinya sangat rendah hati sehingga Dettumanan berkata lagi kepadanya: “Kalau engkau mau dan ingin sungguh-sungguh akan mendiami tanah itu, maukah engkau akan menerima segala perjanjian-perjanjian yang akan kupertanggungkan atasmu?” Lalu Guali Padang menjawab katanya: “Biarpun ringan atau berat perjanjian itu, harus aku dan segala cucu-ciciku menjunjungnya, asalkan aku dapat mendiami tanah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Dettumanan berkata lagi kepadanya: “Kalau begitu kamu pulang saja, dan nanti saya menyusul di belakang.”&lt;br /&gt;      Setelah beberapa hari antaranya, berangkatlah Dettumanan menyusul mereka.&lt;br /&gt;      Sesampainya ia ke sana, maka mulailah Dettumanan menguraikan perjanjian itu, yang bunyinya sebagai berikut:&lt;br /&gt;      1. Ungngakuraka dio ladikahoingko timbu uhai, lole'ingko pa'tondokan aku tanan puntio, kuose'pinamula?&lt;br /&gt;      1. Ungakuraka dio lakupepahe pahemu lakuehengngi lokomu anna kualai situhu' pangala inahangku?&lt;br /&gt;      2. Ungakuraka dio laumpadua lanta' dasammu; kulambi' peso'mu kalaiku ungkolai?&lt;br /&gt;      3. Ungakuraka dio tala matinna anna tala mailuo dialing inde'e di lita'ku anu' labinasa lita' pa'de ma'hupatau?&lt;br /&gt;      4. Ungakuraka dio ladikoko papuammu ladipuhhu tubulillimmu ladisahpa' sepi'mu?&lt;br /&gt;      Mentimba' Guali Padang naoatee: Pada pa'kuammu pada kutarimbo, anu'tae' garaganna malepong dia langi!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Artinya:&lt;br /&gt;      1. Maukah engkau, saya akan mendirikan tempat kediamanmu, dan kusediakan satu mata air menjadi air minummu, supaya engkau dan isi rumahmu sampai kepada turun-temurunmu diibaratkan sebagai tanaman, dengan satu tuannya Tabulahan penjaganya?&lt;br /&gt;      2. Maukah engkau, bahwa padi yang sedang masak di sawah dan padi yang ada di lumbung aku ambil seturut kemauan hatiku bila aku datang?&lt;br /&gt;      3. Maukah engkau bahwa rumahmu harus berpetak dua (2 kamar), dan nasi yang sementara terjerang dalam belanga kuangkat dan kusendok sendiri untuk kumakan?&lt;br /&gt;      4. Maukah engkau bahwa tak boleh membuat satu keinginan yang akan merusakkan tanah ini dan menjatuhkan kaum yang berdiam di dalamnya?&lt;br /&gt;      5. Maukah engkau, bahwa segala kemauanku engkau turuti mulai dari yang besar sampai kepada yang kecil?&lt;br /&gt;      Jawab Guali Padang katanya: “Segala perjanjianmu saya terima, sebab tak ada lawannya keluasannya tanah ini bahkan kegemburannya. Luasnya adalah sebagai bentangan langit.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Catatan dari Penulis asli:&lt;br /&gt;      - Inilah yang dapat kami tuliskan dan mudah-mudahan dapat membantu para pembaca untuk mengetahui bagaimana sejarah, latar belakang dan adat istiadat, serta silsila yang berlaku di daerah kami “Tabulahan” sampai sekarang. Dan jika ada tulisan kami yang tidak sesuai menurut pembaca kami mohon maaf.&lt;br /&gt;      Catatan Penerjemah:&lt;br /&gt;      - Tulisan ini diterjemahkan langsung dari bahasa Tabulahan Asli/bahasa tua oleh : Apolos Ahpa (Pembantu Penerjemah Alkitab Berbahasa Tabulahan) bersama dengan Penerjemah Alkitab Bahasa Tabulahan dari New Zeland (Robin M’kenzie), tanggal 10-15 September 1997.&lt;br /&gt;      - Maaf karena sumber cerita ini sudah lama disimpan sehingga sumber/penulisnya tidak diketahui lagi, tapi arsip ini disimpan oleh Kel. Mangoli di Tabulahan, berdasarkan cerita turun-temurun dari nenek moyang kita.&lt;br /&gt;      - Tadipotimpu’ pano di peneneang ang ditula’ sanganna yaling inde di sejarah, ampo’ lamendahi kakende’anna hupatau peampoanna Nene’ Pongkapadang (Penyebutan nama-nama Nene’ Moyang kita dalam sejarah ini, tidak akan menjadi kutuk, melainkan akan menjadi berkat dan perkembangan anak cucu dari Nene’ Pongkapadang.)&lt;br /&gt;      - Mengenai Polopadang yang kemudian hari muncul sebagai teman seperjalanan/Pengawal dari Pongkapadang, bukan kel. Polopadang yang sekarang ini ada di Tabulahan, karena Kel. Polopadang yang sekarang ini berkembang di Tabulahan adalah Keturunan dari Pongkapadang( lihat silsilanya di atas).&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-3614105424335117329?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/3614105424335117329/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/sejarah-singkat-mamasa.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3614105424335117329'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3614105424335117329'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/sejarah-singkat-mamasa.html' title='Sejarah Singkat Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-qwW4OHy3MrA/TWrynOGtvMI/AAAAAAAAEPU/W_zYSNbn1BM/s72-c/padalin-pongkapadang%2Bedit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-1636656987691759278</id><published>2011-02-27T16:41:00.002-08:00</published><updated>2011-02-27T16:48:24.616-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sejarah'/><title type='text'>KEPEMIMPINAN DI PITU ULUNNA SALU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-vK0ouonSHxs/TWrwn8w82yI/AAAAAAAAEPM/YCZoh-U4q8I/s1600/Pemangku%2BAdatedit.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 392px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-vK0ouonSHxs/TWrwn8w82yI/AAAAAAAAEPM/YCZoh-U4q8I/s400/Pemangku%2BAdatedit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578535657568787234" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;GELARAN  DAN TANGGUNG JAWAB DAERAH-DAERAH DI PITU ULUNNA SALU KARUA TIPARITTI’NA UAI.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt; A. GELAR DAN TANGGUNG JAWAB DAERAH-DAERAH PUS:&lt;br /&gt;    1. Aralle&lt;br /&gt;    Digelar:&lt;br /&gt;    a. Indona ba'bana lembang, toma'kadanna to Pitu ulunna salu karua tiparitti'na uai.&lt;br /&gt;    b. Todipa'ulua dimana'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a).Indona Aralle menerima/mendengar segala pembicaraan-pembicaraan penduduk dalam Pitu ulunna salu karua tiparitti'na uai lalu pembicaran itu dibawanya datang di Tabulahan supaya diurusnya/diselesaikan. Dan bagaimana keputusan urusan itu, Indona Aralle menyampaikannya pula pada kepala-kepala hadat di Pitu Ulunna Salu yang bersangkutan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; b) yang pertama-tama mendapat pembagian warisan)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      2. Mambi&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      a. Indona Lantang kada nenek&lt;br /&gt;      b. Lempoh kuring, paya kandeang&lt;br /&gt;      Artinya :&lt;br /&gt;a. Di Mambie, tempat bertemunya/berkumpulnya kepala-kepala hadat Pitu ulunna salu karua tiparitti'na uai untuk membicarakan “katibangunganna lita', kamahosonganna ma'rupa tau” (pembangunan dan kesejahteraan umat/masyarakat), atau membicarakan perkara-kara yang lain yang patut dibicarakan dalam pertemuan kepala-kepala hadat. Segala pembicaraan itu atau segala keputusannya, harus disampaikan pada Indona lita' (Tabulahan) supaya dimohonkan berkat atas pembicaraan itu, supaya hasil pembicaraan itu mendatangkan bahagia/terealisasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; b. Tanggungan indona Mambie yaitu melayani (menjamin/memberi makan) kepala-kepala hadat dalam pertemuannya selama mereka bersidang/ma’limbo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      3. Bambang&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      a. Sangkiran tinting, pandaga lappa-lappa&lt;br /&gt;      b. Su' buang ada’&lt;br /&gt;      Artinya:&lt;br /&gt;a. sebagai penungguh tali yang menghubungkan satu negeri pada negeri yang lain. Yaitu kalau ada yang membuat satu kejahatan yang akan merusakkan tanah Pitu ulunna salu karua tiparitti'na uai maka Indona Bambang mulai mengajar mereka menurut undang-undang hadat.&lt;br /&gt;b. Dan juga Indona Bambang adalah tempat menyimpan sementara orang yang melanggar adat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      4. Rantebulahan&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      a. Indona lembang Tomakakanna lita'.&lt;br /&gt;Artinya&lt;br /&gt;a. orang yang dipandang kaya dalam Pitu Ulunna Salu. Sebab ia diwajibkan akan membayar denda setiap orang yang mendapat denda karena perbuatannya melanggar aturan adat, supaya ada perdamaian kembali.&lt;br /&gt;b. Juga digelar Toma' dua Taking toma' tallu sulekka untetenge kondo sapata. Artinya diberi hak akan menjaga keamanan; dan memperdamaikan orang yang berselisi dengan memberi hadiah selaku upahnya supaya perselisihan kedua pihak hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      5. Matanga&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      Adiri Tatempong , tamba Tammalate artinya Tiang yang terkuat, yang akan menyokong jatuh dan bangunnya penduduk Pitu ulunna salu karua tiparitti'na uai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      6. Mala'bo&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      a. Tandu' kalua' palasang marosong, artinya ialah selaku dinding temboknya Pitu ulunna salu karua tiparitti'na uai bila ada bangsa lain yang akan merusakkan tanah ini (Hulu balang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      7. Tabang&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      a. Baka disura, gandang diroma.&lt;br /&gt;      b.Talaunna kada nenek bubunganna kada tomatua&lt;br /&gt;      Artinya:&lt;br /&gt;      a. Baka disura gandang diroma itu selaku pusakanya saja.&lt;br /&gt;      b. Talaunna kada nenek, bubunganna kada tomatua artinya pembatas ketujuh kekuasaan negeri yang sama kuasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B. GELAR DAN KEHARUSAN NEGERI-NEGERI YANG DI BERI NAMA KARUA TIPARITTI'NA UAI (KTU)(KARUA BA’BANA MINANGA(8 MUARA SUNGAI) YAITU:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      1. Mesawa&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      “Talinga rarana to Pitu ulunna salu, mata bulawanna karua tiparitti'na uai”. Artinya: mata-mata bagi barangsiapa yang hendak masuk Pitu ulunna salu karua tiparitti'na uai dengan maksud jahat. Jika ada, dengan segera memberi kabar atau laporan kepada Indona Mala'bo', supaya ia dapat bersedia dengan selengkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      2. Ulu Manda':&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      Sulluhanna kada nene balatana'na Kondo Sapata. Artinya: Batas tanah penduduk Pitu Ulunna Salu Karua Tiparitti'na Uai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      3. Sondoan&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      sama dengan gelaran Ulumanda'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      4. Panetean&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      Tampa'na Tabulahan artinya batas tanah Tabulahan dan Aralle.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      5. Mamasa&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      a. Rambu saratu&lt;br /&gt;      b. Limbong kalua, tasik malolanganna Indona Tabulahan. Artinya:&lt;br /&gt;      a). banyak tanggungan-tanggungan atau perjanjian-perjanjian yang dipertanggungkan Indona Tabulahan kepada Indona Mamasa. b) Tanah yang seluas itu (lembang Mamasa) dapatlah dimasuki Indona Tabulahan dengan meminta sembarang apa saja menurut perjanjiannya umpama: Beras padi dll., supaya penduduk di tanah itu selamat dalam kediamannya.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      6. Osango&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      a. Tomataianna Totumandongi'na Indona Tabulahan tana lembanna Mamasa, artinya penjaga kesetiaannya Indona Mamasa pada tanggungan-tanggungan yang sudah ditanggungnya&lt;br /&gt;      b.Tokkeran Sepu' artinya tempat menyimpan tanda-tanda peringatan perjanjian-perjanjian bagi Lembah Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      7. Orobua:&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      a. Tomengkalambun bakaru, artinya Lembah Mamasa sudah di duduki atau di huni, baru datang Indona Orobua yang bernama “Pasa'buan.”&lt;br /&gt;      b. Dan juga diberi hak untuk datang menjual daun enau dan daun paku lalu ditukar dengan padi oleh penduduk Mamasa, karena babinya telah dipotong waktu pembukaan sepu' (=jimat)di Osango.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      8. Tawalian&lt;br /&gt;      Digelar:&lt;br /&gt;      asal nama dari “Tawali” artinya tak sempat lagi diberi haknya, melainkan disamakan saja dengan Indona Mamasa, Tawalian juga biasa disebut Indona sesena Padang.&lt;br /&gt;      Mereka ini berasal dari Passokkoran bahagian Balanipa. Neneknya bernama Pottoni' Punda'da' Puppenda, Ponggasa'.&lt;br /&gt;      Pottoni' di Tawalian Ponggasa' di Buntu buda (Mamasa).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;V. ATURAN ATAU UNDANG-UNDANG DI DAERAH PITU ULUNNA SALU KARUA TIPARITTI’NA UAI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun aturan atau undang-undang pada masa itu dinamai: “Pappuli tedong, pallottong karambau” yaitu pada masa nenek Daeng Manganna dan semua saudaranya sampai pada nenek Dettumanan dan saudara-saudaranya. Waktu itu boleh dikata, tanah ini aman, jarang terjadi pembunuhan, pencurian dll. “Pappuli tedong, pallottong karambau maksudnya”: mata ganti mata, gigi ganti gigi: (band. Mat 5:38) (Pappuli=pallottong=baku ganti sama banyak, sama harga; Tedong=karambau=kerbau.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa lama kemudian dari pada itu, datanglah dan diizinkanlah to Mampu' yang berasal dari Tandalangan untuk tinggal di Rantebulahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali peristiwa terjadilah pembunuhan disana (Mambie, Rantebulahan). Menurut undang-undang bahwa sipembunuh harus dibunuh juga.&lt;br /&gt;      Beruntung sebab pada waktu itu Tomampu' membuat satu&lt;br /&gt;      permintaan kepada yang berwajib di Tanah ini, ia minta&lt;br /&gt;      supaya undang-undang pappuli tedong pallottong karambau&lt;br /&gt;      diganti dengan undang-undang yang lain.&lt;br /&gt;      Tomampu' berkata:&lt;br /&gt;      a. "Dikondo terong, ditampa bulahang", (Kerbau diperbaiki/diurut, emas dibentuk)&lt;br /&gt;      b. "Dibatta bihti' tau, tahpa dibihti'terong", (kaki orang dipotong, tapi kaki kerbau yang kena)&lt;br /&gt;      c. "Dibatta bihti'terong, tahpa dibihti' bahi",(kaki kerbau yang dipotong, tapi kaki babi yang kena)&lt;br /&gt;      d. "Dihenge' punno, disahihi la'bi". (dipikul yang penuh, dijinjin lebihnya)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Maksudnya:&lt;br /&gt;      a. "Yang baik diganti dengan yang lebih baik",&lt;br /&gt;      b."Dilempar batu dibalas dengan kapas",&lt;br /&gt;      d. "Wajiblah ditebus dengan cukup/ ditebus saja sudah cukup".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Dengan aturan barunya ini Tomampu' menjelaskan kepada yang kaum/ semua orang bahwa undang-undang yang diberikannya itu lebih baik dari pada yang dulu; Misalnya ada seorang yang dibunuh. Maka keluarga dari pada orang yang dibunuh itu harus bersabar, jangan main hakim sendiri, tetapi serahkanlah kepada hadat untuk diselesaikan dengan baik.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt;Oleh: Apolos Äto' Achpa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-1636656987691759278?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/1636656987691759278/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/kepemimpinan-di-pitu-ulunna-salu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1636656987691759278'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1636656987691759278'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/kepemimpinan-di-pitu-ulunna-salu.html' title='KEPEMIMPINAN DI PITU ULUNNA SALU'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-vK0ouonSHxs/TWrwn8w82yI/AAAAAAAAEPM/YCZoh-U4q8I/s72-c/Pemangku%2BAdatedit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-5287530122509400778</id><published>2011-02-27T16:36:00.001-08:00</published><updated>2011-02-27T16:41:01.826-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sejarah'/><title type='text'>KETURUNAN PONGKA PADANG</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-1tnRsKtQo94/TWru7BjEerI/AAAAAAAAEPE/dHG913bWzSg/s1600/tari%2Bpenyambutan%2Bedit.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 264px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-1tnRsKtQo94/TWru7BjEerI/AAAAAAAAEPE/dHG913bWzSg/s400/tari%2Bpenyambutan%2Bedit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578533786247002802" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;KETURUNAN PONGKA PADANG YANG MENDIAMI PITU ULUNNA SALU KARUA TIPARITTI’NA UAI/KARUA BA’BANA MINANGA (PUS-KTU) DI BAWAH KEKUASAAN TABULAHAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Turunan Pongka Padang mendiami Tanah Toraja mamasa yang kini lasim disebut Pitu Ulunna Salu, karua tiparitti'na uai. Pada mulanya tanah ini bukan di namai demikian, melainkan dinamai: Lita'na to pitu di ulunna Salu artinya tanah dari 7 orang yang ada di hulu sungai (7 orang anak Pongka Padang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang mula-mula berjalan keliling memberi batas akan tanah ini, yakni seorang anak dari Pongka Padang yang bernama Pullao Mesa. Kemudian berangkat pula Daeng Manganna dan Mana Pahodo untuk memberi nama pada daerah setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang dari pada mereka itu memakai tongkat dahan kayu cendana yang masih mentah. Setelah tiba di daerah (bagian Mandar) tongkat kayu Cendana itu ditanam lalu tumbuh. Oleh sebab itu daerah tersebut diberi nama Kampung Cendana.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lita'na to pitu diulunna salu kemudian diberi nama: Pitu ulunna salu karua tiparitti'na uai yang artinya 7 hulu sungai, dan 8 anak (muara) sungai. Kata itu suatu kiasan adanya.&lt;br /&gt;     &lt;br /&gt; Pitu Ulunna Salu artinya tujuh kekuasaan. Sebab pada mulanya Tabulahan mempunyai kuasa pada 7 negeri: Nama ketujuh kekuasaan itu yaitu:&lt;br /&gt;      1. Aralle&lt;br /&gt;      2. Mambie&lt;br /&gt;      3. Bambang&lt;br /&gt;      4. Rantebulahan&lt;br /&gt;      5. Matanga&lt;br /&gt;      6. Tu'bi&lt;br /&gt;      7. Tabang (Tandung)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tiap-tiap daerah itu ada keharusannya.&lt;br /&gt;Karua tiparitti'na uai artinya delapan daerah kekuasaan yang kecil, yang mempunyai kuasa atau keharusan agak kurang di banding ke 7 negeri yang mula-mula disebut).&lt;br /&gt;      Nama kedelapan daerah kekuasaan itu ialah:&lt;br /&gt;      1. Mesawa&lt;br /&gt;      2. Ulumanda'&lt;br /&gt;      3. Sondoan (Keang)&lt;br /&gt;      4. Panetean&lt;br /&gt;      5. Mamasa&lt;br /&gt;      6. Osango&lt;br /&gt;      7. Orobua&lt;br /&gt;      8. Tawalian&lt;br /&gt;Delapan daerah kekuasaan itu masing-masing mempunyai kuasa atau keharusannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Tabulahan adalah penguasa atau tanah yang merdeka. Gelar atau nama Tabulahan adalah:&lt;br /&gt;      a. Petaha mana', pebita' pahandangan&lt;br /&gt;      b. Petoe saku', peanti kadinge' pedekeng kahatuang.&lt;br /&gt;      c. Indona Lita'&lt;br /&gt;      d. Tomepaihanna Pitu ulunna salu, karua tiparitti'na uai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Yang artinya:&lt;br /&gt;      a) Pembagi warisan dalam pusaka bahkan batasan tanah yang sudah diberikan masing-masing, penentu/pembicara/pemutus dalam acara-acara perkawinan.&lt;br /&gt;      b) Pemegang ibadat untuk Pitu ulunna salu karua tiparitti'na uai supaya selamanya keberkatan. Tetapi kalau di antaranya ada yang berbuat kejahatan, maka orang itu harus datang di Tabulahan supaya diberkati pula dengan memakai “saku' kadinge' dan kahatuang” supaya kembali baik (tahir) pula dipandang Allah Taala. Dalam bahasa tua mengatakan: “Ladisaku'i, ladikadinge’i sala anna malai titanan punti, tiasak kahatuan illalan botto lita'na sule”.&lt;br /&gt;      c) Ibu/tuan Tanah/ pemilik tanah dari Pitu ulunna salu karua tiparitti'na uai.&lt;br /&gt;      d) Pemepegang pemali-pemali/(Pendoa syafaat) untuk penduduk PUS dan karua tiparitti'na uai supaya mereka selalu dalam keadaan yang aman dan sentosa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;OLEH: Apolos Äto' Achpa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-5287530122509400778?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/5287530122509400778/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/keturunan-pongka-padang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5287530122509400778'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5287530122509400778'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/keturunan-pongka-padang.html' title='KETURUNAN PONGKA PADANG'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-1tnRsKtQo94/TWru7BjEerI/AAAAAAAAEPE/dHG913bWzSg/s72-c/tari%2Bpenyambutan%2Bedit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-3303869061032011324</id><published>2011-02-27T16:26:00.000-08:00</published><updated>2011-02-27T16:36:17.920-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sejarah'/><title type='text'>SILSILA  &amp; PENYEBARAN KETURUNAN KE DAERAH LAIN</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-aW09S4hyiXU/TWrted-XYqI/AAAAAAAAEO8/PHmBCvlKx2Y/s1600/Pemangku%2BAdatedit.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 392px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-aW09S4hyiXU/TWrted-XYqI/AAAAAAAAEO8/PHmBCvlKx2Y/s400/Pemangku%2BAdatedit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578532196149846690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian Dettumanan kawin dengan seorang perempuan anak cucu dari Lombe Susu bernama Puelebuttang, asal dari Mangki Tua (Lohe) lalu memperanakkan 5 orang anak yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      1. Soyak&lt;br /&gt;      2. Manatanda&lt;br /&gt;      3. Pakiringan&lt;br /&gt;      4. Ta Hengkona&lt;br /&gt;      5. Ta Kaise'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soyak dan Manatanda bermukim di Tabulahan. Pakiringan mula-mula ke Kalonding bagian Mamuju dan kemudian ia kembali lagi, lalu Ayahnya menyuruh dia ke Osango bersama seorang hambanya bernama Pambate. Dan inilah yang menjadi asal nenek moyang orang Taupe (Osango).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Hengkona dikawini oleh seorang lelaki bernama Bundangulu anak cucu dari Simba Datu asal dari Matanga, lalu mereka tinggal di Baitang (Aralle).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Kaise dikawini oleh seorang lelaki bernama Manalolo saudara dari Bundangulu. Mereka tinggal di Tapako (Aralle).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Kedua lelaki yang nyata di atas ini, yaitu: Simba Datu meperanakkan Marimbun dan kawin dengan seorang lelaki bernama Parinding Bassi anak dari Pullao Mesa di Masorang lalu keduanya memperanakkan ta Ayoan. Ta Ayoan memperanakkan Bundangulu dan Manalolo. Itulah nenek moyang atau asal turunan di Aralle&lt;br /&gt; &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Silsilanya adalah seperti berikut:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;      Soyak memperanakkan Bembe&lt;br /&gt;      Bembe memperanakkan Daeng Siande&lt;br /&gt;      Daeng Siande memperanakkan Matanning&lt;br /&gt;      Matanning memperanakkan Ahuang di Dadeko&lt;br /&gt;      Ahuang di Dadeko memperanakkan Todisondongi, Singka&lt;br /&gt;      Todisondongi memperanakkan 1. Daeng Mallipung&lt;br /&gt;      2. Daeng Mangemba&lt;br /&gt;      3. Eloangin&lt;br /&gt;      4. Ata&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Daeng Mallipung memperanakkan Toumpellei Dasanna&lt;br /&gt;      Toumpellei Dasanna memperanakkan Daeng Pallaha&lt;br /&gt;      Daeng Pallaha memperanakkan Malinga' Ende&lt;br /&gt;      Malinga' memperanakkan Moko' Tangkahang&lt;br /&gt;      Moko' memperanakkan 1. Ta Kaliasa'&lt;br /&gt;      2. Ta Behe&lt;br /&gt;      3. Ta Tangkahang&lt;br /&gt;      4. Ta Saehang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Ta Kaliasa' kawin dengan Su'beng anak cucu dari Ata saudara dengan Mallipung lalu memperanakkan:&lt;br /&gt;      1. Ta Parinding&lt;br /&gt;      2. Ta Loma'&lt;br /&gt;      3. Ta Letung&lt;br /&gt;      4. -&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Parinding kawin dengan ta Banna anak cucu dari nenek Daeng Mangemba, lalu memperanakkan ta Sibuntang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Sibuntang kawin dengan ta Palulungan saudaranya Tuan Parenge (Tamangkoa) anak cucu dari ta Behe saudaranya ta Kaliasa' lalu memperanakkan:&lt;br /&gt;      Ta Mangoli (Mangoli),&lt;br /&gt;      Ta Kambelu,&lt;br /&gt;      Ta Molo,&lt;br /&gt;      Ta Mandayai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Mangoli kawin dengan ta Dottong anak cucu dari Loma' yang kawin dengan ta Ente lalu memperanakkan ta Sempa. Ta Sempa memperanakkan:&lt;br /&gt;      1. Ta Su'bu&lt;br /&gt;      2. Ta Sondo&lt;br /&gt;      3. Ta Ta'le&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Sondo kawin dengan ta Mokang saudara dari Sampanga (Pue Masalung) anak cucu dari nenek Ata lalu memperanakkan:&lt;br /&gt;      1. Ta Deppung&lt;br /&gt;      2. Ta Madi&lt;br /&gt;      3. Ta Ayo&lt;br /&gt;      4. Ta Dottong&lt;br /&gt;      5. Ta Bassi&lt;br /&gt;      6. Ta Sambeng Bulahang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Dottong kawin dengan ta Mangoli lalu memperanakkan:&lt;br /&gt;      1. Ta Boha'&lt;br /&gt;      2. Ta Maya'&lt;br /&gt;      3. Simba Datu&lt;br /&gt;      4. Patundan (Barends)&lt;br /&gt;      5. Aruang Boyo&lt;br /&gt;      6. Pahtaro Pura (Ta Ma'ta).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Behe saudaranya ta Kaliasa' kawin dengan seorang lelaki bernama ta Buli, lalu memperanakkan 2 orang yaitu:&lt;br /&gt;      Ta Lento,&lt;br /&gt;      Ta Tau'.&lt;br /&gt;      Ta Lento kawin dengan ta Hapu lalu memperanakkan:&lt;br /&gt;      1. Ta Palu'lungan&lt;br /&gt;      2. Ta Sondong&lt;br /&gt;      3. Ta Sapahu&lt;br /&gt;      4. Ta Betanga'&lt;br /&gt;      5. Ta Sangkalla'&lt;br /&gt;      6. Ta Imba'&lt;br /&gt;      7. Ta Besu'&lt;br /&gt;      8. Ta Mangkoa (Parenge') (Baliada')&lt;br /&gt;      9. Ta Isungan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Palu'lungan kawin dengan ta Sibuntang lalu memperanakkan:&lt;br /&gt;      1. Ta Mangoli&lt;br /&gt;      2. Ta Belu'&lt;br /&gt;      3. Ta Molo&lt;br /&gt;      4. Ta Kessu' (sudah mati)&lt;br /&gt;      5. Ta Mandayai (lain ibu)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Mangkoa kawin dengan ta Berindu lalu meperanakkan:&lt;br /&gt;      1. Tande Bua'&lt;br /&gt;      2. Takakiing&lt;br /&gt;      3. Tasitakkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daeng Mangemba memperanakkan La'lang. Ta La'lang memperanakkan:&lt;br /&gt;      Sambo, dan&lt;br /&gt;      Lita', dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Sambo memperanakkan:&lt;br /&gt;      Latangke, dan&lt;br /&gt;      Indo Malliki'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Latangke meperanakkan:&lt;br /&gt;      Ta Ponang,&lt;br /&gt;      Tatu'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Ponang kawin dengan To Diparang lalu memperanakkan:&lt;br /&gt;      Ta Sassang,&lt;br /&gt;      Tabanna,&lt;br /&gt;      Tadahu'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Sassang kawin dengan ta La'le' cucu dari Daeng Mangemba juga, lalu memperanakkan Polo Padang kepala tua di Saluleang bahkan hadat besar di tanah itu. Polo Padang kawin dengan ta Ayo tetapi tak beranak. Kemudian kawin sekarang dengan ta Soe lalu memperanakkan:&lt;br /&gt;      Mattayan,&lt;br /&gt;      Ta Tona'.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Sapahu kawin dengan Ta Limbu yang berasal dari Sumahu' anak cucu dari ta Magondoi lalu memperanakkan:&lt;br /&gt;      Ta Sitti,&lt;br /&gt;      Ta Buaran,&lt;br /&gt;      Ta Leppang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ta Sitti kawin dengan (ta Kandongi yang berasal dari Aralle sebagianya dan Ibunya berasal dari Tabulahan) lalu memperanakkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      1. Ta Samalang (Johannes)&lt;br /&gt;      2. Ta Bena&lt;br /&gt;      3. Ta Nanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Ta Buaran tidak mempunyai anak.&lt;br /&gt;Ta Leppang kawin dengan Aruang Bonga anak dari Aruang Pasau' lalu memperanakkan Dettumanan.&lt;br /&gt;Ta Limbu diangkat menjadi Pangulu Tau (Pa' bahani) (Pemberani).&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;Adapun nama kepala-kepala hadat yang dilantik bahkan didudukkan diatas kepala Kerbau sebagai tanda resmi menjadi kepala hadat (Kepala hadat yang telah di setujui oleh Rakyat Tabulahan adalah sebabgai berikut:&lt;br /&gt;      1. Dettumanan&lt;br /&gt;      2. Soya'&lt;br /&gt;      3. Bembe&lt;br /&gt;      4. Daeng Siande&lt;br /&gt;      5. Matanning&lt;br /&gt;      6. Ahuang di Dadeko&lt;br /&gt;      7. Todisondongi&lt;br /&gt;      8. Daeng Mallipung&lt;br /&gt;      9. Toumpellei Dasanna&lt;br /&gt;      10. Daeng Pallaha&lt;br /&gt;      11. Malinga&lt;br /&gt;      12. Moko'&lt;br /&gt;      13. Ta Kaliasa'&lt;br /&gt;      14. Ta Pahinding&lt;br /&gt;      15. Ta Mangoli&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Pembantu-pembantunya (bali ada)&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;      Ahuang di Dadeko dibantu oleh Tandong Bulawan.&lt;br /&gt;      Todisondongi dibantu oleh Todibalabatu.&lt;br /&gt;      Daeng Mallipung dibantu oleh Ambe Pahallu.&lt;br /&gt;      Toumpellei Dasanna dibantu oleh ta Doo (Daeng Mangende).&lt;br /&gt;      Daeng Pallaha dibantu oleh ta Mendai'.&lt;br /&gt;      Malinga dibantu Tandi Pallu I.&lt;br /&gt;      Moko' dibantu Ambe Bakia'&lt;br /&gt;      Malliki dibantu Tandi Pallu II.&lt;br /&gt;      Ta Pahinding dibantu Ta Malliki'.&lt;br /&gt;      Ta Mangoli dibantu ta Mangkoa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang pembantu-pembantu kepala hadat dalam daerah ini (Tabulahan) tidak tetap turunannya, melainkan dipilih saja seturut kemauan kepala hadat.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-3303869061032011324?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/3303869061032011324/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/silsila-penyebaran-keturunan-ke-daerah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3303869061032011324'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3303869061032011324'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/silsila-penyebaran-keturunan-ke-daerah.html' title='SILSILA  &amp; PENYEBARAN KETURUNAN KE DAERAH LAIN'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-aW09S4hyiXU/TWrted-XYqI/AAAAAAAAEO8/PHmBCvlKx2Y/s72-c/Pemangku%2BAdatedit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-1708907525832165772</id><published>2011-02-27T16:12:00.001-08:00</published><updated>2011-02-27T16:24:14.506-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sejarah'/><title type='text'>Asal Mula Manusia Versi Tabulahan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;Asal mula manusia dan permulaan Tabulahan di huni dan di duduki orang sebagai suatu pemukiman ceritanya adalah sebagai berikut.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersamaan dengan terbitnya matahari di Ulu Sa’dang Rante pao yang sekarang di kenal dengan nama Tanah Toraja, berjalanlah dari sana enam orang laki-laki yang berbadan besar-besar, ada orang yang menganggap bahwa ke enam orang ini adalah bersaudara. Mereka ini adalah pengembara-pengembara. Adapun nama-nama mereka adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Puang Rimulu’&lt;br /&gt;      Mangkoana (Lando Belue’)&lt;br /&gt;      Pongka Padang&lt;br /&gt;      Bombong Langi’&lt;br /&gt;      Lando Guntu’&lt;br /&gt;      Lombeng Susu.&lt;br /&gt;Keenam laki-laki ini tidak ada orang yang tau dari mana asal mereka. Lalu mereka masing-masing memilih daerah yang mereka senangi untuk di duduki sekaligus di jadikan daerah tempat tinggal, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Puang Rimulu’ tinggal di Rantepao (Tanah Toraja)&lt;br /&gt;      Lando Belue’ pergi ke Bone dan tinggal di sana,&lt;br /&gt;      Bombong Langi’ ke Masuppu&lt;br /&gt;      Lando Guntu’ ke Duri&lt;br /&gt;      Lombe susu ke Lohe Galumpang&lt;br /&gt;      Pongka Padang terus ke Tabulahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Adapun yang akan kami ceritakan disini ialah bagaimana perjalanan Nene’ Pongka Padang, karena dialah yang menjadi nene’ moyang kami orang Tabulahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu itu Pongkapadang berangkat dari Sa’dan dengan tidak merasa lelah, dia terus menelusuri gunung yang satu ke gunung yang lain yaitu: Dia meneleusuri Gunung Kepa’, kemudian terus lagi dan melewati Gunung Landa Banua, dan terus lagi melewati Gunung Mambulillin, dan terus lagi menuju Gunung Buntu Bulo ahirnya dia tiba di suatu daerah yang sekarang dikenal dengan nama “Tabulahan” yang pada waktu itu masih berupa hutan belantara, yang ditumbuhi bambu-bambu kecil (“bulo” dalam bahasa Tabulahan). Daerah ini dulu dikenal dengan nama “Bulo Mahpa”, dan belum ada satu orangpun yang tinggal di daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu Pongka Padang melakukan pengembaraan, dia di sertai dengan dua orang pengawal yang mempunyai tugas masing-masing yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      1. Satu orang Pembawah gong (Padalin)&lt;br /&gt;      2. Satu orang Pembawah Pedang dan sepu’ (jimat-jimat, pakaian dan lain-lain).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama ke dua orang pengawal tersebut hanya satu orang yang di ketahui namanya sampai sekarang yaitu: ta “Malillin/Mambulillin”. Akan tetapi dalam perjalanannya Mambulillin terserang penyakit yang parah, sehingga mereka harus tinggal di atas sebuah Gunung. Namun tidak beberapa hari lamanya mereka tinggal di atas gunung tersebut, ternyata keadaan Mambulillin semakin parah dan akhirnya meninggal dunia lalu Pongka Padang menguburkan di atas gunung itu. Itulah sebabnya gunung itu diberi nama: “Gunung Mambulillin” sebab tempat di kuburkannya Mambulillin.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/-lhvv7ExMZq0/TWrqeGGoYZI/AAAAAAAAEO0/zg36cgS3apo/s1600/padalin-pongkapadang%2Bedit.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 191px; height: 400px;" src="http://1.bp.blogspot.com/-lhvv7ExMZq0/TWrqeGGoYZI/AAAAAAAAEO0/zg36cgS3apo/s400/padalin-pongkapadang%2Bedit.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5578528891207180690" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Nene’ Pongka Padang meneruskan lagi perjalanannya bersama seorang pengawalnya, tapi sayang sekali sebab nama pengawal tersebut tidak di ketahui sampai sekarang. Namun sejarah membuktikan bahwa memang masih ada satu orang pengawal yang berjalan dengan Pongka Padang pada waktu itu sampai di Gunung Buntu Bulo di Tabulahan. Kemudian hari baru mulai muncul nama “Polo Padang”, tapi sampai sekarang tidak ada yang bisa memastikan kalau memang betul itu adalah “Polopadang” yang dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pengembaraan Pongkapadang, dia sanggup menelusuri semua daerah sampai di pinggiran pantai. Akan tetapi dia tidak menemukan suatu daerah yang cocok baginya. Dan akhirnya dia kembali ke Gunung Buntu Bulo di daerah Tabulahan dan tinggal di atas. Setelah beberapa hari tinggal di atas gunung itu, dia mulai mengalami mimpi-mimpi yang baik dan merasakan bagaimana sejuknya cuaca yang ada di gunung itu dan juga nyamuk tidak terdapat di situ. Maka dia memutuskan untuk bertempat tinggal di atas Gunung itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada suatu waktu Pongka Padang melayangkan pandangannya ke sekitar daerah itu karena ingin melihat bagaimana keindahan pemandangan alamnya, tiba-tiba tampak olehnya asap api yang membumbung tinggi kelangit di gunung sebelah barat dari tempatnya. Melihat asap itu, dia sangat heran dan terkejut sekali, karena dia berpikir: ‘Bagaimana mungkin ada orang lain tinggal disini? Bukankah baru saya yang menduduki daerah ini? Oleh karena itu, gunung Tersebut dia beri nama Gunung “Kapusaang” yang artinya Gunung “keheranan” (bahasa tabulahan “Pusa’ artinya heran”), karena heran melihat asap api yang ada di gunung itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang di lakukan selanjutnya oleh Pongka Padang ialah mengutus pengawalnya ke gunung tersebut untuk mencari tau apa sebenarnya yang ada di sana. Lalu pengawalnyapun pergi dengan pesan dari Pongka Padang katanya: “Pergilah ke gunung yang di sebelah itu untuk melihat siapa gerangan yang ada di sana, dan kalau kau sampai di sana lalu kau memdapati seseorang, silahkan tanyakan siapa namanya dan dari mana dia datang.” Lalu pengawalnya ini pergi seturut apa perintah majikannya. Setibanya di sana diapun sangat keheran-heranan ketika dia melihat seorang wanita yang sangat cantik sekali berambut panjang dan berkulit putih bersama dengan seorang pengawalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan perasaan takut dan ragu-ragu, si pengawal ini menghampiri wanita tersebut dan berkata kepadanya: ”Saya datang diutus oleh majikan saya untuk menemui anda sebab dia telah melihat ada asap di sekitar daerah ini dan ternyata benar ada orang yang tinggal disini. Dan saya juga di suruh untuk menanyakan siapa nama anda dan berasal dari mana?” Lalu perempuan itu menjawab katanya: “Pulanglah kembali ke pada majikanmu dan katakan; ‘Nama saya ialah “Torije’ne’” yang artinya “orang yang datang dari laut”, karena saya memang datang dari laut dengan memakai perahu, dan nama pengawal saya adalah “Pue Mangondang”. Sesudah itu maka pengawal Pongka Padang ini pulang kembali ke Gunung Buntu Bulo untuk menyampaikan semuanya itu kepada Pongkapadang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesampainya di atas, bertanyalah Pongka Padang kepadanya demikian: “Apa yang kau dapati di sana?” Pengawal itu menjawab: “Saya mendapati dua orang di sana, yang satu perempuan cantik berambut panjang dan berkulit putih, dan yang satu lagi laki-laki sebagai pengawalnya. Yang perempuan bernama “Torije’ne’” dan pengawalnya bernama “Pue Mangondang”, selain sebagai pengawal, Pue Mangondang juga adalah saudara sepupu dari Torije’ne’. Mereka katanya berasal dari laut dengan memakai perahu.” Lalu berkata lagi Pongka Padang kepada pengawalnya: “Kau pergi lagi ke sana dan katakan kepada mereka; ‘Bolekah kita tinggal bersama-sama di satu tempat?’” Lalu pengawal itupun pergi lagi untuk kedua kalinya. Setelah sampai di sana dia berkata kepada Torije’ne’ katanya: “Majikan saya menyuruh menanyakan apakah anda setuju jika kita tinggal bersama-sama dalam satu tempat? atau bagaimana? Lalu Torije’ne’ menjawab: “Ya, baiklah. Sekarang kau kembali kepada majikanmu dan katakan; ‘Boleh, tapi saya minta kalau dia bisa kemari karena saya ingin bertemu dengan dia.” Pengawal itu pulang dengan perasaan senang kepada majikannya dan menyampaikan segalah apa yang dikatakan oleh Torije’ne’ &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pongka Padang sangat gembira dan senang mendengar apa yang disampaikan oleh pengawalnya itu, dimana perempuan itu ingin bertemu dengannya dan setuju untuk tinggal bersama di satu tempat. Pada saat itu juga Pongka Padang mempersiapkan segalah sesuatunya dan dia berangkat menuju Gunung Kapusaang tempat dimana perempuan itu berada. Sesampai disana, Torije’ne’ langsung menyambut dia dengan baik dan dia bertanya: “Siapa nama anda?” Jawab Pongka Padang :”Nama saya Pongka Padang , yang artinya “sudah banyak gunung saya telusuri sampai saya bisa tiba di daerah ini”. Nama saya yang sebenarnya ialah: Puang Rilembong, tapi karena sudah banyak gunung yang saya telusuri sehingga saya memberi nama diri saya Pongka Padang.” Torije’ne’ melanjutkan pertanyaannya dengan mengatakan: “Apa rencanamu untuk datang ke mari?” Tapi Pongka padang balik bertanya katanya: “Bagaimana ceritanya sehingga kau bisa sampai di sini?” Torije’ne’ menjawab: “Saya ini datang dari laut dengan memakai perahu pada waktu air pasang, lalu perahu saya ini terkandas di atas gunung ini. Setelah air kembali surut perahu saya tidak bisa lagi di tarik ke laut sehingga saya tinggal saja di gunung ini. Jadi nama saya Torije’ne’ yang artinya: “Orang yang datang dari laut”. Lalu kata pongka padang: “Bagaimana kalau kita tinggal bersama di suatu tempat? Torije’ne’ menjawab katanya: “Kenapa tidak, itu sangat baik.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada waktu itu Pongka Padang dengan Torije’ne’ mulai bermalam bersama-sama di atas Gunung Kapusaang selama tiga malam, dan pada waktu itu juga mereka resmi menjadi suami istri. Setelah sampai tiga malam tinggal di kapusaang, berkatalah Pongka Padang: ”Bagaimana kalau kita pergi dan bermalam lagi di Gunung Buntu bulo, gunung yang di sebelah itu? Torije’ne’ menjawab: ”Baiklah”. Lalu mereka pergi menuju Gunung Buntu bulo, dan bermalam di atas gunung itu. Setelah sampai tiga malam mereka bermalam di atas, berkatalah Pongka Padang: “Menurut kamu bagaimana perbedaan antara Gunung Kapusaang denga Gunung Buntu bulo ini? Torije’ne’ menjawab katanya: “Saya rasa baik di sini” Kata Pongka Padang lagi: “Jadi bagaimana kalau kita buat rumah di sini?” Torije’ne’ menjawab: “Terserah kamu. Saya tidak katakan ia dan juga tidak. Pokoknya terserah kamu sebab laki-laki yang menentukan bukan perempuan, hanya saja sebab perahu dan lesung bersama antan saya masih ada di gunung kapusaan.” Lalu kata Pongka Padang: “Biarkan saja tinggal di sana nanti kalau ada kesempatan bisa kita lihat ke sana, ini saya katakan sebab daerah ini sangat baik untuk kita tempati, juga aman sebab bukan hanya saya yang merasakan tapi kamu juga sudah merasakannnya ya?.” Lalu jawab Torije’ne’: ”Ia, saya juga rasakan bagaimana bagusnya daerah ini, dan saya juga senang tinggal di sini.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mulai saat itu mereka tinggal di atas Gunung Buntu bulo sampai mereka mempunyai tuju orang anak, yang di kenal dengan nama “To Pitu” yang artinya “Ketuju orang”. Adapun nama-nama mereka ialah;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;      Daeng Manganna&lt;br /&gt;      Mana Pahodo(Buntu Bulo)&lt;br /&gt;      Simba’ Datu&lt;br /&gt;      Pullao Mesa&lt;br /&gt;      Daeng Lumalle&lt;br /&gt;      Bura’ Le’bo’&lt;br /&gt;      Pattana Bulan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketuju orang ini tidak ada yang pergi meninggalkan Tabulahan, mereka semua tinggal dan bermukim di Tabulahan sampai mereka menjadikan lagi keturunan yang dikenal dengan “To Sampulo mesa” artinya “Keseblas orang”.&lt;br /&gt;      &lt;br /&gt;Adapun nama-nama keseblas orang ini dan tempat tinggal mereka ialah:&lt;br /&gt;      Dettumanan di Tabulahan&lt;br /&gt;      Ampu Tengnge’(tammi’) di Bambang&lt;br /&gt;      Daeng matana di Mambi&lt;br /&gt;      Ta Ajoang di Matangnga&lt;br /&gt;      Daeng Malulung di Balanipa(Tinambung)&lt;br /&gt;      Daeng Maroe di Taramanu’ (Ulu Manda’)&lt;br /&gt;      Makke Daeng di Mamuju&lt;br /&gt;      Tambuli Bassi di Tappalang&lt;br /&gt;      Sahalima di Koa(Tabang)&lt;br /&gt;      Daeng Kamahu (Ta Kayyang Pudung) di Sumahu’ (Sondoang)&lt;br /&gt;      Ta La’binna di Lohe Galumpang(Mangki tua).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baca: &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-1708907525832165772?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/1708907525832165772/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/asal-mula-manusia-versi-tabulahan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1708907525832165772'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1708907525832165772'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/asal-mula-manusia-versi-tabulahan.html' title='Asal Mula Manusia Versi Tabulahan'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/-lhvv7ExMZq0/TWrqeGGoYZI/AAAAAAAAEO0/zg36cgS3apo/s72-c/padalin-pongkapadang%2Bedit.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-8567075874442295145</id><published>2011-02-27T04:57:00.000-08:00</published><updated>2011-02-27T05:05:12.522-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sejarah'/><title type='text'>Sejarah Mengenai Tabulahan di Mamasa</title><content type='html'>Catatan Blogger: Saya mengenal Bung Apolos Äto' Achpa melalui interaksi di jejaring sosial. Dalam beberapa postingan blog, Bung Apolos mengutarakan pandangannya, terutama untuk topik-topi sejarah dan kebudayaa. Nampak benar bahwa Ia memiliki kepedulian pada sejarah kita. &lt;br /&gt;Bung Apolos memosting tulisan berikut ini melalui grup Kondosapata. Saya kutipkan catatannya di group, sekaligus sebagai pengantar dari tulisan yang, karena panjang, saya pilah-pilah menjadi beberapa bagian. Tujuannya supaya, pembaca bisa lebih menikmatinya. Berikut catatan pengantar dimaksud.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;"Sebelumnya saya sangat berterima kasih kepada Bapak Octovianus Danunan, yang tergerak hatinya untuk membuat group ini. Ini sangat berguna bagi kita untuk saling berbagi apa yang kita tahu tentang Kondosapata' uai sapalelean.Terutama mengenai sejarah. Oleh karena itu dalam tulisan yang panjang ini saya akan memuat apa yang saya telah terjemahkan dari sumber aslinya di Tabulahan tentang: Asal mula Tabulahan dan sekitarnya dihuni oleh manusia, sisilsila Tabulahan dan sekitarnya, Pembagian tanah adat Tabulahan dan Sekitarnya, kepala-kepala adat, asal kata Mamasa, dan undang-undang yang berlaku di Pitu Ulunna Salu karua ba'bana minanga/karua tiparitti'na uai.&lt;br /&gt;Tapi sebelumnya kami mohon maaf karena tulisan ini bersumber dari Tabulahan, jadi tentunya yang menjadi perhatian utama adalah daerah Tabulahan. Jika ada diantara kita yang keberatan/atau tidak menerima tulisan ini kami mohon untuk dilengkapi/dikoreksi.&lt;br /&gt;Karena tulisan ini terlalu panjang, jadi mohon sabar untuk membacanya, kalau ada juga yang mau copy untuk di simpan sebagai arsip juga boleh silahkan. Tujuan kita semua sama yaitu mau mengetahui tentang sejarah daerah kita supaya kita tidak kehilangan identitas sebagai orang Kondosapata' uai sapalelean.&lt;br /&gt;Salama' mambata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tabulahan, September 10-15, 1997&lt;br /&gt;Apolos Äto' Achpa"&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-8567075874442295145?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/8567075874442295145/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/sejarah-mengenai-tabulahan-di-mamasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8567075874442295145'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8567075874442295145'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/sejarah-mengenai-tabulahan-di-mamasa.html' title='Sejarah Mengenai Tabulahan di Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-5821831051520521473</id><published>2011-02-22T17:46:00.000-08:00</published><updated>2011-02-22T17:50:41.882-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata mamasa'/><title type='text'>Mamasa Tourism Potential to be Optimized</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-ZREq5HFtqtA/TWRnfjZ9XcI/AAAAAAAAEMU/54uj31FdWfA/s1600/kerbau%2BToraja.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 400px; height: 291px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-ZREq5HFtqtA/TWRnfjZ9XcI/AAAAAAAAEMU/54uj31FdWfA/s400/kerbau%2BToraja.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5576696030369242562" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline - Tourism potential in Mamasa district, West Sulawesi province, will be optimized to support regional revenue, Mamasa district head Obed Negodepparinding has said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mamuju as a tourist destination in West Sulawesi has a major advancement that must be supported by all parties here," Obed Negodepparinding said here on Monday.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;With Mamasa district chosen as a regional tourism development in West Sulawesi this year, Obed said intensive promotion would be made both at national and international levels.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"We are going to intensively promote the tourism potential in the district in a bid to attract as many domestic and foreign tourists as possible," Obed said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Therefore he hoped the government would provide financial assistance for the development of supporting infrastructure facilities in Mamuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"With the financial assistance from central and provincial governments we can build tourism supporting infrastructures such as road access to the tourists areas," he added.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mamasa district has a number of tourist attractions such as Mamasa Valley which is also referred to as West Tana Toraja and is known for its traditional ceremonies and local handicrafts.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;He said the Mamasa Valley could be best explored on foot by the visitors to enjoy the scenery and views at a slow pace.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The surrounding countryside is nothing short of idyllic and if the visitors are planning to travel any distance, it makes sense to hire a motor cycle or car to enjoy the view of Mamasa Valley and the attractions of the Gunung Mambulilin mountain peak, the hot springs at Kole, village life in Loko, the cascading waterfall of Mambulilin Sarambu, and the jungle walks around Taupe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"No wonder tourism in Mamasa has a great potential to increase the regional revenue to raise the local people's welfare," Obed said. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source:Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-5821831051520521473?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/5821831051520521473/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/mamasa-tourism-potential-to-be.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5821831051520521473'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5821831051520521473'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/mamasa-tourism-potential-to-be.html' title='Mamasa Tourism Potential to be Optimized'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-ZREq5HFtqtA/TWRnfjZ9XcI/AAAAAAAAEMU/54uj31FdWfA/s72-c/kerbau%2BToraja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-511666327632286951</id><published>2011-02-18T03:55:00.000-08:00</published><updated>2011-02-18T03:56:35.170-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata mamasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Mamasa Destinasi Wisata 2011</title><content type='html'>MamasaOnline - Pemprov Sulawesi Barat terus berbenah diri untuk mempersiapkan Kabupaten &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mamasa &lt;/span&gt;sebagai daerah destinasi pengembangan pariwisata yang akan dicanangkan pada Maret 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saat ini kita terus melakukan pembenahan potensi budaya dan wisata yang ada di Kabupaten Mamasa. Jika tidak ada aral melintang pada Maret nanti kita akan canangkan daerah Mamasa sebagai kota tujuan wisata di Sulbar," kata Kepala Dinas Pemuda Olahraga Budaya dan Parawisata (Disporabudpar) Sulbar, Drs H. Izmail Sainuddin di Mamuju, Kamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, pencanangan destinasi wisata di Kabupaten Mamasa sangat prospek untuk dikembangkan karena memiliki segudang potensi wisata dan budaya yang tak dimiliki beberapa daerah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Daerah Mamasa yang berada di kawasan timur Sulbar ini berbatasan dengan Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan yang juga merupakan kota tujuan wisatawan. Jika Mamasa dikembangkan sektor wisatanya, maka jelas wisatawan yang masuk ke Toraja juga akan membidik Mamasa untuk dikunjungi para wisatawan tersebut," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Izmail menjelaskan, potensi wisata yang dimiliki Tana Toraja tak jauh berbeda dengan potensi wisata di Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika kita bandingkan obyek wisata alam antara &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Toraja dan Mamasa&lt;/span&gt;, tampaknya Mamasa lebih memiliki daya tarik lebih karena memiliki sarana air terjun yang sangat menakjubkan. Bahkan, Mamasa juga memiliki sungai yang nantinya menjadi lokasi hiburan olahraga arum jeram,'paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kata dia, semua SKPD baik tingkat provinsi maupun kabupaten Mamasa agar mendukung pencanangan destinasi wisata Mamasa dengan membangun sarana dan prasarana penunjang bagi wisatawan untuk masuk ke daerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Minimal kata dia, pembangunan infrastruktur jalan ke lokasi wisata dapat diperbaiki sehingga para wisatawan tak kesulitan ke ketempat wisata yang akan dikunjungi.&lt;br /&gt;"Pengembangan wisata di Mamasa juga akan sangat membantu daerah itu menambah sektor pendapatan asli daerah. Bahkan, juga bisa berdampak positif bagi peningkatan usaha mikro yang ada di Mamasa," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-511666327632286951?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/511666327632286951/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/mamasa-destinasi-wisata-2011.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/511666327632286951'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/511666327632286951'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/mamasa-destinasi-wisata-2011.html' title='Mamasa Destinasi Wisata 2011'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-6927987575372888908</id><published>2011-02-14T18:37:00.000-08:00</published><updated>2011-02-14T18:42:18.588-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Polman Segera  Bangun Bandara Perintis</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/-pXRj2n_RlYg/TVnn7tnkubI/AAAAAAAAEH0/gGc2c768Fn8/s1600/bandara%2Btoraja.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/-pXRj2n_RlYg/TVnn7tnkubI/AAAAAAAAEH0/gGc2c768Fn8/s400/bandara%2Btoraja.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5573741026891577778" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline – Kabupaten Polewali Mandar (Polman) segera memiliki bandara.Feasibilty study (studi kelayakan) sudah dilakukan pada 2010 lalu dan Pemkab Polman juga telah menyediakan lahan lapangan terbang itu di Kecamatan Campalagian. Apa kabar rencana pembangunan bandara Sumarorong, Mamasa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Daerah Pemkab Polman HM.Natsir Rahmat mengungkapkan, rencana pembangunan bandara perintis tersebut telah diekspose di Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di Jakarta. "Kalau di Mamasa,kan di wilayah Sumarorong. Di Polman,rencananya diCampalagian.Lahannya sudah tidak bermasalah.Rencana ini, sudah diekspose ke Jakarta dan dilakukan feasibility study," kata Natsir. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bupati Polman Ali Baal Masdar mengatakan,posisi Polman berada tepat dipertengahan. Jarak menuju Mamuju sekitar 300 kilometer, demikian juga ke Makassar. Sehingga perlu dibangun bandara perintis untuk memperpendek jarak. Menurutnya,kendala awal rencana pembangunan bandara perintis ini adalah kurang koordinasi di tingkat perencanaan.Tidak ada kesamaan antara master plan dengan feasibility study.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, master plan yang diajukan Pemkab Polman,berada di Campalagian dan Lujo.Ali Baal menambahkan, pemerintah tetap mengajukan bandara di Campalagian. Sebab di wilayah ini tidak perlu dilakukan pembebasan lahan." Lahan di Lujo dan Wonomulyo tergolong produktif dan sudah ada pemiliknya," kata Ali Baal. Kepala Dinas Perhubungan,Informatika, dan Komunikasi Sulbar Thamrin Syakur membenarkan rencana itu. Dia menegaskan, Sulbar mendapat kesempatan membangun dua bandara perintis.Anggaran keduanya bersumber dari APBD dan APBN. (SI-herman mochtar) &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-6927987575372888908?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/6927987575372888908/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/polman-segera-bangun-bandara-perintis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6927987575372888908'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6927987575372888908'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/polman-segera-bangun-bandara-perintis.html' title='Polman Segera  Bangun Bandara Perintis'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/-pXRj2n_RlYg/TVnn7tnkubI/AAAAAAAAEH0/gGc2c768Fn8/s72-c/bandara%2Btoraja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-955747229015352336</id><published>2011-02-12T00:15:00.000-08:00</published><updated>2011-02-12T00:16:51.172-08:00</updated><title type='text'>LSM Mamasa Tuding Ketua KPU Sulbar Bohong</title><content type='html'>MamasaOnline – Ketua LSM Gerakan Pemantau Kinerja Eksekutif Legilatif (GPK-EL) Mamasa Rudolf Arnold Lesilolo menuding Ketua KPU Sulbar Nahar Nasada telah melakukan kebohongan publik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya,menuding kronologis peristiwa yang diungkapkan Nahar tentang kasus Ketua KPU Mamasa Yakob Solon,memutarbalikkan fakta dan memojokkan dirinya. "Harusnya Nahar tidak berkomentar seperti itu karena dia tidak melihat langsung kejadiannya, hanya mendapat laporan sepihak dari anggotanya," tandas Rudolf kemarin. Dia membantah telah melakukan tindak kekerasan terhadap Yakob dan melarikan dari Kantor KPU Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Rudolf, ketika itu dia mendampingi Yohanis Buntulangi menghadap Yakob Solon untuk menanyakan surat pembatalan proses pergantian antarwaktu (PAW) legislator Partai Demokrat Mamasa, dari Andi Iswadi ke Yohanis Buntulangi. Keputusan DPP Partai Demokrat itu lah, yang hendak diklarifikasi ke KPU Mamasa. Saat berada di ruangan,Yakob justru emosi dan memukul meja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia berdiri dari kursi, kemudian menghampiri Yohanis sambil menghardik.Melihat gelagat tidak baik, Rudolf lantas berupaya melerai, tapi dia justru didorong Yakob hingga jatuh. "Kami diusir dari ruangan, sambil mengeluarkan kata-kata kotor, termasuk menyinggung SARA (suku, agama, ras, dan antargolongan). Ini yang tidak bisa saya terima dan kemudian melaporkan sebagai pencemaran nama baik," kata pria asal Ambon ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak hanya itu, setelah mereka tinggalkan ruangan,Yakob mengambil palu sidang dan dilemparkan ke arah Rudolf.Palu sidang itu sekarang menjadi alat bukti di Polres Mamasa. Dia menegaskan,Yakob tidak pernah berteriak minta tolong.Mereka juga tidak pernah memegang tangan Ketua KPU Mamasa tersebut. Justru staf KPU yang memegang tangan Yakob yang terus meronta- ronta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kronologi kejadian itu banyak yang menyaksikan dan tertuang dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Polres Mamasa. Dia juga membantah Yakob melapor ke polisi, seperti yang dikatakan Nahar beberapa waktu lalu. Karena itu, Rudolf akan melaporkan Nahar ke polisi,juga atas tuduhan pencemaran nama baik. Hingga berita ini disusun, Nahar Nasada belum dapat dikonfirmasi. Menurut informasi Sekretariat KPU Sulbar, Nahas sedang melakukan perjalanan dinas luar kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Mamasa AKP Sabar Sitorus menegaskan, kasus itu sudah P21 karena semua unsur, seperti alat bukti,sudah terpenuhi. Informasi itu ditegaskan Kapolres Mamasa AKBD Agus Risendy. Melalui telepon, Agus mengungkapkan, kasus KPU Mamasa sudah masuk tahap kedua, artinya dilimpahkan ke kejaksaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Ketua KPU Sulbar Nahar Nasada mengaku, apa yang disampaikan sesuai laporan saudara Yakob kepada dirinya mengenai tekanan yang dilakukan Rudolf dkk, bukan kewenangan KPU, melainkan DPRD Mamasa. “Jadi,semestinya yang didesak itu DPRD Mamasa. KPU hanya memproses usulan DPRD. Nyatanya mereka datang memaksakan kehendak di KPU,”kata dia. (SI-herman mochtar)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Sindo &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-955747229015352336?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/955747229015352336/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/lsm-mamasa-tuding-ketua-kpu-sulbar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/955747229015352336'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/955747229015352336'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/lsm-mamasa-tuding-ketua-kpu-sulbar.html' title='LSM Mamasa Tuding Ketua KPU Sulbar Bohong'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-6917677754567322529</id><published>2011-02-12T00:05:00.000-08:00</published><updated>2011-02-12T00:09:35.977-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Jembatan Papandangan Habiskan Rp220 Juta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/-uXxbyvu6zHI/TVZANq3VcyI/AAAAAAAAEGM/e-Hejj-PQs4/s1600/jembatan.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 300px; height: 232px;" src="http://4.bp.blogspot.com/-uXxbyvu6zHI/TVZANq3VcyI/AAAAAAAAEGM/e-Hejj-PQs4/s400/jembatan.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5572712192506426146" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline -- Jembatan beton yang menghubungkan dua kampung di Desa Papandangan ke Kelapa Dua, Kecamatan Anreapi diresmikan Bupati Polewali Mandar (Polman), Ali Baal Masdar, Selasa 8 Februari. Kini, dengan jembatan ini terbuka jalan tembus Papandayan (Polman)-Messawa, Mamasa. Jembatan itu menghabiskan Rp220 juta dari Rp400 juta yang dibutuhkan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jembatan berukuran panjang 12 meter dan lebar empat meter itu membutuhkan biaya sedikitnya Rp400 juta andaikan dikerjakan kontraktor. Biayanya dapat ditekan berkat partisipasi masyarakat melalui program nasional pemberdayaan masyarakat mandiri perdesaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyelesaian jembatan tersebut, mendapat apresiasi bupati. Dia menilai  kebersamaan melaksanakan berbagai kegiatan mewupakan wujud rasa tanggung jawab terhadap kepentingan bersama yang perlu terus dipelihara dan dikembangkan. "Pemerintah sangat menghargai semangat kebersamaan masyarakat dalam melaksanakan berbagai kegiatan, Sikap itu perlu terus dipelihara dan dikembangkan dalam membangun desa sekaligus mengatasi keterbatasan anggaran," ujar Ali Baal seusai meresmikan jembatan PNPM MP tersebut. Sebelumnya, bupati mencanangkan oven defecation free (ODF), program sanitasi total berbasis masyarakat (STBM) yang bertujuan menghilangkan kebiasaan masyarakat buang air besar (BAB) di sembarang tempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Desa (Kades) Papandangan, Makmur menjelaskan, jembatan tersebut sekaligus merupakan jalur alternatif jika terjadi hambatan di poros Polewali-Mamasa antara Pokko, Kelurahan Anreapi hingga Kelapa Dua yang dapat dilalui kendaraan roda empat. Bahkan kini terbuka jalan tembus ke wilayah Messawa, Kabupaten Mamasa dari Desa Papandangan, meski masih sebatas perintisan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD) Polman, Akmal Hidayah mengatakan, upaya pemberdayaan melalui berbagai kegiatan PNPM-MP terus dilakukan. "Kebutuhan anggaran kegiatan fisik, seperti pembangunan jembatan dapat diminimalkan berkat dukungan masyarakat yang memberi kontribusi sebagai tenaga kerja atau bentuk partisipasi lain," tuturnya. (mdl)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Fajar&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-6917677754567322529?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/6917677754567322529/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/jembatan-papandangan-habiskan-rp220.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6917677754567322529'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6917677754567322529'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/jembatan-papandangan-habiskan-rp220.html' title='Jembatan Papandangan Habiskan Rp220 Juta'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/-uXxbyvu6zHI/TVZANq3VcyI/AAAAAAAAEGM/e-Hejj-PQs4/s72-c/jembatan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7345249471622685430</id><published>2011-02-11T22:22:00.001-08:00</published><updated>2011-02-11T22:22:51.382-08:00</updated><title type='text'>Qossi', Happy Valentine</title><content type='html'>&lt;embed src="http://img.kapanlagi.com/c/s/08701.swf" quality="high" bgcolor="#FFFFFF" width="500" height="357" type="application/x-shockwave-flash" pluginspage="http://www.macromedia.com/shockwave/download/index.cgi?P1  _Prod_Version=ShockwaveFlash" wmode="transparent"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;  &lt;a href="'.KARTU_URL.'"&gt;Lihat Kartu Ucapan Lainnya&lt;/a&gt; &lt;br /&gt;  (&lt;span class="card_bold"&gt;KapanLagi.com&lt;/span&gt;)&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7345249471622685430?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7345249471622685430/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/qossi-happy-valentine.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7345249471622685430'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7345249471622685430'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/qossi-happy-valentine.html' title='Qossi&apos;, Happy Valentine'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-6059412228325700104</id><published>2011-02-11T21:25:00.000-08:00</published><updated>2011-02-11T21:27:05.680-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Kemenkes Riset Kesehatan di Sulbar</title><content type='html'>MamasaOnline - Kementerian Kesehatan sedang melakukan riset kesehatan di Provinsi Sulawesi Barat untuk mengetahui derajat kesehatan masyarakat di provinsi terbungsu itu. Riset akan dilakuan di Mamasa dan 4 kabupaten lainnya di wilayah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulbar Ahmad Azis MKes di Mamuju, Kamis, mengatakan, tim Kemenkes melakukan riset dasar kesehatan untuk mengetahui capaian peningkatan derajat kesehatan masyarakat sejak 2007 hingga 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, riset kesehatan tersebut untuk melihat kondisi capaian kesehatan di Sulbar sejak 2007 dengan memantau 24 indikator indeks pelayanan kesehatan masyarakat (IPKM).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, 24 indikator kesehatan itu di antaranya tingkat prevalensi balita gizi buruk dan kurang, balita sangat pendek dan pendek, balita sangat kurus dan kurus, balita gemuk, diare, pneumonia, hipertensi, gangguan mental, asma, penyakit gigi dan mulut, disabilitas, cedera, penyakit sendi, dan ISPA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian proporsi perilaku cuci tangan, merokok tiap hari, akses air bersih, sanitasi, cakupan persalinan oleh nakes, pemeriksaan neonatal-1, imunisasi lengkap, penimbangan balita, serta ratio dokter di Puskesmas, dan ratio bidan di desa yang seluruhnya belum memadai dan maksimal dilaksanakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, riset dilakukan di lima Kabupaten yakni Mamuju, Majene, Polman, Mamasa dan Mamuju Utara dengan berkoordinasi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah di tiap kabupaten dan puskesmas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, hasil riset tersebut nantinya akan menjadi acuan dalam menyusun program kesehatan secara berkesinambungan karena Provinsi Sulbar termasuk daerah yang dianggap harus mawas diri dalam menyukseskan program pelayanan kesehatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, capaian kesehatan yang diraih Sulbar pada 2010 sudah meningkat dibanding 2007 karena IPKM Sulbar telah di atas IPKM nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"IPKM Sulbar 2010 sudah 67 lebih sementara secara nasional sekitar 67, itu artinya pelayanan kesehatan di Sulbar sudah lebih baik dari sebelumnya," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, kelemahan pemerintah di Sulbar dalam meningkatkan pelayanan kesehatan karena pemerintah provinsi kekurangan dana menyusun program kesehatan, serta kondisi geografis Provinsi Sulbar yang luas dan memiliki daerah terpencil di atas pegunungan serta di wilayah kepulauan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu tenaga dan peralatan medis di tiap kabupaten belum memadai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-6059412228325700104?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/6059412228325700104/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/kemenkes-riset-kesehatan-di-sulbar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6059412228325700104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6059412228325700104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/kemenkes-riset-kesehatan-di-sulbar.html' title='Kemenkes Riset Kesehatan di Sulbar'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7870525682020022609</id><published>2011-02-11T21:23:00.000-08:00</published><updated>2011-02-11T21:24:38.655-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Anggaran Pembangunan Jalan Malabo-Mamasa Rp15 Miliar</title><content type='html'>MamasaOnline - Pemprov Sulawesi Barat mendapat anggaran untuk pembangunan jalan poros Malabo hingga ke Kabupaten Mamasa, sebesar Rp15 miliar untuk kegiatan tahun anggaran 2011. Diharap bisa membuka wilayah terisolasi di Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gubernur Provinsi Sulbar, Anwar Adnan Saleh, di Mamuju, Minggu, mengatakan, dana "ad hoc" ini untuk membangun jalan provinsi dari Malabo menuju ibukota Mamasa, termasuk membangun jalan dari Matangga menuju Mambi serta jalan dari Ulumanda, Kabupaten Majene, menuju Mambi, Kabupaten Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kucuran bantuan dana ini diharapkan dapat membuka keterisolasian bagi masyarakat kita yang berada di daerah pegunungan,"ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, daerah Mamasa yang terletak di bagian timur Sulawesi Barat sangat tertinggal akibat tidak adanya transportasi jalan yang menghubungkan antara desa dengan desa tetangga yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saudara-saudara kita yang ada di daerah itu sangat memprihatinkan karena hingga saat ini sebahagian masih menggunakan kuda untuk mengangkut hasil perkebunan mereka,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini kata dia, mengakibatkan beberapa daerah di kawasan pegunungan itu jauh tertinggal dari masyarakat pesisir yang sudah lama merasakan pembangunan di daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jalur transportasi salah satu kebutuhan mendasar yang dirindukan rakyat di wilayah pegunungan. Makanya, kita harus bekerja keras untuk bisa membuka keterisolasian dalam rangka meningkatkan perekonomian masyarakat di wilayah ini,"paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, beberapa daerah pada wilayah pegunungan ini memiliki segudang potensi perkebunan, namun masyarakatnya selama ini bingung untuk memasarkannya akibat minimnya sarana transportasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anwar juga mengatakan, daerah Mambi yang ada di Mamasa salah satu tempat kelahirannya yang sangat tertinggal akibat keterisolasian dari berbagai hal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya, kata dia, dirinya selaku kepala pemerintahan di Provinsi Sulbar akan bekerja keras sehingga masyarakat di wilayah bagian timur Sulbar itu bisa keluar dari ketertinggalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, upaya untuk mencari anggaran di pusat bukan hanya untuk pembangunan jalan Malabo menuju Mamasa, namun dirinya juga memperjuangkan guna memperoleh kucuran anggaran untuk pembangunan jalan nasional sebanyak Rp548 milyar di tahun anggaran 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan adanya anggaran yang diberikan oleh pemerintah pusat, katanya, maka jalan nasional sepanjang 544 kilometer di provinsi ini akan selesai pada tahun 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anwar mengatakan, Pemprov Sulbar terus mengupayakan peningkatan jalan nasional di Sulbar dengan melakukan perbaikan, sehingga dapat digunakan sebagai sarana transportasi yang layak untuk mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, sekitar 80 persen dari jalan nasional sepanjang 544 kilo meter di lima Kabupaten di Sulbar mengalami kerusakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kerusakan jalan nasional saat ini makin parah akibat pertumbuhan kendaraan yang melintas ke jalur barat Sulbar mulai dari Sulawesi Tengah, Gorontalo, Manado banyak melewati jalur barat, dibandingkan menempuh jalur di kawasan timur kota Palopo, Sulawesi Selatan," paparnya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7870525682020022609?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7870525682020022609/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/anggaran-pembangunan-jalan-malabo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7870525682020022609'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7870525682020022609'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/anggaran-pembangunan-jalan-malabo.html' title='Anggaran Pembangunan Jalan Malabo-Mamasa Rp15 Miliar'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7987987468659915507</id><published>2011-02-11T21:22:00.000-08:00</published><updated>2011-02-11T21:23:18.870-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Asyiiiik...Jalan Polman-Mamasa Dianggarkan Rp49 Miliar</title><content type='html'>TCN - Jalan nasional antara Desa Pokko, Kabupaten Polewali Mandar menuju Desa Tabone, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat dianggarkan sekitar Rp49 miliar tahun 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Subar, Nasaruddin, di Mamuju, Senin, mengatakan, anggaran untuk pembangunan jalan nasional antara Desa Pokko menuju Desa Tabone sepanjang 45 kilometer dianggarkan sekitar Rp49 miliar tahun 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, anggaran yang digunakan untuk membangun jalan yang sebelumnya rusak parah itu, menggunakan dana alokasi khusus APBN tahun 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, jalan tersebut dibangun untuk memperlancar arus transportasi masyarakat antara Kabupaten Polman dan Mamasa yang sebelumnya terhambat dengan jalan rusak di Desa Pokko yang berada di perbatasan Kabupaten Polman dan Desa Tabone yang berada di perbatasan Kabupaten Mamasa itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, antara Desa Pokko dan Desa Tabone masih tersisa sekitar lima kilometer jalan yang rusak sehingga pemerintah di Sulbar kembali menganggarkan pembiayaan untuk jalan rusak itu sekitar Rp6 miliar melalui APBN perubahan tahun 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu ia membantah jika proyek pekerjaan jalan antara Desa Tabone dan Desa Pokko tersebut masih ada yang rusak dan tidak layak dilalui masyarakat karena secara keseluruhan sudah diperbaiki pemerintah di Sulbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang sebelumnya ada kerusakan jalan yang panjangnya sekitar 200 meter yang diakibatkan musim hujan yang merusak jalan di wilayah itu, namun seluruhnya telah diperbaiki pemerintah dan layak untuk dilalui sarana transportasi masyarakat," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, jalan antara desa Pokko dan Desa Tobone tersebut kini sudah layak dan dalam kondisi mulus untuk dilalui kendaraan yang akan melintas, meskipun jalan lainnya dari Desa Tabone menuju Kabupaten Mamasa yang jaraknya sekitar 200 kilometer masih rusak dan butuh perhatian pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7987987468659915507?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7987987468659915507/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/asyiiiikjalan-polman-mamasa-dianggarkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7987987468659915507'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7987987468659915507'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/asyiiiikjalan-polman-mamasa-dianggarkan.html' title='Asyiiiik...Jalan Polman-Mamasa Dianggarkan Rp49 Miliar'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-4339219018431494137</id><published>2011-02-11T21:19:00.000-08:00</published><updated>2011-02-11T21:22:14.913-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Sulbar Kekurangan 420 Tenaga Penyuluh KB</title><content type='html'>MamasaOnline - Badan Kependudukan Keluarga Berencana Nasional atau BKKBN Provinsi Sulawesi Barat, hingga kini masih kekurangan sedikitnya 420 tenaga penyuluh kegiatan program Keluarga Berencana yang tersebar di&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Mamasa&lt;/span&gt; dan 4 kabupaten lainnya di wilayah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala BKKBN Sulbar, Hj. Rostiawaty Arhus, MM di Mamuju, Selasa, mengatakan, untuk mensukseskan program Keluarga Berencana (KB), maka tenaga penyuluh KB memiliki peran penting mengendalikan angka kelahiran melalui kegiatan sosialisasi program pengendalain penduduk di provinsi terbungsu ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemerintah pusat kembali menggelorakan program KB untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk di negeri ini termasuk di Sulbar," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Namun, saat ini Sulbar masih memiliki jumlah tenaga penyuluh KB yang terbatas untuk ditempatkan pada lima kabupaten yang tersebar di Sulbar diantaranya Kabupaten Polman, Mamasa, Majene, Mamuju dan Mamuju Utara,"jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, tenaga penyuluh yang ada saat ini hanya berjumlah 112 tenaga penyuluh dari 532 kelurahan/desa dari lima kabupaten ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Idelanya, kata dia, jumlah tenaga penyuluh KB minimal satu orang satu desa. Namun kondisi sekarang ini hanya satu orang tenaga penyuluh melayani lima desa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski kekurangan tenaga penyuluh KB, kata dia, program KB di provinsi ini tetap berjalan maksimal yang dibuktikan capaian 13 kontrak kerja BKKBN yang dibebankan oleh pemerintah pusat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memang selama ini kita kekurangan tenaga penyuluh KB, akan tetapi, berkat dukungan semua 'stockholder' program ini tergolong berjalan maksimal sehingga daerah ini mampu meraih prestasi nasional mampu mengendalikan tingkat kelahiran dalam beberapa tahun terakhir ini," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rostiawati mengatakan, laju pertumbuhan penduduk di Sulbar tidak begitu signifikan yang saat ini hanya memiliki jumlah penduduk sekitar 1.158.336 berdasarkan hasil sensus penduduk oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika dilihat tingkat sebaran penduduk di Sulbar maka tentu masih memungkinkan dilakukan penambahan penduduk. Akan tetapi, laju pertumbuhan penduduk pun harus ditekan karena bisa memicu meningkatkan angka kemiskinan," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, pertumbuhan penduduk Sulbar harus berkualitas untuk mencapai visi pembangunaan nasional yakni percepatan pembangunan ekonomi berkeadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menambahkan, pemerintah menggelorakan program KB agar keluarga prasejahtera yang ikut dalam KB kelak mampu merubah kehidupan mereka menjadi sejahtera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-4339219018431494137?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/4339219018431494137/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/sulbar-kekurangan-420-tenaga-penyuluh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4339219018431494137'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4339219018431494137'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/sulbar-kekurangan-420-tenaga-penyuluh.html' title='Sulbar Kekurangan 420 Tenaga Penyuluh KB'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-493407915943845375</id><published>2011-02-11T02:23:00.000-08:00</published><updated>2011-02-11T02:24:53.785-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>UNM Temukan 20 Ijazah  Palsu CPNS di Mamasa</title><content type='html'>MamasaOnline - Universitas Negeri Makassar (UNM) kembali menemukan ijazah palsu dari calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2010. Kali ini UNM menemukan 20 ijazah palsu di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah ijazah palsu ini merupakan kasus yang paling banyak ditemukan selama proses verifikasi ijazah CPNS 2010 yang dilakukan sejak November lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tadi kita temukan untuk Mamasa. Dari 49 yang lulus, ada 20 yang menggunakan ijazah palsu," ujar Kepala Biro Administrasi Akademik dan Kemahasiswaan (BAAK) UNM, Drs Kamaruddin, di Makassar, Kamis (10/2/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah kasus ijazah palsu di Mamasa tersebut merupakan yang paling banyak ditemukan dari 17 daerah di Indonesia timur yang telah melakukan verifikasi iajazah di UNM.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total kasus ijazah palsu CPNS 2010 yang ditemukan UNM saat ini sudah mencapai 39 kasus dari beberapa daerah di Indonesia timur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengguna ijazah palsu tersebut sebahagian besar adalah oknum calon guru. Sangat disayangkan jika hal ini lepas dari pemantauan pemerintah provinsi dan daerah, khususnya BKD. Hal itu dapat merusak moral institusi pendidikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Tribun Timur.com&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-493407915943845375?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/493407915943845375/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/unm-temukan-20-ijazah-palsu-cpns-di.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/493407915943845375'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/493407915943845375'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/unm-temukan-20-ijazah-palsu-cpns-di.html' title='UNM Temukan 20 Ijazah  Palsu CPNS di Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7681449329607414092</id><published>2011-02-05T05:38:00.001-08:00</published><updated>2011-02-05T05:42:02.446-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Anggaran Infrastruktur Jalan Sulsel Rp820 M</title><content type='html'>MamasaOnline– Pemerintah mengalokasikan dana Rp820 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2011 untuk pembangunan, perbaikan, dan pembenahan infrastruktur jalan di Sulsel. Jalan  antara Makale, Tana Toraja  dan Mamasa juga dianggarkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu prioritas pembiayaan, yakni penyelesaian jalan poros Maros-Parepare. Kepala Balai Besar Jalan Nasional Wilayah IV Makassar Nurdin Samaila mengungkapkan, nilai anggaran tersebut mengalami peningkatan sekitar 12% dibanding dana 2010 yang hanya Rp700 miliar. Selain itu,Sulsel masih kebagian anggaran bantuan dari Pemerintah Australia melalui program Enrip sebesar Rp300 miliar untuk penyelesaian proyek pelebaran jalan dari Kabupaten Jeneponto hingga Kabupaten Sinjai sepanjang 60 kilometer (km). “Tahun ini penyelesaian jalan trans-Sulawesi dan pembenahan jalan negara yang baru diserahkan menjadi prioritas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Total anggaran yang dikucurkan untuk Sulsel mencapai Rp820 miliar dan tercatat yang tertinggi di KTI,” ungkap dia kepada SINDO,kemarin. Dari total anggaran jalan tersebut, sekitar Rp150 miliar dialokasikan untuk penyelesaian jalur trans-Sulawesi mulai Kabupaten Maros hingga Parepare yang direncanakan bisa selesai akhir tahun ini.Proyek ini tersisa sekitar 21 km berupa jalan beton. Khusus jalur trans-Sulawesi tepatnya di Kabupaten Pangkep Km 52-67 yang sebelumnya dikerjakan PT Nugraha, akan ditenderkan kembali pengerjaannya.Pasalnya, Balai Besar Jalan Nasional telah memutus kontrak kerja PT Nugraha karena ketidakmampuan menyelesaikan proyek tepat waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Pengerjaan jalan di Bira,Kabupaten Bulukumba,sepanjang 40 km dan di Kepulauan Selayar 100 km yang sudah masuk jalan nasional, juga akan dimulai tahun ini. Ada juga jalan antara Makale dan Mamasa,” papar Ketua IPJI Sulsel itu. Sementara itu,Ketua Gabungan Pengusaha Jasa Konstruksi Indonesia (Gapeksindo) Makassar Andi Nasrun Tahir mengharapkan ke depan proyek-proyek dengan nilai nominal kecil pengumuman lelang tidak lagi melalui internet agar dapat diakses lebih mudah oleh pelaku jasa konstruksi lokal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pasalnya,dia mengakui selama ini sumber daya penyedia jasa konstruksi lokal, terutama sarana IT,perkantoran masih banyak yang tidak memiliki. Pada umumnya hampir 60% penyedia jasa konstruksi di Sulsel masuk kategori kecil dan kurang dari 10% masuk kategori besar. “Jika akses informasi tender tidak merata diterima penyedia jasa konstruksi,akan banyak perusahaan yang tidak mendapatkan proyek setiap tahun.Apalagi saat ini masuknya perusahaan jasa konstruksi, seperti dari Jawa,tidak bisa ditahan lagi,”pungkasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alokasi APBD Minim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alokasi anggaran infrastruktur yang setiap tahun dianggarkan Pemprov Sulsel di APBD sangat minim. Padahal, kebutuhan perbaikan infrastruktur, baik jalan, jembatan, maupun irigasi sangat besar mencapai Rp100 miliar per tahun. Anggota Komisi D DPRD Sulsel Affandi Agusman mengatakan, dari tahun ke tahun memang terjadi peningkatan anggaran infrastruktur, hanya jika melihat kebutuhan itu belum mencukupi.Meski demikian, kenyataannya setiap tahun ada pula suntikan dana dari APBN yang diperoleh melalui Balai Besar Jalan Nasional IV selama ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tahun ini saja untuk pemeliharaan jalan dan jembatan hanya dianggarkan Rp35,7 miliar dari APBD, sementara dibandingkan kondisi jalan yang harus dipelihara cukup panjang 1.000 km,”katanya. Kepala Dinas Bina Marga Abd Latief mengaku,memang anggaran perbaikan jalan dan jembatan di Sulsel masih belum mencukupi.Tahun ini saja total yang mampu dianggarkan hanya Rp130,34 miliar. Abd Latief menguraikan, peruntukan dana tersebut dipakai memperbaiki dan membangun sejumlah jalan dan jembatan yang tersebar di 24 kabupaten/kota di Sulsel. Dana itu belum termasuk dana APBN yang diterima Sulsel pada tahun ini Rp940 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rinciannya, urai mantan Asisten I Pemkot Makassar,untuk pembangunan jalan sepanjang 56,4 km dan jembatan sepanjang 293,3 km dianggarkan Rp78,056 miliar. Pemeliharaan jalan dan jembatan provinsi dianggarkan Rp35,722 miliar di APBD untuk pemeliharaan jalan berkala sepanjang 23,50 km dan 1035,99 km untuk pemeliharaan rutin, serta 8 km diperuntukkan pembebasan lahan dengan anggaran Rp16,6 miliar melalui DAK dan pendamping. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Sindo&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7681449329607414092?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7681449329607414092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/anggaran-infrastruktur-jalan-sulsel.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7681449329607414092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7681449329607414092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/anggaran-infrastruktur-jalan-sulsel.html' title='Anggaran Infrastruktur Jalan Sulsel Rp820 M'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-4168778933048835030</id><published>2011-02-02T06:52:00.000-08:00</published><updated>2011-02-02T06:53:41.926-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Mosquito nets distributed in W. Sulawesi to prevent malaria</title><content type='html'>MamasaOnline-- A total of 7,000 mosquito nets for babies have been sent to Majene and Mamasa regencies in West Sulawesi to prevent a malaria outbreak, an official says.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The mosquito nets were distributed to women who had just delivered babies to prevent them from contracting the disease, Dr. Achmad Azis said Sunday in Mamuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The two regencies were categorized as “yellow” zones, meaning the spread of malaria in these areas was alarming.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Before they become red zones, we should do something to reduce the number of malaria patients,” Achmad said.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This year, the provincial government in cooperation with the Global Fund (a global public/private partnership) had earlier distributed a total of 184,000 mosquito nets to families in Mamuju and North Mamuju regencies, which were already categorized as “red zones.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From July to December last year, 8,303 malaria cases were reported in Mamuju and 1,917 cases in North Mamuju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Source:The Jakarta Post.com&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-4168778933048835030?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/4168778933048835030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/mosquito-nets-distributed-in-w-sulawesi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4168778933048835030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4168778933048835030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/02/mosquito-nets-distributed-in-w-sulawesi.html' title='Mosquito nets distributed in W. Sulawesi to prevent malaria'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-1388469706435905388</id><published>2011-01-27T17:22:00.000-08:00</published><updated>2011-01-27T17:23:47.838-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan'/><title type='text'>Jalur Mamasa-Polewali Terputus Lagi</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TUIYTONrAkI/AAAAAAAAD_U/Pw6c1wk7kQQ/s1600/mamasa1.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TUIYTONrAkI/AAAAAAAAD_U/Pw6c1wk7kQQ/s400/mamasa1.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5567038807895376450" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MamasaOnline-- Ratusan kendaraan angkutan umum serta truk pengangkut sembako tertahan di Desa Kelapa Dua, Kecamatan Andreapi, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Selasa (25/1). Sebab, sejumlah ruas jalan antara Mamasa dan Polewali Mandar ambles serta tertimbun longsoran tebing akibat tergerus hujan deras. Jalur alternatif Mamasa-Toraja dan Mamasa-Mamuju saatnya dibenahi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejumlah sopir truk angkutan sembako dan bahan banguan yang tak sabar kendaraannya nyaris terjungkal ke dalam jurang. Ini disebabkan mereka nekat menerobos timbunan longsor dan jalan ambles.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga setempat yang bergotong royong membersihkan ratusan kubik timbunan longsor kesulitan membuka akses jalan. Pasalnya, pembersihan hanya dilakukan dengan peralatan seadanya, seperti linggis dan sekop.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara ratusan rumah di sekitar lereng gunung di Desa Pasir Malang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terancam tertimbun tanah longsor. Ini diakibatnya tingginya curah hujan tinggi serta rusaknya bukit yang kini banyak beralih fungsi menjadi lahan pertanian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak sepekan lalu, tanah di lokasi ini retak-retak sepanjang 75 meter. Guna mengantisipasi semakin meluasnya retakan tanah,  Dinas Geologi menutup retakan tanah dengan semen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain jalan poros Mamasa-Polewali masih ada poros Mamasa-Mamuju, Mamasa Toraja. Sayangnya, selama ini kurang mendapat perhatian pemerintah. Jadilah jalur ini jadi tumpuan akses dari dan ke Mamasa.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Sumber:http://berita.liputan6.com&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-1388469706435905388?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/1388469706435905388/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/jalur-mamasa-polewali-terputus-lagi.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1388469706435905388'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1388469706435905388'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/jalur-mamasa-polewali-terputus-lagi.html' title='Jalur Mamasa-Polewali Terputus Lagi'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TUIYTONrAkI/AAAAAAAAD_U/Pw6c1wk7kQQ/s72-c/mamasa1.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7755226804900048967</id><published>2011-01-25T02:18:00.000-08:00</published><updated>2011-01-25T02:21:25.650-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kriminal'/><title type='text'>Keluarga Korban Pembunuhan Ngamuk</title><content type='html'>MamasaOnline -- Ratusan orang dari keluarga besar korban pembunuhan mengamuk di kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Mamasa, Sulawesi Barat, Rabu (19/1). Massa mengaku kecewa dengan penjelasan Kejari Mamasa Saleh Gunawan, yang menghentikan penyidikan kasus pembunuhan keluarganya lantaran tersangka Muhammad Nasir menderita gangguan jiwa. Menurut Saleh, tersangka kini masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Dadi, Makassar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak terima dengan penjelasan itu, keluarga korban pun langsung menyerang Saleh. Massa juga merusak fasilitas Kejari dengan memecahkan kaca jendela, perabotan serta kursi di ruang pertemuan Tri Krama Adhyaksa. Baku hantam dengan aparat pun tidak dapat dihindari. Puluhan aparat gabungan TNI dan Polri tidak dapat berbuat banyak lantaran jumlah massa yang banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita berharap semua pihak bisa menahan diri, dan konsisten memenuhi rasa keadilan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sunber:http://berita.liputan6.com&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7755226804900048967?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7755226804900048967/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/keluarga-korban-pembunuhan-ngamuk.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7755226804900048967'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7755226804900048967'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/keluarga-korban-pembunuhan-ngamuk.html' title='Keluarga Korban Pembunuhan Ngamuk'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7400542861290202869</id><published>2011-01-25T02:14:00.000-08:00</published><updated>2011-01-25T02:18:02.266-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='jalan'/><title type='text'>Jalan Poros Polman-Mamasa Rusak Parah</title><content type='html'>MamasaOnline- Jalan provinsi yang menghubungkan dua wilayah dari Kabupaten Polewali Mandar menuju Kabupaten Mamasa, mengalami rusak berat sepanjang puluhan kilometer, kata Gubernur Sulawesi Barat H Anwar Adnan Saleh di Mamuju, Rabu (19/1). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, jalan yang menghubungkan dua wilayah ini menjadi perhatian pemerintah provinsi untuk bisa dilakukan perbaikan di tahun 2011 ini dengan menyiapkan anggaran hingga Rp100 miliar lebih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemprov tetap prihatin dengan kondisi jalan yang menghubungkan dua kabupaten itu. Namun karena keterbatasan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) yang ada, maka kita tak dapat menuntaskan perbaikan jalan ini secara utuh," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anwar mengemukakan, untuk memperbaiki jalan provinsi ini maka pelaksanaannya pun dilakukan secara bertahap mengingat anggaran perbaikan jalan yang dibiayai daerah ini dilaksanakan di beberapa daerah lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hem, asal yang serius saja Pak Gubernur!&lt;br /&gt;Sumber:http://www.metrotvnews.com&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7400542861290202869?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7400542861290202869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/jalan-poros-polman-mamasa-rusak-parah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7400542861290202869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7400542861290202869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/jalan-poros-polman-mamasa-rusak-parah.html' title='Jalan Poros Polman-Mamasa Rusak Parah'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-4528586988908983808</id><published>2011-01-19T06:49:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T06:50:31.954-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Rp100 Miliar  Untuk Pembangunan Jalan Mamuju-Mamasa</title><content type='html'>MamasaOnline - Pembangunan jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Mamuju- Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat disiapkan dana sebesar Rp100 miliar lebih yang dialokasikan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alokasi pembangunan jalan Mamuju-Mamasa yang menjadi salah satu jalan provinsi di daerah ini kita genjot pembangunannya di 2011, sehingga masyarakat di daerah ini bisa lebih berdaya dalam meningkatkan ekonomi masyarakat,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, selama ini masyarakat di daerah itu mengalami ketertinggalan, keterbelakangan yang berdampak pada tingginya angka kemiskinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karenanya, Pemprov Sulbar membangun jalan ke wilayah itu untuk memudahkan akses transportasi yang selama ini hidup dalam keterisolasian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jalan yang kita bangun selama ini masih dalam tahap pengerasan. Kita berharap dana yang kita anggarkan tahun ini bisa lebih baik dari kondisi yang ada saat ini,"jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan jalan antara Kota Mamuju, Kabupaten Tana Toraja dan Kabupaten Luwu yang membelah gunung di Kecamatan Kalumpang Kabupaten Mamuju membelah menuju arah timur pulau Sulawesi tersebut statusnya masih jalan provinsi belum bisa dianggarkan karena keterbatasan APBD.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ia meminta agar masyarakat yang ada di wilayah itu yang sangat mendambakan akses jalan tersebut dikerjakan tahun 2011 dapat bersabar menunggu hingga tahun 2012 untuk dikerjakan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengatakan, selama ini pemerintah telah mampu merampungkan pembangunan jalan nasional yang membentang mulai dari daerah Paku Kabupaten Polman hingga ke utara Sureman, Kabupaten Mamuju Utara telah tuntas meski pun masih ada titik-titik jalan yang kembali rusak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jalan nasional sepanjang 544 kilometer ini telah kita maksimalkan. Ini semua berjat dukungan pemerintah pusat yang memberikan perhatian terhadap daerah kita dalam mendukung peningkatan infrastruktur jalan,"ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya anggota DPRD Sulbar, Kalvin Kalambo menyatakan kekecewaannya karena jalan tersebut belum dikerjakan pemerintah padahal jalan tersebut sangat penting dalam rangka membuat warga yang terisolir di tiga kabupaten tersebut dapat memperoleh akses ekonominya dengan dibangunnya jalan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Warga, khsususnya yang berada di wilayah terisolasi di tiga kabupaten yakni Mamuju, Tana Toraja dan Luwu, sangat mendambakan jalan tersebut dibangun untuk akses transportasi agar hasil bumi mereka seperti hasil pertanian dan perkebunan dapat disalurkan ke wilayah Kota Mamuju," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Antara(&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-4528586988908983808?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/4528586988908983808/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/rp100-miliar-untuk-pembangunan-jalan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4528586988908983808'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4528586988908983808'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/rp100-miliar-untuk-pembangunan-jalan.html' title='Rp100 Miliar  Untuk Pembangunan Jalan Mamuju-Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-2026896611530081976</id><published>2011-01-19T05:45:00.000-08:00</published><updated>2011-01-19T05:47:38.000-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Gurih-gurih Pedas Kripik Jahe khas Mamasa</title><content type='html'>MamasaOnline -- Urusan oleh-oleh atau buah tangan khas Kota Mamasa, Sulawesi Barat, tak terlalu sulit didapat. Kripik jahe menjadi salah satu pilihan. Rasanya yang gurih-gurih pedas membuat kripik jahe ini pas dijadikan oleh-oleh untuk dibawa pulang. Kripik jahe berkhasiat untuk menghangatkan tubuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membuat keripik jahe tak sulit. Bahan-bahannya seperti gula, kelapa, dan wijen. Salah satu penjual kripik jahe adalah Markus. Kripik jahe dijual Rp 5.000 per bungkus. Markus mempekerjakan ibu-ibu di sekitarnya. Satu orang ibu biasanya bisa membuat 100-200 bungkus camilan kripik jahe per hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya industri rumah yang sudah berdiri sejak tahun 2007 ini masih mengandalkan peralatan konvensional. Mereka berharap Pemerintah Kabupaten Mamasa dapat memberikan bantuan berupa tambahan modal agar industri rumahan ini dapat dikembangkan. Dengan demikian tenaga yang diserap lebih banyak lagi.(JUM)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:http://gayahidup.liputan6.com&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-2026896611530081976?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/2026896611530081976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/gurih-gurih-pedas-kripik-jahe-khas.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2026896611530081976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2026896611530081976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/gurih-gurih-pedas-kripik-jahe-khas.html' title='Gurih-gurih Pedas Kripik Jahe khas Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7059088925688185975</id><published>2011-01-11T16:07:00.000-08:00</published><updated>2011-01-11T16:10:51.717-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata mamasa'/><title type='text'>Segarnya Berwisata Air Panas  Rante-Katoang, Mamasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TSzxgeA4GbI/AAAAAAAAD5A/DrrttSQGHqE/s1600/110109aair-panas.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TSzxgeA4GbI/AAAAAAAAD5A/DrrttSQGHqE/s320/110109aair-panas.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5561085180010568114" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline-- Bingung mencari tempat wisata di Mamasa, Sulawesi Barat? Ada baiknya Anda berkunjung ke permandian air panas Rante-Katoang yang terletak di Desa Osango. Lokasinya yang berada di puncak bukit membuat kawasan tersebut memiliki panorama alam sangat indah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap hari, terutama saat akhir pekan, obyek wisata air panas Rante-Katoang selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun domestik. Selain untuk melepas lelah, kolam air panas juga dipercaya bisa menyembuhkan beragam penyakit kulit atau membuat badan yang lelah menjadi lebih rileks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayangnya, obyek wisata alam air panas yang hanya berjarak dua kilometer dari ibukota Kabupaten Mamasa masih dikelola secara swadaya oleh masyarakat setempat. Padahal, jika obyek wisata yang dikelilingi panorama alam yang indah itu dikelola secara profesional, bukan tidak mungkin mampu menarik wisatawan mancanegara.(ULF)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:http://gayahidup.liputan6.com&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7059088925688185975?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7059088925688185975/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/segarnya-berwisata-air-panas-rante.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7059088925688185975'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7059088925688185975'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/segarnya-berwisata-air-panas-rante.html' title='Segarnya Berwisata Air Panas  Rante-Katoang, Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TSzxgeA4GbI/AAAAAAAAD5A/DrrttSQGHqE/s72-c/110109aair-panas.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-9143087074792160545</id><published>2011-01-03T10:39:00.001-08:00</published><updated>2011-01-03T10:43:20.694-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Kemenhub Prioritaskan Infrastruktur di Daerah</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TSIYtmK-IHI/AAAAAAAAD04/wiTTU8H8JL4/s1600/bandara%2Bswiss.jpeg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 183px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TSIYtmK-IHI/AAAAAAAAD04/wiTTU8H8JL4/s320/bandara%2Bswiss.jpeg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5558032061748355186" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline -- Kementerian Perhubungan (Kemenixub) mengupayakan peningkatan daya serap anggaran untuk proyek infrastruktur bidang transportasi yang bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat. Bandara Sumarorong di Mamasa jadi prioritas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahun 2011 ini, Kemenhub memperoleh anggaran mencapai Rp 22,11 triliun atau meningkat 23,72 pesen dibanding 2010 sebesar Rp 17,87 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari total pagu yang dituangkan dalam daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) 2011 ini, sebagian besar atau sekitar Rp 17 triliun dialokasikan untuk pengembangan infrastruktur transportasi di sejumlah daerah. Anggaran yang digunakan untuk kepentingan di tingkat pusat, menurut Menteri Perhubungan (Menhub) Freddy Numberi hanya sekitar Rp 4 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebagian besar anggaran dikonsentrasikan untuk kepentingan infrastruktur transportasi di daerah-daerah," kata Menhub di Jakarta, pekan lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga menyebutkan, Kemenhub sudah melakukan proses tender untuk sejumlah pekerjaan di 2011. Yang menjadi prioritas di bidang transportasi pada tahun ini di antaranya untuk pengembangan infrastruktur pelabuhan dan bandara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini sangat penting untuk mendorong peningkatan pelayanan dan memaksimalkan konektivitas di ASEAN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Porsi anggaran terbesar di Kemenhub tahun ini didominasi Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut dengan nilai anggaran Rp 7,01 triliun. Diikuti Ditjen Perhubungan Udara Rp 4,99 triliun dan sektor lainnya berkisar antara Rp ] triliun hingga Rp 3 triliun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Buat kami yanng terpenting adalah pelayanan meningkat. Pengembangan pelabuhan dan bandara merupakan bagian dari tujuan itu. Sekaligus juga mendukung keterhubungan ASEAN," tutur Freddy.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Menhub, agar pelaksanaan kegiatan anggaran dapat dilakukan lebih cepat dan maksimal, maka penyerahan DIPA tahun ini dilakukan lebih cepat dari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan sebelum memasuki awal 2011, sektor yang sudah siap melaksanakan proyek diberikan lampu hijau untuk melakukan tender, baik untuk pelaksanaan proyek lanjutan (muttiyears) maupun proyek yang baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, Direktur Jenderal Perhubungan Udara Herry Bhakti S Gumay mengatakan, anggaran tahun 2011 yang tersedia untuk transportasi udara akan dimanfaatkan untuk pengembangan infrastruktur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antaranya, memba-ngun 3 bandara baru, yaitu Sumarorong di Mamasa, Buntukunik di Tana Toraja, dan Moa di Maluku Tenggara Barat. Selain itu, pemerintah bersama badan usaha milik negara (BUMN) juga tengah mengembangkan 15 bandara lainnya di seluruh Indonesia. (Syamsuri S)&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-9143087074792160545?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/9143087074792160545/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/kemenhub-prioritaskan-infrastruktur-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/9143087074792160545'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/9143087074792160545'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/kemenhub-prioritaskan-infrastruktur-di.html' title='Kemenhub Prioritaskan Infrastruktur di Daerah'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TSIYtmK-IHI/AAAAAAAAD04/wiTTU8H8JL4/s72-c/bandara%2Bswiss.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7674158177574124173</id><published>2011-01-03T10:32:00.000-08:00</published><updated>2011-01-03T10:36:39.132-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Kinerja Buruk, Kajati Sulselbar 'Jewer' Kajari Mamasa</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MamasaOnline&lt;/span&gt; -- Kepala Kejakasaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan dan Barat (Sulselbar), Burhanudin memanggil tiga kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Mamasa, Masamba dan Majene. Pemanggilan terkait dengan kinerja mereka selama tahun 2010 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga Kajari di bawah naungan Kejati Sulselbar ini dimintai pertanggungjawaban karena selama tahun 2010 hanya mampu menyelesaikan masing-masing tiga kasus tindak pidana khusus atau tindak pidana korupsi.&lt;br /&gt;Pertanggungjawaban dilakukan di ruangan Kajati Sulselbar di kantor Kejati Sulselbar Jalan Urip Sumiharjo, Senin (3/1/2011).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usai dimintai alasan kinerja buruk mereka tahun lalu, Kajati Burhanudin mengatakan mereka mengakui selama ini belum optimal bekerja. Salah satu kendalanya adalah kekurangan personel jaksa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Burhanudin menambahkan,  mereka telah berjanji akan bekerja seoptimal mungkin sesuai dengan penyampaian hasil Raker Kejagung yang intinya adalah peningkatan kerja dan program di tahun 2011 ini. Meski demikian ia tak menyebutkan berapa kasus yang harus ditangani selama setahun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita sudah memintai pertanggungjawaban dan mereka menyatakan sangggup menangani kasus selama 3 bulan targetnya 3 kasus korupsi. Itu artinya selama tahun 12 kasus," ungkap Burhanudin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga setelah dijewer, kinerja mereka lebih baik lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:http://nasional.inilah.com&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7674158177574124173?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7674158177574124173/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/kinerja-buruk-kajati-sulselbar-jewer.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7674158177574124173'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7674158177574124173'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/kinerja-buruk-kajati-sulselbar-jewer.html' title='Kinerja Buruk, Kajati Sulselbar &apos;Jewer&apos; Kajari Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-6742404837329654098</id><published>2011-01-02T03:52:00.000-08:00</published><updated>2011-01-02T03:54:58.356-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Asri Anas   Soroti Kondisi  Jalan Poros Polman-Mamasa</title><content type='html'>MamasaOnline - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Asri Anas, menyoroti lambannya pembangunan jalan provinsi yang menghubungkan antara Kabupaten Polewali Mandar dan Kabupaten Mamasa yang hingga kini mengalami kerusakan parah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pembangunan jalan Provinsi yang menghubungkan dua kabupaten di Sulbar ini sangat memprihatinkan. Ini adalah tanggungjawab pemerintah yang ada di daerah atau Pemprov Sulbar," kata Asri Anas di Mamuju, Rabu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, Pemprov selama ini kebanyakan mengklaim keberhasilan pembangunan jalan nasional yang membentang mulai dari kabupaten Polewali Mandar menuju Kabupaten Mamuju Utara sepanjang 554 Km.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemprov Sulbar tidak perlu bangga dengan perampungan pembangunan jalan nasional itu karena ini adalah tanggungjawab pemerintah pusat. Mestinya, Pemprov banyak melihat kondisi jalan provinsi yang saat ini masih sangat memprihatinkan," ucapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, bukan hanya jalan provinsi di Mamasa yang mengalami tingkat kerusakan, namun jalan utama di kota Mamasa juga lebih parah.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;br /&gt;"Pemkab Mamasa gagal dalam menjalankan roda pemerintahannya. Tidak ada keberhasilan yang dilakukan pemerintah di Mamasa yang telah memekarkan diri sejak delapan tahun silam," papar Anas.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menjelaskan, pembangunan infrastruktur jalan di daerah Mamasa adalah tanggungjawab pemerintah di daerah, tetapi perhatian Pemkab Mamasa untuk memperbaiki jalan masih dipertanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan kondisi jalan provinsi yang buruk di Mamasa menimbulkan dampak buruk karena akan menghambat akses perekonomian di daerah ini," tuturnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asri yang juga mantan Ketua KNPI Sulbar ini berharap, pemerintah daerah bisa lebih peka terhadap pelaksanaan pembangunan jalan provinsi karena menjadi salah satu indikator penyebab angka kemiskinan di daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Buruknya infrastruktur jalan menjadi pemicu tingginya angka kemiskinan. Makanya, pemerintah diharapkan lebih serius menggenjot pembangunan jalan di wilayah ini," harap Asri.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-6742404837329654098?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/6742404837329654098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/asri-anas-soroti-kondisi-jalan-poros.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6742404837329654098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6742404837329654098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2011/01/asri-anas-soroti-kondisi-jalan-poros.html' title='Asri Anas   Soroti Kondisi  Jalan Poros Polman-Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-4843524534902738570</id><published>2010-12-24T15:30:00.000-08:00</published><updated>2010-12-24T15:31:29.996-08:00</updated><title type='text'>Pastor Samuel: "Manusia harus Selalu Berdamai dengan Alam"</title><content type='html'>MamasaOnline - "Manusia harus selalu berdamai dengan alam agar segala bencana yang ditimbulkan oleh alam tidak lagi terjadi," kata Pastor Semuel Sirampun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pastor Semuel Sirampun mengatakan hal itu dalam khutbahnya di hadapan ratusan orang (jemaat) gereja Santa Maria pada saat perayaan Misa Malam Natal di Mamuju, Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, kerusakan alam yang terjadi di Tanah Air telah menimbulkan dampak bencana yang merugikan masyarakat seperti banjir, longsor, gempa bumi, gunung merapi meletus, abrasi akibat gelombang pasang dan sejumlah bencana alam lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, dampak kerusakan alam berupa bencana itu terjadi, karena manusia tidak pernah ramah dengan alam dan sering mengakibatkan kerusakan dengan cara mengeksploitasinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ia mengatakan, dengan Natal tahun ini hendaknya dijadikan manusia untuk menjadi sadar dan terus dapat berdamai dengan alam dengan menghentikan aksinya itu yakni merusak alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesuai tema Natal tahun ini bahwa "Tuhan telah datang ke dunia", dan Kristus sebagai juru selamat untuk membawa manusia ke luar dari masa kegelapan, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hendaknya semua itu, kata dia, dijadikan semangat untuk lebih bijaksana dengan menghentikan segala bentuk dosa dengan tidak melakukan pengrusakan terhadap alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga meminta kepada umat Kristiani tetap menjaga perdamaian dengan semua mahluk ciptaan tuhan demi terciptanya kedamaian dan ketentraman dimuka bumi ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Manusia harus melupakan sikap keegoisan, ketertutupan hati, dan mementingkan diri sendiri karena itu bisa menutup hati manusia dan hidup dalam kegelapan," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi ia meminta agar manusia selalu hidup dalam kebaikan dengan berhati tulus, putih dan bersih, dengan menjaga perdamaian dan ketentraman di muka bumi, karena itu akan membawa manusia dalam kebahagiaan hidup&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-4843524534902738570?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/4843524534902738570/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/pastor-samuel-manusia-harus-selalu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4843524534902738570'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4843524534902738570'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/pastor-samuel-manusia-harus-selalu.html' title='Pastor Samuel: &quot;Manusia harus Selalu Berdamai dengan Alam&quot;'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-565018337840676030</id><published>2010-12-20T11:37:00.000-08:00</published><updated>2010-12-20T11:43:17.347-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Melayani Mamasa Dengan Riang Hati</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TQ-qeUPZvfI/AAAAAAAADyQ/Pp812Shhf9o/s1600/mamasa.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 242px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TQ-qeUPZvfI/AAAAAAAADyQ/Pp812Shhf9o/s320/mamasa.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5552844303377219058" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;a href="http://www.torajacybernews.com/"&gt;Toraja Cyber News (TCN)&lt;/a&gt;&lt;/span&gt; didedikasikan untuk membangun citra Toraja di dunia  maya. Agar mampu memenuhi kebutuhan informasi komunitas Toraja, TCN terus berbenah. Dengan beragam fitur layanan, TCN Group kini hadir untuk Melayani Toraja dengan riang dan sepenuh hati. Di TCN berhimpun orang-orang yang memiliki komitmen melayani sebagai &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;admints&lt;/span&gt; yang berfungsi sebagai &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;gatekeepers&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;citizen journalists&lt;/span&gt; yang bertugas sebagai &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;pewarta warga&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Berikut adalah TCN Group dan Layanan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;1.&lt;a href="http://www.torajacybernews.com/"&gt;Toraja Cyber News&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs berita menyajikan informasi terkini Toraja. Dikunjungi rata-rata &lt;br /&gt;1000 orang per hari. Didukung Group &lt;a href="http://www.facebook.com/?page=1&amp;sk=messages#!/pages/Torajacybernews-community/172320558391"&gt;Torajacybernews Community&lt;/a&gt; di Facebook, di mana pengunjung saling berbagi berita, gambar, musik, gagasan, dukungan serta opini.Jumlah members 4.751 dengan tingkat keaktivan per-bulan 2.832 atau 0,3%, dengan umpan balik kiriman harian 39%.Interaksi juga berlangsung intensif di situs melalui fasilitas ShoutMix Chat, yang disediakan.&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://mamasa-online.blogspot.com/"&gt;Mamasa Online&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs berita memuat peristiwa, yang menjadi berita dari Mamasa (Toraja Barat). Dikunjungi rata-rata 500 visitor per hari. Didukung Group &lt;a href="http://www.facebook.com/?page=1&amp;sk=messages#!/pages/SUPPORTER-MAMASA-ONLINE/193489702175"&gt;Supporter Mamasa Online (SUMO)&lt;/a&gt; yang menampilkan secara otomatis setiap posting di situs MamasaOnline. Jumlah orang yang menyukai 837, dengan rata-rata aktif per bulan 350 members. Situs ini mulai dikenal sejak menjadi sumber informasi utama ketika muncul kisah Ummi, "si gadis belatung" dari Mambi, Mamasa yang mengundang banyak simpati masyarakat Indonesia.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://torajajobvacancy.blogspot.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;ToRAJA CYBER VACANCIES&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs informasi lowongan dan peluang kerja terbaru di perusahan-perusahan ternama serta informasi beasiswa dalam dan luar negeri. Didukung Grup &lt;a href="http://www.facebook.com/group.php?gid=115475691799886&amp;ref=ts"&gt;Siangkaran&lt;/a&gt;.&lt;br /&gt;"Membantu satu orang teman kita mendapatkan pekerjaan/peluang karier yang tepat, adalah perbuatan mulia karena membukakan bagi mereka peluang kehidupan yang lebih baik." Itulah prinsip yang menyatukan banyak members saling berbagi di sini. Grup FB ini terus bertambah membersnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://torajacyberjobseeker.blogspot.com/"&gt;4. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;TORAJA CYBERJOBS SEEKERS&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs ini menyediakan layanan GRATIS bagi pencari kerja menampilkan foto pribadi dan curriculum vitae (CV) sekaligus memudahkan para pencari tenaga kerja (employers) menemukan kandidat yang diinginkan. &lt;br /&gt;Hanya dengan mengisi form CV dan  menyertakan pas foto, seseorang sudah bisa tampil di situs ini. Selain diakses  pencari employee, banyak pengunjung  - yang karena terpanggil membantu- siap berbagi informasi lowongan dan peluang baru di tempat kerja mereka. Admin tidak akan mengedit apa pun postingan. Demikian juga semua kontak dan kesepakatan adalah di luar tanggungjawab Admin. Situs ini didukung group &lt;a href="http://www.facebook.com/pages/INFO-KARIER-BURSA-KERJA/108293282536107"&gt;INFO KARIER &amp; BURSA KERJA&lt;/a&gt; di Facebook. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://my.opera.com/torajacyber/blog/toraja-teens#comments"&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Toraja Cyber Teens&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs spesial untuk dodo' &amp; pandin (Remaja). Di sini tersaji informasi seputar musik, film, sport, IT, dan tips bagi kalangan remaja belasan tahun. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disajikan dengan bahasa ringan khas remaja, situs ini bertujuan membuka wawasan dan pengetahuan remaja Toraja. Berbeda dengan lainnya dalam group TCN, situs ini berbasis di Opera dengan pertimbangan lebih banyak pengunjung adalah pengguna Gadget HP dan BB, di mana browser Opera lebih familiar dan cepat. Group &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Toraja Teens &lt;/span&gt;di FB mendukung situs ini.&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.torayaprofessional.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Toraya Professional&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs ini direncanakan menjadi tempat utama bagi para professional Toraja saling berbagi pengalaman profesional mereka. Juga menyajikan kisah-kish inspirasional dan tulisan-tulisan motivasional. Didukung oleh Group &lt;a href="http://www.facebook.com/pages/Toraya-Professional/121917494537374"&gt;Torayaprofessional&lt;/a&gt; di Facebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://stefwilfrid.com/"&gt;&lt;br /&gt;7. Situs Pribadi wwww.stefwilfrid.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Situs layanan professional pribadi. Tidak secara specifik ditujukan untuk komunitas tertentu, dan melalui bendera MNC (MediaNext Consulting)menyediakan layanan professional untuk pribadi/kelompok/organisasi/bisnis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Pelatihan/Pendampingan bagi mereka yang ingin mengoptimalkan situs/blog, keterampilan menulis laporan, proposal, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Pelatihan/Pendampingan pengelolaan Media Internal (usaha/ormas/gereja/sekolah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Konsultasi Communication Skills pribadi untuk pengembangan karier bagi professional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;-Desain dan Pengelolaan Website.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Situs ini menyediakan:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Materi-materi: Journalistic Skills, Teknik CEO, Teknik Presenter, Advertizing, Bisnis Communication, Public Speaking, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Saran dan Kritik&lt;/span&gt;, dapat disampaikan melalui ruang-ruang Interaksi yang tersedia (FB/Ruang Komentar/ShoutMix Chat) di tiap situs. Atau alamat Admint: swilfrid2@yahoo.co.id/paulkappoda@gmail.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mengirim Berita&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Manfaatkan fasilitas &lt;a href="http://www.torajacybernews.com/2009/11/kirim-berita-kepada-admin.html"&gt;Kirim Berita&lt;/a&gt; untuk menginformasikan kegiatan-kegiatan atau berita Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Iklan dan Promosi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TCN menyediakan ruang  untuk memperkenalkan Usaha dan Layanan yang dapat Anda manfaatkan setiap saat. Info Iklan dan Promosi silakan klik &lt;a href="http://www.torajacybernews.com/2010/08/pemasangan-iklan-pada-blog-ini.html"&gt;Info Pemasangan Iklan&lt;/a&gt; atau hubungi  MarCom TCN, di alamat email:annypakata@yahoo.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kurre Sumanga', Salama' Kaboro'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat Natal dan Tahun Baru&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TCN Group&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan: Artikel ini dimuat bersamaan di Group TCN&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-565018337840676030?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/565018337840676030/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/melayani-mamasa-dengan-riang-hati.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/565018337840676030'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/565018337840676030'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/melayani-mamasa-dengan-riang-hati.html' title='Melayani Mamasa Dengan Riang Hati'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TQ-qeUPZvfI/AAAAAAAADyQ/Pp812Shhf9o/s72-c/mamasa.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-8142280070153904832</id><published>2010-12-20T05:32:00.000-08:00</published><updated>2010-12-20T05:36:39.085-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Longsor Hancurkan Lima Rumah di Mamasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TQ9bkgu7Q6I/AAAAAAAADx0/gLOhTmYTZI8/s1600/101220terk1-longsor.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TQ9bkgu7Q6I/AAAAAAAADx0/gLOhTmYTZI8/s320/101220terk1-longsor.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5552757548391285666" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline -- Lima rumah di Kelurahan Tatoa, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Senin (20/12), hancur tertimpa tanah longsor. Kondisi tanah yang labil serta tingginya curah hujan menjadi penyebab utama. Namun, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga sekitar berupaya menggali timbunan longsor secara bergotong-royong. Walau kondisi kemiringan lereng gunung di sekitar permukiman rentan terhadap longsor, mereka enggan berpindah ke lokasi lain. Para korban yang kini mengungsi ke tetangga dan masjid terdekat beralasan tak memiliki pilihan maupun biaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maria, salah seorang korban longsor, kebingungan karena rumah yang dibangun dari hasil jerih payahnya selama ini rata dengan tanah. Penghasilannya dari menggarap kebun jauh dari cukup untuk membangun tempat tinggal baru. Hingga saat ini, pemerintah setempat belum memberikan bantuan apa pun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:http://berita.liputan6.com&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-8142280070153904832?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/8142280070153904832/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/longsor-hancurkan-lima-rumah-di-mamasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8142280070153904832'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8142280070153904832'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/longsor-hancurkan-lima-rumah-di-mamasa.html' title='Longsor Hancurkan Lima Rumah di Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TQ9bkgu7Q6I/AAAAAAAADx0/gLOhTmYTZI8/s72-c/101220terk1-longsor.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-5464888131243543580</id><published>2010-12-20T05:31:00.000-08:00</published><updated>2010-12-20T05:32:46.808-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kabupaten mamasa'/><title type='text'>Warga Mamasa Antre Minyak Tanah Berjam-jam</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TQ9a81_9zuI/AAAAAAAADxs/p9sg3brU_8g/s1600/100824dantre_minyak.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TQ9a81_9zuI/AAAAAAAADxs/p9sg3brU_8g/s320/100824dantre_minyak.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5552756866905132770" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline-- Kelangkaan minyak tanah di &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mamasa&lt;/span&gt;, Sulawesi Barat menjelang Natal dan Tahun Baru membuat repot warga, sejak sebulan terakhir. Ratusan warga harus antri hingga berjam-jam di pangkalan setempat, Rabu (15/12), hanya untuk mendapatkan 3 liter minyak tanah murah. Sejumlah warga bahkan mengaku sudah menitipkan jerigennya di pangkalan sejak dua hari sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di pangkalan minyak tanah milik Elya Palasa, Mamasa, misalnya. Di sini sudah berjejer jerigen-jerigen kosong. Menurut pemilik, antrian ini terjadi bukan karena berkurangnya pasokan dari Pertamina, namun disebabkan oleh ketakutan warga bakal kehabisan jatah. Pemilik pangkalan terpaksa menjatah setiap warga, masing-masing tiga liter minyak tanah dengan harga Rp 4.000 per liter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut warga, minyak tanah semakin sulit didapat sejak sepekan terakhir, kalaupun ada stoknya terbatas. Warga berharap pemerintah dapat segera mengatasi kelangkaan ini dengan menambah jatah setiap pangkalan. Apalagi menjelang Natal dan Tahun Baru pemakaian minyak tanah warga dipastikan akan meningkat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:http://berita.liputan6.com/&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-5464888131243543580?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/5464888131243543580/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/warga-mamasa-antre-minyak-tanah-berjam.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5464888131243543580'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5464888131243543580'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/warga-mamasa-antre-minyak-tanah-berjam.html' title='Warga Mamasa Antre Minyak Tanah Berjam-jam'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TQ9a81_9zuI/AAAAAAAADxs/p9sg3brU_8g/s72-c/100824dantre_minyak.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-1130643632530611680</id><published>2010-12-17T03:48:00.000-08:00</published><updated>2010-12-17T03:49:23.612-08:00</updated><title type='text'>Sulbar Targetkan Pajak PLTA Bakaru Rp1 Miliar</title><content type='html'>MamasaOnline - Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menargetkan pajak dari Pembangkit Listrik Tenaga Air Bakaru Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulsel, yang selama ini memanfaatkan sumber air dari Sungai Mamasa, Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulawesi Barat, sekitar Rp1 miliar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Sulbar Mujirin M Yamin di Mamuju, Jumat, mengatakan, sekitar 85 persen energi listrik PLTA Bakaru, Kabupaten Pinrang, Provinsi Sulsel, yang selama ini menjadi penyuplai energi listrik bagi masyarakat di tiga Provinsi di Sulawesi, berasal dari Sungai Mamasa, Provinsi Sulbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, sejak tahun 2004 yang lalu PLTA Bakaru yang mengambil energi listrik dari sungai di Kabupaten Mamasa, Provinsi Sulbar, menyuplai energi listrik di tiga Provinsi di Sulawesi masing masing Provinsi Sulsel, Sulbar dan Sulawesi Tenggara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ia mengatakan, Sulbar sebagai penghasil energi listrik PLTA Bakaru harus mendapatkan pajak bagi hasil dari Pemerintah Provinsi Sulsel karena sumber daya air di Sulbar dimanfaatkan Sulsel yang berpenduduk lebih banyak dan wilayahnya cukup luas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesuai yang diatur dalam pajak bagi hasil dalam peraturan pemerintah No 65 tahun 2000 tentang pajak daerah, Provinsi Sulbar harus mendapatkan bagi hasil dari PLTA Bakaru yang ada di Provinsi Sulsel," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia berharap agar Gubernur Sulsel serta PLN wilayah VIII Sulselbar dan anggota DPRD Sulsel dapat menyepakati bagi hasil tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, pajak penerimaan bagi hasil energi listrik dari PLTA Bakaru untuk Sulbar diharapkan dapat diterima Sulbar sekitar Rp1 miliar pertahun, dalam rangka menambah pendapatan asli daerah (PAD) di Sulbar agar terus meningkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Besarnya anggaran bagi hasil yang akan diterima pemerintah Provinsi Sulbar sekitar Rp1 miliar selanjutnya akan diatur dalam rancangan peraturan daerah tentang pajak yang dibahas di DPRD Sulbar dan selanjutnya akan ditetapkan menjadi peraturan daerah (Perda)." katanya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-1130643632530611680?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/1130643632530611680/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/sulbar-targetkan-pajak-plta-bakaru-rp1.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1130643632530611680'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1130643632530611680'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/sulbar-targetkan-pajak-plta-bakaru-rp1.html' title='Sulbar Targetkan Pajak PLTA Bakaru Rp1 Miliar'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-8953912655303652396</id><published>2010-12-17T03:47:00.000-08:00</published><updated>2010-12-17T03:48:15.069-08:00</updated><title type='text'>KPID Sulbar Imbau LPPL Tingkatkan Kualitas Siaran</title><content type='html'>MamasaOnline - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulbar mengimbau pengelola Lembaga Penyiaran Publik Lokal Provinsi Sulawesi Barat meningkatkan kualitas siaran dalam memberi informasi kepada masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua KPID Sulbar, Adi Arwan Alimin, di Mamuju, Jumat, mengatakan, keberadaan LPPL di Sulbar sangat penting untuk kepentingan informasi mendukung pelaksanaan program pembangunan yang dicanangkan pemerintah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, ia meminta agar LPPL di Sulbar yang dulunya dikenal sebagai radio pemerintah daerah dapat memberikan kontribusi dan peran dalam rangka kepentingan informasi pembangunan tersebut dengan terus berupaya meningkatkan kualitas siaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Banyak hal yang bisa dilakukan LPPL dalam meningkatkan kualitas siarannya, namun itu juga memang tidak mudah karena sangat terkait dengan dukungan anggaran dari pemerintah daerah masing-masing," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan peningkatan siaran yang dilakukan LPPL di Sulbar itu, diharapkan juga akan dapat berfungsi memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah dalam mengejar ketertinggalan karena wilayah Sulbar masuk tertinggal yang masyarakatnya butuh informasi untuk cerdas,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu kata dia, dengan peningkatan siaran LPPL tersebut juga akan dapat menjadikan LPPL menjadi media penyeimbang ditengah gencarnya arus informasi yang disajikan media ke masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;LPPL tersebut agar bersifat independen, netral, khususnya ketika menghadapi pilkada Sulbar 2011 dalam menyajikan siaran berita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian LPPL juga tidak mengejar komersialisasi, tetapi tetap berfungsi memberikan layanan informasi untuk kepentingan masyarakat, tambahnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Adi, di Sulbar terdapat empat LPPL yang miliki pemerintah Kabupaten Mamuju, Majene,, Polman serta Pemerintah Provinsi Sulbar, namum sejumlah LPLP itu masih bermasalah karena belum berbentuk badan hukum sesuai yang diatur dalam Undang-Undang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"LPPL harus berbentuk badan hukum karena didirikan oleh negara sesuai dalam Undang-Undnag, namun di Sulbar terdapat tiga radio yang belum memiliki izin diantaranya LPPL Kabupaten Majene, Polman dan milik Pemerintah Provinsi Sulbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih dua Kabupaten yang belum memiliki LPPL yakni Kabupaten Mamasa dan Kabupaten Mamuju Utara padahal kedua Kabupaten tersebut merupakan daerah paling tertinggal di Sulbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karenanya, ia mengimbau agar kedua wilayah itu segera membangun LPPL agar dapat membantu pemerintah setempat dalam mendorong percepatan pembangunan dan mengejar ketertinggalan daerahnya melalui informasi pembangunan kepada masyarakat.&lt;br /&gt;Sumber:Antara &lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-8953912655303652396?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/8953912655303652396/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/kpid-sulbar-imbau-lppl-tingkatkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8953912655303652396'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/8953912655303652396'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/kpid-sulbar-imbau-lppl-tingkatkan.html' title='KPID Sulbar Imbau LPPL Tingkatkan Kualitas Siaran'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-4521717478682053401</id><published>2010-12-17T03:42:00.000-08:00</published><updated>2010-12-17T03:43:25.326-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>KPID Minta Siaran Radio Tonjolkan Bahasa Lokal</title><content type='html'>MamasaOnline - Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sulawesi Barat, meminta agar penyiar radio maupun televisi lokal untuk tetap menonjolkan bahasa daerah atau dialeg bahasa sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikatakan Farhan, saat membawakan materi workshop penyiaran yang diselenggarakan KPID Sulbar di Wisma Trendi Mamuju, Sabtu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan itu, Farhan mengemukakan, stasiun radio maupun pengelola TV lokal agar tidak melupakan bahasa daerah sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kita tidak perlu menggunakan dialeg bahasa luar karena kita pun memiliki bahasa lokal dengan dialeg bahasa sendiri," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal itu dilakukan sebagai bentuk menjaga kepunahan bahasa daerah yang saat ini banyak yang telah punah bahkan dikhawatirkan anak-anak usia dini sudah tidak mengetahui bahasanya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menjelaskan, ada 15 bahasa daerah di Indonesia yang telah punah dan 150-an lainnya terancam punah. Jika tidak ada kepedulian dari semua pihak, dikhawatirkan bahasa daerah di Indonesia yang jumlahnya lebih dari 700 buah tersebut perlahan-lahan hilang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Data punahnya bahasa ini berdasarkan informasi yang ditayangkan beberapa media nasional termasuk sajian berita Lembaga Kantor Berita Indonesia (LKBN) Antara," ungkap Farhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Farhan yang juga ketua Aliansi Jurnalis Indonesia (AJI) Sulbar ini mengatakan, tanda-tanda bahasa daerah makin ditinggalkan tampak jelas dari perilaku sehari-hari warga yang tinggal di daerah tertentu akibat penggunaan bahasa lokal sudah lazim di gunakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sangat tidak benar jika pembaca berita atau penyiar radio memakai dialeg bahasa Jawa, sedangkan kita sendiri memiliki dialeg bahasa Mandar yang indah didengar," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga mengatakan, ada persepsi keliru yang dilakukan sebahagian orang tua yang melarang anak-anaknya menggunakan bahasa daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tuntunan orang tua yang melarang anaknya menggunakan bahasa daerah ini sangat keliru, makanya kami minta agar larangan menggunakan bahasa daerah itu tidak dilanjutkan dan kalau boleh penggunaan bahasa daerah tetap dikedepankan sebagai bentuk menjaga bahasa daerah sendiri," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, sejumlah penyebab bahasa daerah ditinggalkan, antara lain warga tidak lagi mau menikah dengan warga dari satu komunitas, serta adanya urbanisasi atau perpindahan masyarakat dari satu tempat ke tempat lain. Termasuk dalam urbanisasi ini adalah perkembangan teknologi informasi dan pengaruh media massa.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-4521717478682053401?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/4521717478682053401/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/kpid-minta-siaran-radio-tonjolkan.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4521717478682053401'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4521717478682053401'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/kpid-minta-siaran-radio-tonjolkan.html' title='KPID Minta Siaran Radio Tonjolkan Bahasa Lokal'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-6739119349290604385</id><published>2010-12-14T04:19:00.000-08:00</published><updated>2010-12-14T04:20:29.201-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Sebulan Hanyut, Korban Banjir Bandang di Mamasa Ditemukan</title><content type='html'>MamasaOnline--Setelah sempat hilang selama sebulan, seorang warga ditemukan di Desa Suppirang, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, Selasa (14/12). Eliazer hanyut terseret banjir bandang yang menerjang Kabupaten Mamasa, pertengahan November silam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eliazer tiba di rumah duka di Desa Osango, Mamasa. Jasad korban ditemukan berkat informasi warga. Jenazah Eliazer sempat dikebumikan warga di Desa Suppirang tempat ditemukannya karena tak ada warga yang kenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Banjir bandang juga menghancurkan belasan rumah di Desa Ambengan, Buleleng, Bali. Banjir terjadi akibat hujan yang turun cukup deras di beberapa wilayah di Pulau Dewata. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu namun kerugian materi diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan hujan deras yang mengguyur wilayah Probolinggo, Jawa Timur, mengakibatkan Sungai Kedung Galeng meluap. Ratusan rumah di Kecamatan Leces dan Dringu terendam. Meski banjir semakin surut, namun warga khawatir banjir susulan karena curah hujan masih tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber:http://berita.liputan6.com&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-6739119349290604385?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/6739119349290604385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/sebulan-hanyut-korban-banjir-bandang-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6739119349290604385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6739119349290604385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/sebulan-hanyut-korban-banjir-bandang-di.html' title='Sebulan Hanyut, Korban Banjir Bandang di Mamasa Ditemukan'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-5854371639907252981</id><published>2010-12-11T05:43:00.000-08:00</published><updated>2010-12-11T05:46:44.456-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Rp50 Miliar Dana  Dikucur Untuk Bandara Sumarorong</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mamasaonline &lt;/span&gt;- Rencana pembangunan Bandara Udara Sumarorong, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, telah mendapat kucuran dana bantuan Kementerian Perhubungan sebesar Rp50 miliar. Demikian diberitakan Antara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Sulbar, H.M.Thamrin Syakur di Mamuju, Kamis (9/12), membenarkan, jika pelaksanaan pembangunan bandara Sumarorong di Mamasa akan segera dilaksanakan pada 2011 mendatang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan telah menyiapkan anggaran pelaksanaan pembangunan bandara Sumarorong pada tahap awal yang akan bisa dilaksanakan 2011," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, pembangunan bandara Sumarorong sangat strategis untuk membuka keterisolasian di daerah Mamasa hasil pemekaran Kabupaten Polewali Mandar yang daerahnya berbatasan Kabupaten Tanah Toraja, Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;"Daerah Mamasa yang kita jadikan sebagai daerah destinasi pariwisata sudah sangat layak untuk segera dibangun transportasi udara guna membuka keterisolasian di wilayah itu. Jika bandara udara ada, maka sektor parawisata di Mamasa akan lebih maju," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, dampak pembangunan bandara tersebut jelas akan memacu tingginya wisatawan masuk ke Mamasa karena jarak dari Toraja sudah sangat dekat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wisatawan Toraja akan ke Mamasa karena daerah ini memiliki transportasi udara yang bisa mempercepat akses perjalanan para wisatawan tersebut,'jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Thamrin mengemukakan, penyediaan jasa transportasi yang efektif dan efisien akan mampu memenuhi segala kebutuhan di berbagai sektor sekaligus berfungsi menggerakkan dinamika pembangunan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jasa penerbangan yang akan dibangun pada bandara Sumarororong ini akan memberikan kontribusi positif di berbagai aspek. Makanya, bandara sangat dinanti untuk segera dipercepat pembangunannya," ungkap Thamrin. &lt;br /&gt;Sumber:Antara &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-5854371639907252981?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/5854371639907252981/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/rp50-miliar-dana-dikucur-untuk-bandara.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5854371639907252981'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5854371639907252981'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/rp50-miliar-dana-dikucur-untuk-bandara.html' title='Rp50 Miliar Dana  Dikucur Untuk Bandara Sumarorong'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-6479494583716433448</id><published>2010-12-04T19:23:00.001-08:00</published><updated>2010-12-04T19:25:49.323-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='sarung mamasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kabupaten mamasa'/><title type='text'>Melirik Kain Sambu' Mamasa</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TPsF8X7TkHI/AAAAAAAADpU/uV6NtmMSBjg/s1600/kain%2Bsambu.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TPsF8X7TkHI/AAAAAAAADpU/uV6NtmMSBjg/s320/kain%2Bsambu.jpg" border="0" alt=""id="BLOGGER_PHOTO_ID_5547033900809949298" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MamasaOnline&lt;/span&gt;: Meski kain &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sambu'&lt;/span&gt;, lebih dikenal dengan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;sarung mamasa&lt;/span&gt;, belum sepopuler batik atau ulos yang sudah mendapat pengakuan dunia, potensi kerajinan kain tradisional asal Mamasa, Sulawesi Barat, ini cukup menjanjikan. Setidaknya usaha ini telah dilakukan Lasarus bersama istrinya di Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bermodalkan alat tenun trandisional peninggalan orangtuanya, ia mencoba mempopulerkan &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;kain sambu'&lt;/span&gt; melalui galerinya di Mamasa. Kini, usaha yang dirintisnya sejak 20 tahun silam itu mulai berbuah manis. Puluhan pengrajin di sejumlah kecamatan di Mamasa ia pekerjakan. "Sudah punya 80 pekerja dan pengrajin," kata Lasarus, baru-baru ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebulan, mampu menghasilkan 200 hingga 300 lembar kain sambu'. Satu lembar kain sambu' dijual seharga Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu, tergantung motif serta ukuran. Meski masih mengandalkan peralatan tradisional, omzetnya mencapai Rp 20 juta per bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat kerja keras dan kesabaran Lasarus, potensi kain sambu mulai dilirik pengrajin-pengrajin lain. Sayang, usaha kerajinan ini belum mendapat perhatian sepenuhnya dari pemerintah daerah setempat. Saat ini sambu masih dipasarkan di wilayah Sulawesi Barat saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mamasa Online&lt;/span&gt; siap membantu promosi produk para pelaku &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;industri kreatif&lt;/span&gt; di Mamasa, termasuk kerajinan sambu' (sarung) mamasa.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-6479494583716433448?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/6479494583716433448/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/melirik-kain-sambu-mamasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6479494583716433448'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6479494583716433448'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/melirik-kain-sambu-mamasa.html' title='Melirik Kain Sambu&apos; Mamasa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/TPsF8X7TkHI/AAAAAAAADpU/uV6NtmMSBjg/s72-c/kain%2Bsambu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-3542257179672651020</id><published>2010-12-01T02:40:00.001-08:00</published><updated>2010-12-01T02:40:56.563-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Penderita Malaria di Sulbar 1.367 Jiwa</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline &lt;/span&gt;- Jumlah kasus penderita penyakit Malaria yang dinyatakan positif di wilayah provinsi Sulawesi Barat, mencapai angka sebesar 1.367 jiwa di tahun 2009 karena itu perlu gebrakan untuk memberantasnya.&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mamasa &lt;/span&gt;belum terdata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikatakan Global Fund Malaria Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Dr. Lukman Hakim, pada pertemuan sosialisasi dan advokasi eliminasi malaria yang dilaksanakan di Mamuju, Jumat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Lukman, provinsi Sulbar termasuk kawasan daerah yang rawan terjadinya kasus penyakit Malaria, sehingga perlu dilakukan gebrakan untuk memberantas penyakit itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Penyakit Malaria merupakan penyakit menular yang sangat membahayakan. Bahkan secara nasional setiap tahun penyakit malaria menjangkiti manusia sekitar 500 juta manusia dan lebih satu juta yang kemudian meninggal dunia," Kata Lukman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menuturkan, dari lima kabupaten di provinsi terbungsu ini, jumlah penderita penyakit malaria yang positif tertinggi di Kabupaten Mamuju dengan jumlah kasus sekitar 563 jiwa, Mamuju Utara sebanyak 5 jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan di Kabupaten Polman ditemukan sebanyak 124 jiwa terjangkit positif, 705 jiwa ditemukan di Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamasa dinyatakan belum ada kasus yang terdata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lukman menuturkan, 424 kabupaten dinyatakan endemis malaria di Indonesia dan sekitar 45 persen penduduk Indonesia beresiko tertular Malaria.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Malaria merupakan salah satu penyakit yang mempengaruhi tingginya kematian bayi, anak balita, wanita hamil yang muaranya dapat menurunkan produktivitas sumber daya manusia," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara itu, kata dia, penderita penyakit malaria klinis di Sulbar tercatat kabupaten Mamuju kembali menempati peringkat tertinggi dengan jumlah 16.810 jiwa di tahun 2009, Mamuju Utara sebanyak 370 jiwa, Polewali Mandar sebanyak 2.025 jiwa, Majene sebanyak 1.517 jiwa dan Mamasa sebesar 928 jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kondisi ini tentu sangat menggelitik hati kita untuk melakukan pencegahan terhadap penyakit malaria itu karena dampaknya sangat besar dalam upaya peningkatan SDM itu sendriri," papar Lukman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kata dia, guna memberantas penyakit tersebut maka semua pihak pemangku kepentingan harus berupaya untuk meminimalisir mewabahnya penyakit tersebut.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-3542257179672651020?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/3542257179672651020/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/penderita-malaria-di-sulbar-1367-jiwa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3542257179672651020'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/3542257179672651020'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/penderita-malaria-di-sulbar-1367-jiwa.html' title='Penderita Malaria di Sulbar 1.367 Jiwa'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-256132476697328897</id><published>2010-12-01T02:37:00.000-08:00</published><updated>2010-12-01T02:38:58.134-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>BPDAS Gelar Temu Usaha Pengelolaan Rotan</title><content type='html'>MamasaOnline- Balai Pengairan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Lariang-Mamasa, menggelar kegiatan temu usaha dalam rangka membangun kemitraan pengelolaan hasil rotan yang ada di wilayah provinsi Sulawesi Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan temu usaha hasil hutan bukan kayu (rotan) tingkat provinsi Sulbar dilaksanakan di Hote Mamuju Beach, Jumat, yang dibuka Sekretaris Daerah Provinsi Sulbar, H.M.Arsyad Hafid, dengan dihadiri sekitar 55 peserta dari unsur Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), LSM dan para pelaku usaha di daerah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kesempatan tersebut, Arsyad Hafid mengemukakan, pengelolaan rotan yang ada di Sulbar bernilai ekonomis tinggi apabila ditangani secara optimal baik petani maupun pelaku usaha rotan itu sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kata dia, kegiatan temu usaha ini tentu sangat diharapkan mampu mendukung pelaksanaan pembangunan dalam rangka memacu perekonomian di provinsi terbungsu ini, sehingga kelak daerah ini mampu bangkit cepat dari ketertinggalan dari 32 provinsi lainnya di tanah air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika potensi kayu rotan ini dimanfaatkan dengan baik, maka kami yakin akan mampu mendorong peningkatan ekonomi daerah untuk kesejahteraan rakyat," paparnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arsyad menuturkan, pembangunan kehutanan melalui upaya rehabilitasi lahan dan perhutanan sosial saat ini diarahkan pada pemberdayaan ekonomi rakyat yang visinya mewujudkan fungsi hutan dan lahan secara optimal untuk kesejahteraan rakyat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sehingga kata dia, pemberdayaan ekonomi kerakyatan mesti dilaksanakan melalui kontribusi aktif dalam rangka peningkatan hasil hutan kayu maupun hasil hutan bukan kayu dengan tetap memperhatikan kelestarian alam dan lingkungannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hasil hutan rotan di provinsi Sulbar saat ini masih primadona telah mengalami penurunan produksi akibat tingginya biaya produksi dibandingkan hasil produksi yang diterima," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, kata dia, pemerintah tetap mendorong untuk melakukan berbagai upaya peningkatan hasil produksi rotan sehingga menjadi salah satu produk unggulan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di Sulbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dengan adanya kegiatan ini, kami selaku pemerintah sangat mengharapkan mampu memberikan kontribusi dalam pengelolaan hasil hutan kayu atau rotan di Sulbar," katanya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-256132476697328897?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/256132476697328897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/bpdas-gelar-temu-usaha-pengelolaan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/256132476697328897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/256132476697328897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/bpdas-gelar-temu-usaha-pengelolaan.html' title='BPDAS Gelar Temu Usaha Pengelolaan Rotan'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-5677032980776294556</id><published>2010-12-01T02:36:00.000-08:00</published><updated>2010-12-01T02:37:28.125-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>BP-DAS Sosialisasi Penanganan Banjir dan Longsor</title><content type='html'>MamasaOnline - Balai Pengelola Daerah Aliran Sungai &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Lariang-Mamasa &lt;/span&gt;Provinsi Sulawesi Barat, menggelar sosialisasi sistem dan standar operasi prosedur penanganan banjir dan tanah longsor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketua panitia acara sosialisasi (SSOP) penanganan banjir dan tanah longsor BP-DAS Lariang &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mamasa&lt;/span&gt;, Eko Budhi Prasetyo, di Mamuju, Rabu, mengatakan, DAS selalu menimbulkan permasalahan berupa kerusakan yang selalu muncul setiap waktu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, pengelolaan kerusakan DAS harus dilakukan tanpa akhir dan berkesinambungan, lentur, fleksibel dan diselesaikan secara tuntas bukan dengan satu kali penanganan saja, karena masalah baru dari DAS akan selalu timbul baik oleh aktivitas manusia maupun proses alam, katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Memburuknya kondisi DAS karena penanganannya kurang tepat, serta lemahnya pengelolaan kondisi DAS akibat kurang terdeteksi secara dini dan periodik serta penanganannya sering terlambat yang berdampak pada terjadinya bencana alam seperti banjir dan tanah longsor serta kekeringan yang melanda banyak tempat,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, kondisi DAS dan sub DAS terus mengalami kerusakan karena mengalami perubahan tata air, sehingga memerlukan pananganan serius dan prioritas karena jumlahnya semakin banyak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Masalah DAS itu perlu segera di cari penyebabnya agar dapat dilakukan pemantauan terhadap kerusakan DAS yang menjadi penyebab utama terjadinya bencana agar dapat diantisipasi," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, kondisi DAS harus bisa dipantau terus menerus dengan mudah dan tepat waktu untuk mengatasi masalah yang akan ditimbulkan seperti bencana agar segera diantisipasi dan dimininalisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, BP DAS harus melakukan kewajibannya memberikan informasi dan fungsinya dari hasil pemantauan tentang berbagai kondisi DAS yang menjadi sumber rawan bencana, terutama pada DAS di daerah hulu yang rawan menimbulkan bencana banjir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Monitoring bencana alam dalam suatu daerah tangkapan air atau DAS dapat digunakan sebagai alat deteksi kemungkinan akan terjadinya bencana,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, BP-DAS Lariang-Mamasa melakukan sosialisasi SSOP untuk menambah pemahaman para pelaksana kegiatan penanganan kerusakan DAS dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia yang terampil serta pemantauan DAS agar bencana longsor dan banjir dapat diminimalisir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-5677032980776294556?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/5677032980776294556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/bp-das-sosialisasi-penanganan-banjir.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5677032980776294556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/5677032980776294556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/bp-das-sosialisasi-penanganan-banjir.html' title='BP-DAS Sosialisasi Penanganan Banjir dan Longsor'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-6241210632092702466</id><published>2010-12-01T02:34:00.000-08:00</published><updated>2010-12-01T02:35:47.127-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kabupaten mamasa'/><title type='text'>Distanak Sulbar Bangun Pusat Pengembangan Bibit Sapi</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MamasaOnline &lt;/span&gt;- Dinas Pertanian dan Peternakan dan Peternakan (Distanak) Sulawesi Barat, akan membangun pusat pengembangan bibit sapi Bali yang direncanakan bisa berjalan efektif pada 2011 di lima kabupaten di wilayah itu. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mamasa&lt;/span&gt; jadi salah satu pusat pengembangan bibit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepala Bidang Peternakan Distanak Sulbar, Agus Rauf, di Mamuju, Senin, mengemukakan, pusat pengembangan sapi Bali di Sulbar itu dimaksudkan untuk memenuhi kebutuhan bibit sapi di daerah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pusat pengembangan bibit sapi Bali ini ditempatkan pada lima kabupaten diantaranya di Kabupaten Polewali Mandar, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mamasa&lt;/span&gt;, Majene, Mamuju dan Mamuju Utara guna memenuhi kebutuhan bibit dalam daerah tanpa harus berharap bibit sapi betina dari luar daerah," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia menuturkan, pengembangan sapi betina di Sulbar juga diharapkan kelak kelompok peternak di lima kabupaten ini mendapatkan sertifikasi pengembangan ternak di lima kabupaten di Sulbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sertifikasi tersebut untuk menginvetarisasi seluruh ternak sapi di Sulbar yang layak menjadi bibit inseminasi buatan dalam program swasembada daging tahun 2014 mendatang," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengharapkan, dengan akan dibangunnya sentra pembibitan sapi Bali tersebut, maka angka kelahiran sapi di Sulbar pun mengalami peningkatan setiap tahunnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengembangan sapi tersebut, kata dia, juga sebagai bahagian komitmen pemerintah dalam mendorong peningkatan ekonomi bagi kelompok peternak di daerah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sulbar ingin mendapatkan bantuan bibit sapi tersebut untuk dikembangkan di dua Kabupaten di Sulbar yang dianggap memiliki potensi pengembangan ternak sapi diantaranya Kabupaten Majene dan Mamasa, dalam rangka meningkatkan populasi ternak di Sulbar," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia juga mengatakan, populasi sapi di Sulbar pada 2010 mencapai 138.549 ekor dan diharapkan dapat dikembangkan menjadi sekitar 152.403 ekor pada 2011.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Program pengadaan pembibitan sapi di Sulbar dengan memanfaatkan bantuan pembibitan sapi sekitar 250 ekor pada 2010 dan melalui program ensiminasi buatan diharapkan dapat mendongkrak populasi sapi di Sulbar tahun 2011," katanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-6241210632092702466?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/6241210632092702466/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/distanak-sulbar-bangun-pusat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6241210632092702466'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/6241210632092702466'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/distanak-sulbar-bangun-pusat.html' title='Distanak Sulbar Bangun Pusat Pengembangan Bibit Sapi'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-660321655165186486</id><published>2010-12-01T02:30:00.000-08:00</published><updated>2010-12-01T02:31:44.197-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kabupaten mamasa'/><title type='text'>Kabupaten di Sulbar Kekurangan Dokter Hewan</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;MamasaOnline &lt;/span&gt;- Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulawesi Barat, mengakui, Kabupaten Mamuju Utara dan Mamasa hingga kini kekurangan dokter hewan dalam menunjang program swasembada ternak.Di&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; Mamasa&lt;/span&gt; belum ada satu pun dokter hewan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal ini dikatakan Kepala Bidang Peternakan Distanak Sulbar, drh.Agus Rauf, usai melaksanakan kegiatan acara workshop pembibitan sapi betina dalam rangka meningkatkan populasi sapi yang diadakan di Hotel Mamuju Beach, Senin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Agus, dari lima kabupaten di Sulbar, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Kabupaten Mamasa&lt;/span&gt; dan Mamuju Utara (Matra) hingga saat ini belum satu pun ada dokter hewan yang ditempatkan ke wilayah itu akibat kurangnya dokter-dokter hewan yang berstatus Pegawai Negeri Sipil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya, kata dia, pihaknya melakukan koordinasi dengan gubernur Sulbar agar penerimaan CPNS tahun ini juga memberikan porsi khusus untuk mengangkat para dokter hewan yang masih bekerja secara sukarela.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dua kabupaten ini harus memiliki dokter hewan untuk membantu masyarakat dalam menangani persoalan penyakit hewan, sekaligus membantu daerah itu untuk meningkatkan populasi ternak melalui program enseminasi buatan," jelasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan, tiga kabupaten lainnya seperti di Kabupaten Polewali Mandar, Majene dan Mamuju, tersedia pas-pasan. Itu pun masih membutuhkan tambahan dokter hewan untuk memaksimalkan layanan kepada kelompok tani yang melakukan pengembangan ternak di daerah ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menuturkan, sangat riskan jika ada daerah yang tidak memiliki dokter hewan karena jelas akan berdampak pada kurangnya pengawasan terhadap segala penyakit hewan yang terjadi di wilayah itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika penyakit hewan mewabah, maka jelas kelompk peternak sendiri yang akan mengalami kerugian besar. Makanya, dua daerah di Sulbar ini harus segera dihadirkan petugas dokter hewan untuk mengawasi penyakit hewan di masing-masing daerah tersebut," papar dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengemukakan, jenis penyakit yang sering menyerang ternak sapi adalah penyakit septichaemia epizooticae (SE) atau yang dikenal sebagai penyakit ngorok yang umumnya disebabkan oleh bakteri Pasteurella multocida.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-660321655165186486?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/660321655165186486/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/kabupaten-di-sulbar-kekurangan-dokter.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/660321655165186486'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/660321655165186486'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/12/kabupaten-di-sulbar-kekurangan-dokter.html' title='Kabupaten di Sulbar Kekurangan Dokter Hewan'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-4751842935978359431</id><published>2010-11-28T22:31:00.001-08:00</published><updated>2010-11-28T22:31:39.697-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'></title><content type='html'>Kocika Unsaw Kelola Getah Pinus Mamasa&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;MamasaOnline—Koperasi Civitas Akademika (Kocika) Universitas Sawerigading (Unsaw) Makassar, satu-satunya koperasi Perguruan Tinggi (PT) yang mengelola usaha getah pinus. Unit usaha ini sudah dijalani sejak 2008 dengan kegiatan pabrikan getah pinus berasal dari Mamasa, Toraja dan Kolaka.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Kocika mengoperasikan pabrik di Kabupaten Maros. Khusus produksi getah pinus Maros dikelola secara profesional terhitung Maret 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kegiatan pengolahan getah pinus ini ke depan agar terus dikembangan dan melakukan usaha secara kontinyu, agar kegiatan usaha ekonomi rakyat dapat lebih dikembangkan.&lt;br /&gt;Direktur Kocika Universitas Sawerigading, Drs Ilyas MM dalam laporanya mengatakan, areal lahan pinus yang disadap oleh petani terletak di Kecamatan Camba dan Cenrana sekitar 500 hektar. Saat ini sekitar 30 petani penyadap yang sudah berproduksi sejak Maret 2010.&lt;br /&gt;Produksi setiap bulan rata-rata antara 600 kg sampai dengan 1 ton. Kehadiran unit usaha getah pinus menurut Ilyas yang juga Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Sawerigading ini, menjadi laboratorium sosial bagi dosen dan mahasiswa melakukan penelitian. “Selain itu, mahasiswa dan dosen menjadi alat untuk belajar berwirausaha,” katanya.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Upex&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-4751842935978359431?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/4751842935978359431/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/11/kocika-unsaw-kelola-getah-pinus-mamasa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4751842935978359431'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/4751842935978359431'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/11/kocika-unsaw-kelola-getah-pinus-mamasa.html' title=''/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-2176513613656696207</id><published>2010-11-27T18:46:00.001-08:00</published><updated>2010-11-27T18:46:59.452-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata mamasa'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kabupaten mamasa'/><title type='text'>Bappenas Respon Rekomendasi BKPRS</title><content type='html'>MamasaOnline - Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) menanggapi positif dan akan segera menindaklanjuti rekomendasi pembangunan dari pertemuan badan koordinasi pembangunan regional sulawesi (BKPRS).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian disampaikan Ketua Dewan Pembina BKPRS, Anwar Adnan Saleh, di Mamuju, Kamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anwar Adnan Saleh yang juga Gubernur Sulbar mengatakan, rekomendasi pembangunan yang ditetapkan BKPRS saat melakukan pertemuan di Sulbar (19/11), mendapat tanggapan positif dan disambut baik untuk ditindaklanjuti Bappenas untuk disusun dalam program nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, rekomendasi pembangunan di Sulawesi yang dihasilkan BKPRS diantaranya adalah menjadikan Sulawesi sebagai wilayah lumbung pangan nasional, untuk mendukung dan menciptakan program ketahanan pangan nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu menjadikan Sulawesi sebagai daerah agro industri pertanian, peternakan, dan perikanan. kemudian pengembangan Sulawesi sebagai suatu kesatuan domestik dalam menciptakan ekonomi kawasan dan menjadi corong bagi pembangunan ekonomi kawasan timur di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, rekomendasi pembangunan yang disambut positif Bappenas lainnya adalah pembangunan di bidang infrastruktur diantaranya jalur transportasi kereta api dari Makassar Provinsi Sulawesi Selatan yang akan melalui Provinsi Sulawesi Barat, Sulawesi Tengah, Provinsi Gorontalo dan Sulawes Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pembangunan terusan Khatulistiwa antara Selat Makassar dan Teluk Tomini di Provinsi Sulawesi Tengah, yang akan menjadi jalur alternatif angkutan laut yang lebih dekat di kawasan Indonesia Timur karena terusan tersebut memotong Pulau Sulawesi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu pembangunan jalan Wisata antara Toraja Provinsi Sulsel, menuju Tomohon dan Bunaken Provinsi Sulawesi Utara yang akan dirancang hingga jalur wisata dapat memperkenalkan wisata budaya di Sulawesi seperti dengan Bali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian pembangunan infrastruktur pembangkit listrik tenaga air (PLTA) Karama di Mamuju, Provinsi Sulbar yang diharapkan akan menjadi pembangkit listrik terbesar di Sulawesi untuk mengakhiri krisis listrik di Sulawesi.&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Antara&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-2176513613656696207?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/2176513613656696207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/11/bappenas-respon-rekomendasi-bkprs.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2176513613656696207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2176513613656696207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/11/bappenas-respon-rekomendasi-bkprs.html' title='Bappenas Respon Rekomendasi BKPRS'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-7251480300387755051</id><published>2010-11-23T00:39:00.000-08:00</published><updated>2010-11-23T00:41:45.942-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa'/><title type='text'>Tes CPNS Sulbar-Sulsel Dilaksanakan Serentak</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mamasaonline &lt;/span&gt;- Tes penerimaan calon pegawai negeri sipil di lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan dilaksanakan secara serentak dengan tes CPNS yang akan digelar Provinsi Sulawesi Selatan pada 10 Desember 2010. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mamasa&lt;/span&gt; dapat jatah 227 orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sulbar, Arsyad Hafid di Mamuju, Senin, mengatakan, tes CPNS yang akan digelar di Provinsi Sulbar akan mengikuti jadwal tes CPNS yang dilaksanakan pemerintah di Provinsi Sulsel yakni pada tanggal 10 Desember tahun 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, jadwal tes CPNS di Provinsi Sulsel sebelumnya diundur dari 6 Desember 2010, kemudian ditetapkan menjadi 10 Desember 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, Pemerintah di Sulbar akan menggelar tes CPNS mengikuti jadwal pelaksanaan tes CPNS di Sulsel tersebut agar pelaksanaan tes CPNS di Sulsel dan Sulbar dapat dilaksanakan secara serentak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jadwal penerimaan CPNS di Sulbar dan di Sulsel dilaksanakan serentak, agar pelamar CPNS dari kedua wilayah ini tidak melakukan tes penerimaan CPNS sebanyak dua kali, karena mereka berpindah pindah mendaftar sebagai calon CPNS,"katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekda mengatakan, penerimaan CPNS di Sulbar telah berlangsung sejak 19 sampai 25 November 2010 sedangkan persiapan pengambilan kartu tes pendaftar CPNS di Sulbar akan dilakukan tanggal 26-30 Nopember 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara pengambilan kartu tes pendaftar CPNS di Sulbar akan dilaksanakan sejak tanggal 1-3 Desember tahun 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, selain digelar serentak dengan Sulsel, tes penerimaan CPNS dilingkup Sulbar juga akan digelar besamaan di lima Kabupaten di Sulbar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, jumlah CPNS yang akan diterima di Sulbar tahun 2010 ini sekitar 1.469 orang, terdiri atas 280 orang di Pemprov, Mamuju 229 orang, Majene 232 orang, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;227 orang untuk Mamasa&lt;/span&gt;, dan 271 orang di Kabupaten Mamuju Utara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-7251480300387755051?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/7251480300387755051/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/11/tes-cpns-sulbar-sulsel-dilaksanakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7251480300387755051'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/7251480300387755051'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/11/tes-cpns-sulbar-sulsel-dilaksanakan.html' title='Tes CPNS Sulbar-Sulsel Dilaksanakan Serentak'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-2493230840592210581</id><published>2010-11-20T15:19:00.000-08:00</published><updated>2010-11-20T15:22:35.762-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa indonesia'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kopi mamasa'/><title type='text'>Tanaman Kopi di Mamasa Diserang Penyakit</title><content type='html'>Mamasaonline- Ratusan petani &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;perkebunan kopi di Mamasa&lt;/span&gt;, &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Indonesia&lt;/span&gt; mengalami kerugian akibat tanam kopi mereka diserang hama sejak beberapa bulan terakhir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rodi, salah seorang &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;petani kopi&lt;/span&gt; di Kecamatan Tabang Kabupaten Mamasa, di Mamuju, Minggu, mengemukakan, ratusan hektare tanaman kopi yang dikembangkan masyarakat diserang penyakit sehingga mengganggu pertumbuhan tanaman dan produksi komoditi unggulan daerah Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tanaman kopi merupakan salah satu komoditas hasil perkebunan unggulan di Kabupaten Mamasa. Namun, saat ini petani mengalami kerugian besar akibat ratusan hektare tanaman kopi itu bermasalah akibat diserang hama," ungkapnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan, kopi yang dikembangkan masyarakat di Kabupaten Mamasa, menjadi salah satu tumpuan utama untuk menopang perekonomian mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tidak heran, kata dia, jika ratusan petani di Mamasa mengalami kesulitan ekonomi karena tanaman unggulan mereka sejak beberapa bulan ini diserang penyakit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jenis penyakit yang menyerang tanaman kopi tersebut dengan iri-ciri batang atau cabang menjadi layu mendadak bahkan ada pula penyakit yang menyebabkan daun tanaman kopi menguning kemudian layu hingga mengering," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, hingga kini kendala yang dihadapi petani karena belum mampu mengendalikan serangan hama kian mengganas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Olehnya itu, kata dia, petani berharap pemerintah bisa mengendalikan hama tersebut dengan cara mendrop obat atau semprot pengendalian hama tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika pemerintah tidak turun tangan, maka jelas akan petani akan rugi. Bukan hanya itu, petani kita juga akan kesulitan menutupi kebutuhan sehari-hari karena tanaman ini salah satu pendukung utama kelangsungan hidup para petani di Mamasa," ungkap dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menerangkan, tanaman&lt;span style="font-weight:bold;"&gt; kopi Mamasa&lt;/span&gt; banyak dikembangkan dibebera kecamatan diantaranya di Kecamatan Tabang, Tanduk Kalua Bambang, Sesenapadang, dan Kecamatan Mamasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selama ini tanaman kopi kami banyak dipasarkan ke kabupaten tetangga seperti Kabupaten Tana Toraja Sulawesi Selatan dan beberapa kabupaten lain di Sulbar," pungkasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber: Antara&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-2493230840592210581?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/2493230840592210581/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/11/tanaman-kopi-di-mamasa-diserang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2493230840592210581'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/2493230840592210581'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/11/tanaman-kopi-di-mamasa-diserang.html' title='Tanaman Kopi di Mamasa Diserang Penyakit'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-875891255353949818.post-1935211508621766711</id><published>2010-11-20T08:31:00.000-08:00</published><updated>2010-11-20T08:33:03.653-08:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='mamasa indonesia'/><title type='text'>Warga Mamasa Ditangkap di Lokasi Sabung Ayam</title><content type='html'>Mamasaonline—Satuan Reskrim bersama Propam Polres Pinrang dan Polsek Paleteang, Jumat (19/11), sekitar Pukul 14.30 WITA, menggerebek lokasi sabung ayam di Keluarahan Amassangan, Kecamatan Paleteang, setelah sebelumnya melokalisir empat titik yang dijadikan arena sabung ayam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sempat terjadi aksi kejar-kejaran antara petugas kepolisian dan para pelaku judi sabung ayam, yang lari berhamburan meninggalkan lokasi. Mematahkan langkah para pelaku sabung ayam, petugas kepolisian kemudian mengeluarkan beberapa kali tembakan ke udara, dan sempat mengundang banyak perhatian warga setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari pantauan Upeks yang ikut dalam penggrebekan kemarin, sebanyak tujuh pelaku judi sabung ayam diamankan bersama barang bukti berupa empat ekor ayam aduan, jutaan uang tunai yang dijadikan taruhan dan sandal milik pelaku judi sabung ayam. Dalam pengejaran, seorang pelaku bernama Rusli yang sempat kabur di areal pekuburan Petta Lasinrang, berhasil di ringkus setelah dikepung dari arah depan dan belakang.&lt;br /&gt;Bahkan seorang pelaku bernama Yunus sempat jatuh pingsan. Salah seorang pelaku bernama Rian yang sempat bersembunyi di rawa yang penuh air akhirnya keluar setelah kesulitan bernafas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada Upeks, Rian mengaku hanya menonton dan tidak ikut bermain judi. &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Pemuda asal Mamasa&lt;/span&gt; tersebut mengatakan, di &lt;span style="font-weight:bold;"&gt;Mamasa&lt;/span&gt; sabung ayam jadi tontonan dan tidak dilarang. “Saya hanya ketakutan mendengar suara tembakan, jadi saya lari. Saya tidak ikut main, tapi hanya menonton,” katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut warga yang minta namanya tidak di mediakan, aksi judi sabung ayam di Amassangan sudah berlangsung lama, yang diperkirakan sudah mencapai tahunan sudah cukup meresahkan warga setempat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Warga sempat menduga aparat hukum sengaja me-lakukan pembiaran, mengingat lokasi sabung ayam masih tergolong di radis wilayah perkotaan yang padat penduduk.&lt;br /&gt;Kepada Upeks, Kanit Resum Polres Pinrang Ipda Adinal Alam mengatakan, ke tujuh pelaku judi ayam kemudian di gelandang ke Mapolres Pinrang untuk di proses lebih lanjut. “Pera pelaku diamankan bersama barang bukti,” tandasnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;http://www.ujungpandangekspres.com&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/875891255353949818-1935211508621766711?l=mamasa-online.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://mamasa-online.blogspot.com/feeds/1935211508621766711/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/11/warga-mamasa-ditangkap-di-lokasi-sabung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1935211508621766711'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/875891255353949818/posts/default/1935211508621766711'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://mamasa-online.blogspot.com/2010/11/warga-mamasa-ditangkap-di-lokasi-sabung.html' title='Warga Mamasa Ditangkap di Lokasi Sabung Ayam'/><author><name>Koransulteng</name><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://3.bp.blogspot.com/_VeMnf7J1k18/SsrVyvxMmiI/AAAAAAAAADE/czpl1BvgEMk/S220/frofile+step+2.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
